Rahasia Kehidupan Idol

Rahasia Kehidupan Idol
16


__ADS_3

Saat ini Sella Jio dan Kenzo sudah berada di rumah duka dengan balutan pakaian hitam, begitu juga dengan Reyhan dia ikut mendampingi Sella karna merasa sudah dekat dengan ibu gadis itu, Sella masih terus menangis air matanya seolah tidak habis keluar dari kelopak mata indahnya, begitu juga dengan adiknya Kenzo dan Jio mereka benar benar terpukul atas meninggalnya Anatasya.


Kerabat dan teman teman selebritis Sella mulai berdatangan untuk berbela sungkawa dan melakukan penghormatan terakhir, begitupun dengan beberapa idol yang Sella kenal mereka terus berdatangan kesana, namun tidak dengan Mahendra, dia hanya mengirim rakaian bunga bertuliskan turut berduka cita, dia sama sekali tidak datang ke rumah duka bahkan hingga pemakaman selesai Mahendra tidak terlihat sama sekali.


Hari sudah mulai malam Sella Kenzo dan Jio kembali ke apartemen di antar oleh Juna dan Melisa, sedangkan Reyhan langsung pulang ke asramanya.


"Rey lu tadi bilang mau pergi pas latihan tuh karna tau ibu Sella meninggal ?" Tanya Chandra penasaran


"Gak tadi gw ke toko buku dan gak sengaja ketemu Sella terus dia tiba tiba di telpon pihak rumah sakit makanya gw tadi gak balik lagi ke tempat latihan" jelas Reyhan jujur


"gw tau lu deket juga sama ibu Sella, tadi bang Dimas bilang katanya kalo lu mau rest beberapa hari gak masalah ko Rey" ucap Jemian


"Gak ko gw gak mau ambil cuti, kita bentar lagi comeback, gw gak mau ngacauin comeback kita" sahut Reyhan sambil tersenyum


"Yaudah makan gih abis itu istirahat lu pasti cape banget" ucap Jemian lagi dan di iyakan Reyhan


Di apartemen, Sella masih murung di kamarnya, dia tidak berhenti meneteskan airmatanya, Melisa sedikit khawatir dengan kondisi Sella, dia takut jika Sella malah drop dan jatuh sakit.


Perlahan Melisa mendekati Sella dan memeluk gadis itu dengan hangat.


"Sella udah jangan gini, makan ya" bujuk Melisa supaya Sella mau mengisi perutnya dengan sesuatu


"gw gak nafsu ngapa ngapain Mel, gw mau tidur aja" sahut Sella


"Yaudah lu istirahat aja kalo butuh apa apa panggil gw" ucap Melisa lalu meninggalkan Sella yang kini tengah berbaring di ranjangnya


"Gimana kondisi Sella Mel?" Tanya Juna ketika Melisa keluar kamar Sella

__ADS_1


"Dia masih nangis, dia bahkan gak mau makan, gimana coba kalo sampe dia drop" ucap Melisa mengutarakan kecemasannya


Melisa kini mendekati Jio dan Kenzo yang terduduk di ruang tamu dengan mata yang sembab


"Kalian makan dulu ya, dari tadi siang kalian belum makan" ucap Melisa namun dijawab gelengan kepala Kenzo dan Jio


"Ini pasti berat banget buat kalian, tapi kalo kalian gini terus kalian bisa sakit, tadi aku udah beli makanan buat kalian, kalian makan ya, kalo kalian sakit siapa yang bakal peduli sama Sella, aku bahkan gak punya kekuatan apa apa buat bela dia" jelas Melisa mencoba membujuk Kenzo dan Jio supaya mau makan


"Bener kata Melisa, kalian harus lebih kuat buat jaga kaka kalian, tau kan kondisinya gimana sekarang? Kalian gak mau kan kalo ngeliat kaka kalian susah?" Sahut Juna mencoba ikut membujuk Kenzo dan Jio


"Aku gak nafsu makan ka, rasanya kaya udah gak tau mau ngapain lagi, aku baru aja di tinggal ibu kandungku dan sekarang aku di tinggal orang yang aku anggap sebagai malaikat di hidupku, rasanya sakit banget" ucap Jio, air mata Jio semakin deras mengalir sedangkan Kenzo langsung pergi ke kamarnya tampa sepatah katapun


"Ken-" panggil Melisa


"Biarin dia istirahat aja, pasti berat banget hari ini" cegah Juna yang melihat Melisa akan menghampiri Kenzo


"Ji kamu juga istirahat ya, kalo kamu gak bisa makan sekarang gak apa apa, kalo butuh sesuatu panggil aja kita" ucap Juna


Jio lalu beranjak dari duduknya dan pergi ke kamarnya meninggalkan Melisa dan Juna


"Gimana ini Jun? Kondisinya malah jadi kaya gini sekarang" ucap Melisa


"Entahlah bingung juga mau apa, Mel lu istirahat aja temenin Sella, gw tidur di sini, kalo ada apa apa panggil aja" ucap Juna dan di setujui Melisa


Di Asrama Neo Star, Reyhan sedang mencoba mengalihkan pikirannya dari Sella, dia tidak tau harus bagaimana, disisi lain dia sangat ingin marah namun dia juga khawatir dengan kondisi gadis itu karna dia baru saja ditinggalkan orang yang paling berharga di hidupnya.


"Rey kenapa lu ? Masih mikirin kondisi Sella?" Tanya Jemian

__ADS_1


"Gak ko gw cuma mikirin comeback aja" bohong Reyhan


Seolah tau isi pikiran Reyhan, Jemian pergi ke dapur dan membawa beberapa botol minuman alkohol, dia sebenarnya tidak menyukai minuman ber alkohol namun malam ini rasanya tidak masalah untuk minum agar sahabatnya itu tidak terlalu banyak pikiran juga.


"Apa nih?" Tanya Reyhan bingung karna Jemian membawa minuman


"Ayo minum, gw juga lagi sedikit stres" ajak Jemian


"Tapi lu kan gak suka alkohol, tumben banget ngajak minum?" Heran Reyhan


"Gak suka bukan berati gak minum, ayo gabung lagian besok jadwal kita sore jadi aman" ucap Jemian


Tampa berpikir panjang lagi Reyhan lalu duduk di sebelah Jemian dan mengambil gelas kosong di hadapannya, Jemian yang paham lalu menuangkan minuman kedalam gelas Reyhan


"Rey lu tau gak gw sebenernya suka sama salah satu member sparkel" ucap Jemian membuat Reyhan terkejut


"What ? Siapa?" Tanya Reyhan penasaran


"Misya, gw suka dari kita masih trainee dulu, tapi gw gak bisa ungkapin itu karna saat itu kita udah mau debut, gw berusaha ngubur perasaan gw tapi semenjak latihan buat collab, perasaan gw sama dia mulai balik lagi, gw musti gimana Rey? Apa gw musti tembak dia dan kalo dia mau gw bisa jalin hubungan tersembunyi kaya lu? Atau apa gw kubur lagi perasaan gw ? gw bingung musti gimana" jelas Jemian yang kini kesadarannya mulai menipis


Reyhan sedikit terkejut ternyata memang anggotanya sudah mengetahui hubungannya dengan Sella tapi yang lebih membuat Reyhan terkejut bagaimana bisa dia tidak tau jika rekannya itu melewati banyak hal untuk bisa di titik sekarang, Reyhan sejenak berpikir, mungkin memang keputusan baik dia berpisah dengan Sella demi tim nya dan masa depannya, dia tidak mau membuat rekannya dalam ke khawatiran karna hubungannya.


"Tenang aja Jem, gw sama Sella udah gak ada hubungan apa apa ko, dan soal perasaan lu sama Misya, gw gak bisa jawab apa apa, gw dukung semua keputusan lu, selama itu baik buat lu" ucap Reyhan lalu menenggak minumannya


Sekarang kedua laki laki itu sudah mabuk berat, beberapa bungkus camilan berserakan dan botol minuman tersebar dimana mana, Chandra yang hendak pergi ke toilet sampai terkejut melihat kondisi ruang tengah asrama mereka yang seperti kapal pecah.


"Kalian berdua gila? Besok kita ada jadwal dan kalian malah mabuk mabukan, ini juga si Jemian tumbenan banget lu mabok gini argh nambah kerjaan gw aja lu pada" omel Chandra yang baru kembali dari toilet dan melihat sekeliling tempat itu lalu membopong Jemian dan Reyhan ke kamarnya satu persatu kemudian membereskan kekacauan di ruangan itu, kalau tidak dia bisa kena masalah besok pagi jika Dimas datang

__ADS_1


Sambil mengumpat Chandra mulai memasukan sampah sampah makanan dan botol minuman ke kantong sampah.


__ADS_2