Rahasia Kehidupan Idol

Rahasia Kehidupan Idol
13


__ADS_3

Juna kembali menemui Sella dan yang lainnya yang masih ada di dalam mobil


"Siapa?" Tanya Sella penasaran


"Aku kasih tau di dalam aja, ayo sekarang kalian keluar" ucap Juna sambil sesekali melihat lihat sekitar


Juna, Sella, Kenzo dan Jio mulai menaiki lift dan berhenti di lantai 7


"Ini koper Sella, kalian masuk duluan nanti aku menyusul" suruh Juna sambil menyerahkan koper Sella kepada Jio dan Kenzo namun Sella tiba tiba menahan tangan Juna yang hendak pergi


"Mau kemana?" Tanya Sella


"Cek lagi kebawah" jawab Juna singkat


"Gak usah, ayo masuk aja aku harus segera live insta"


Mendengar ucapan Sella, Juna hanya bisa menghela nafas dan menurutinya lalu mengikuti langkah Sella


Sesampainya di apartment baru Sella mereka langsung mendudukan diri di sofa yang memang sudah Sella pesan jauh jauh hari


"Ternyata udah lengkap furniture nya" ucap Kenzo


"Kaka kalian nyiapin ini dari lama udah pasti lengkap" sahut Juna


"Oh iya Jio kamu bilang tadi ada yang mau kamu jelasin apa itu?" Tanya Sella yang terpikir kata kata Jio saat di rumah sakit


Jio mulai mengambil nafas panjang dan menghembuskannya kasar


"Jadi dulu mama pernah bertengkar dengan ayah, aku kurang tau itu apa tapi yang aku dengar tentang publikasi, saat itu aku tidak tau apa maksudnya karna bahkan aku tidak tau pekerjaan mereka apa, saat itu mereka bertengkar hebat, aku tidak tau selanjutnya apa yang terjadi yang pasti besoknya aku pergi keluar negeri dan berakhir seperti anak buangan disana, dan yang aku takutkan ayah melakukan hal yang lebih bahaya dari itu" jelas Jio


"Lu takut ayah kirim lu ke Australia lagi ?" Tanya Kenzo


"Bukan aku tapi~..." ucap nya tertahan lalu menatap Sella


"Siapa?" Tanya Sella penasaran


"Reyhan" sambung Jio


Sella langsung mengingat kejadian dimana Reyhan mabuk dan dia percaya dia melakukan itu setelah bertemu ayahnya


"Udah jangan di pikir dulu sekarang mending mulai live ig nya, melisa udah chat" ucap Juna mengalihkan pembicaraan


"Gw ke kamar dulu, gw siaran di kamar aja"ucap Sella lalu beranjak ke kamarnya


Sella mulai merapihkan riasan nya kemudia membuka apk berlogo mirip kamera itu terus mulai menyalakan livenya


"Hallo semuanya maaf aku melakukan live tiba tiba, disini aku mau menjelaskan tentang keputusan aku yang keluar dari SKY ENTERTAINMENT, tentu ini bukan keputusan yang mudah aku sudah memikirkan ini dari lama, aku ingin mencoba untuk memulai lagi dari awal dengan kemampuanku sendiri tampa ada campur tangan dari orang tua ku, ah ini bukan berati aku dan ayahku memiliki masalah kami baik baik saja, aku juga sudah berdiskusi dengan ayahku, memang awalnya dia tidak menyetujui keputusan ini namun aku terus menyakinkan dia jika aku bisa memulai karir ku lagi dari awal, karna itu ayah menyetujui keputusan ini dan mengijinkan aku untuk memilih jalan yang aku inginkan, mungkin ini kabar yang sangat tiba tiba untuk kalian tapi aku harap kalian tidak berpikir lagi yang macam macam dan terimakasih sudah memberikan aku support sampai saat ini, mungkin cuma itu yang ingin aku sampaikan kalo ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar" jelas Sella dalam live nya


"Apa kamu juga berpikir akan mencoba bergabung dengan agensi lain?" Tulis salah satu akun yang Sella baca


"Mungkin, aku belum memutuskan itu aku sementara waktu akan menyelesaikan dulu beberapa kontrak yang harus aku selesaikan dan aku juga harus melakukan persiapan lain jika memutuskan untuk bergabung agensi lain, silahkan tunggu kabar baiknya dan mohon dukungan nya" jelas Sella


20 menit berlalu Sella melakukan live dan ber interaksi dengan para penggemarnya, hingga seseorang diam diam memasuki kamar Sella


"Sudah akhiri live nya kita harus bicara" ucap seseorang yang baru memasuki kamar Sella, dia bicara tampa suara takut jika penggemar Sella mendengarnya, namun meskipun begitu Sella mengerti apa yang di maksud


"Ya jadi kurang lebih seperti yang aku jelaskan tadi, kalian jangan terlalu khawatir dan jangan berpikir yang bukan bukan, ini udah 20 menit lebih ternyata ah maaf banget kayanya aku harus akhiri ini sekarang, terimakasih sudah menonton, sampai jumpa lagi bye" ucap Sella meng akhiri livenya kemudia keluar menemui orang yang tadi ke kamarnya yang tak lain adalah manager nya Melisa


Sella berjalan kearah sofa  yang di duduki yang lain, kemudian dia duduk didekat Melisa


"Aku bawa kabar buruk dan kabar baik, kamu mau denger yang mana dulu?" Tanya Melisa ketika Sella baru saja mendaratkan bokongnya di sofa itu


"Yang buruk dulu" jawab Sella singkat sementara yang lain memperhatikan Melisa yang akan mulai berbicara


"Ok jadi yang pertama 10 iklan batalin kontrak dan yang paling buruk kamu di gosipkan kencan dengan salah satu boy group yang sedang naik daun" jelas Melisa namun mendengar itu Sella masih memasang wajah datar sementara yang lain sedikit khawatir


"Kabar baiknya ?" Tanya Sella


"10 iklan yang batalin kontrak udah bayar biaya pembatalan sepihaknya sesuai perjanjian lalu rumor kencan kamu tidak di sebutkan siapa nama pria yang di maksud dan terakhir kamu dapat tawaran gabung di agensi besar"


"Itu bagus" ucap Sella singkat membuat Melisa geram


"Sella lu mau buat gw gila???" Marah Melisa


"Why? Gw salah apaan lagi hah ?" Tanya Sella bingung melihat Melisa yang marah marah


"Astaga Chrysella" omel Melisa lagi namun Sella malah memainkan ponselnya


"Apalagi hah?" Tanya Sella sembari memainkan game cacing di ponselnya


"Disaat kaya gini lu bisa bisanya main cacing ???" Marah Melisa makin memuncak lalu merebut ponsel Sella sementara yang lain tidak ikut andil mereka hanya memperhatikan karna takut malah ikut kena omelan mereka


"Gw dikit lagi menang itu argh, iya iya ok gw dengerin nih, jadi kenapa ? Ada apa? Lagian itu cuma rumor doang kan" oceh Sella


"Liat nih" ucap Melisa sembari menyodorkan sebuah tablet berwarna abu berlogo apel di gigit yang menampilkan sebuah artikel


"Apaan?" Tanya Sella


"Udah gak usah banyak tanya baca dan liat gambarnya" omel Melisa lagi

__ADS_1


Dengan sedikit kesal Sella mengambil tablet abu itu dan membaca artikelnya


'Dikabarkan keluarnya Chrysella dari agensi disebabkan karna hubungannya dengan salah satu boy group yang tengah naik daun tidak di restui oleh ayah Sella sekaligus pemilik agensi Sky Entertainment yaitu Mahendra Artara Putra, beberapa menit lalu Sella juga melakukan konversi pers lewat akun instagram nya iya mengungkapkan jika keluarnya iya dari Sky Entertainment di karenakan ingin mandiri namun jika dilihat dari beberapa foto yang beredar lebih membuktikan jika keluarnya Sella dikarnakan hubungan nya yang tidak di restui'


Tulis sebuah artikel berita yang kemudian dibawahnya menunjukan sebuah gambar dimana Sella yang tengah membopong Reyhan semalam


"Sialan siapa yang foto ini?" Kesal Sella setelah melihat gambar itu


"Itu asli?" Tanya Melisa mulai gelisah


"Hem itu semalem dia hampir pingsan masa gw tinggal di tengah jalan" jawab Sella


"Argh Sella bego banget sih lu, baca tuh komentarnya mereka pasti tau siapa yang di foto dan siap siap lu di hujat fans Neo Star" ucap Melisa kesal


'Itu Reyhan kan ? Gw inget dia sempet live semalem baju nya sama kaya pas live' tulis  salah satu komentar


'Mereka bukannya temen ya, dia pernah bilang temen kan, wajar dong kalo temen lagian Sella kaya cuma bantu deh' tulis salah satu komentar lain


'Hahaha temen tapi demen tuh, udah di duga dari awal pasti mereka emang punya hubungan lebih dari teman' tulis lagi yang lainya


"Cukup jangan baca lagi" ucap Kenzo yang merebut tablet yang ada di tangan kakanya itu, sementara Sella hanya terdiam tak bergerak dari tempatnya


"Sella tadi sebenernya yang di basement itu Reyhan" ucap Juna tiba tiba yang membuat Melisa semakin prustasi


"Apa kata lu? Reyhan tadi kesini juga?tanya Melisa yang langsung bangkit dari duduknya dan mondar mandir di depan mereka semua sedangkan Juna hanya mengangguk mendengar pertanyaan Melisa


"Gw mau ngomong sama Reyhan dulu, Kenzo Jio kamar kalian sebelahan di lorong itu, kalian istirahat dulu, Mel, Jun kalian tunggu disini dulu gw mau telpon Reyhan" ucap Sella yang di balas anggukan sementara Melisa memalingkan wajahnya lalu duduk kembali di sofa


Sella memasuki kamarnya dan menghubungi Reyhan


"Halo Rey?"


"Ah iya, kamu baik baik aja kan?" Tanya Reyhan di balik telpon


"Hem iya aku baik baik aja, tadi kamu ngapain kesini?"


"Aku cuma mau mastiin kamu gak apa apa, dan maaf soal artikel itu, aku gak tau kalo bakal ada yang foto kejadian semalam" ucap Reyhan menyesal


"Itu bukan salah kamu ko, oh iya aku mau tanya sesuatu, semalem apa kamu ketemu ayah ?" Tanya Sella sedikit gugup


"Kenapa tiba tiba tanya ayah kamu? Pokonya apapun yang terjadi jangan tinggalin aku, aku gak mau kehilangan kamu" ucap Reyhan mengalihkan pembicaraan


"Rey, ayah ngomong apa sama kamu?"


"Udah dulu ya nanti aku hubungi lagi, aku harus latihan sekarang, aku sayang kamu, bye" ucap Reyhan lalu memutuskan sambungan telponnya


"Aku yakin ayah pasti ngomong sesuatu sama Reyhan" gumam Sella lalu kembali keruang tamu


"Tenang aja semua bakal baik baik aja" ucap Sella malas


"Yaudah mending istirahat sana hari ini gak ada jadwal ko persiapin aja buat di acara musik nanti waktunya tinggal beberapa hari lagi" ucap Melisa yang sekarang sedang berbaring si sofa, sementara Juna sedang ada di balkon melihat area sekitar


"Mel gw mau di jodohin"


"What? Jangan becanda dan nambahin kegilaan ini, cukup gw gak bisa mikir sekarang" kesal Melisa


"Gw serius gw mau di jodohin sama Geno"


"Dia pasti nolak dia kan idol"


"Dia setuju, kita akan ketemu malam ini, gw gak mau tapi kalo gak lakuin itu Reyhan adik gw atau lu sama Juna yang bakal kena masalah"


Mendengar itu Melisa semakin prustasi lalu memeluk Sella


"Gw musti gimana Mel?" Tanya Sella, sekarang tangisnya tak terbendung lagi


"Ada apa?" Tanya Juna menghampiri Sella dan Melisa


"Lu mending bawa barang Jio sama Kenzo gw barusan udah chat ART Sella dia udah titipin barang barangnya di pos security"jelas Melisa yang disetujui Juna


Juna mengambil kunci mobilnya kemudian bergegas pergi untuk mengambil barang barang Kenzo dan Jio


Waktu berjalan begitu cepat  sekarang sudah pukul 6 sore Sella mulai gelisah iya masih bingung harus pergi ke acara makan malam yang ayahnya sudah atur atau berusaha menghindari nya


"So jadi pergi ?" Tanya Melisa yang masih berada di apartment Sella sementara Juna dia pulang karna ada urusan pribadi


"Gak tau kalo gak pergi orang sekitar gw jadi korban tapi kalo pergi gw juga gak mungkin nyakitin hati Reyhan" ucap Sella yang gelisah


"Coba hubungi Reyhan dulu ceritain semuanya mungkin dia bisa ngerti"


"Ok, semoga dia bisa ngerti keadaan sekarang"


Sella bergegas mengambil ponselnya dan menghubungi sang kekasih


"Rey" sapa Sella kepada seseorang di balik telpon


"Kenapa ? Apa ada masalah?" Tanya Reyhan karna Sella tiba tiba menelpon


"Ayah nyuruh aku makan malem sama seseorang, aku gak mau pergi tapi mungkin kalo gak pergi kamu bakal dalam bahaya" jelas Sella

__ADS_1


"Jangan pergi, aku akan atasi semuanya tolong jangan temui pria itu"


"Rey aku gak mungkin bahayain kamu sama orang sekitar aku, aku gak mau kalian kenapa kenapa" bujuk Sella lagi berusaha meyakinkan Reyhan agar dia bisa pergi dan membereskan semuanya


"Jangan pergi, atau kamu akan kehilangan aku"


"Apa maksud kamu Rey?" Tanya Sella yang bingung dengan peryataan pacarnya itu


"Pokonya jangan pergi aku gak mau kamu pergi" tegas Reyhan namun Sella seolah tidak mempedulikan semua perkataan Reyhan dia hanya takut orang sekitar nya terluka karna ayahnya


"Maafkan aku Rey" ucap Sella lirih lalu mematikan ponselnya


Sella bersiap dan pergi ketempat yang ayahnya sudah kirimkan


1jam lebih di perjalanan Sella tiba di sebuah cafe yang sepi sepertinya memang sudah di pesan oleh ayahnya, Sella mulai membuka pintu cafe itu dan mencari keberadaan orang yang tentunya sudah pernah iya temui walau hanya selewat, namun ketika dia mencari betapa terkejut nya dia melihat sosok yang sangat iya kenal duduk memunggunginya, tak banyak bicara Sella langsung menghampiri sosok itu


"Reyhan" tegur Sella sedikit bergetar


"Aku sudah bilang jangan pergi" ucap Reyhan kecewa


"Kalian datang bersama?" Tanya seseorang yang baru datang kesana


"Geno?aku baru sampai" ucap Sella sementara Reyhan hanya mengabaikan


Geno yang baru sampai langsung duduk di hadapan Reyhan, mata mereka terus bertatapan seolah perang mulai terjadi di tempat itu


"Geno apa kamu bilang ke ayah aku buat batalin perjodohan ini?" Pinta Sella sedangkan Reyhan asih betah menatap tajam pria dihadapannya


"Bisa aja tapi sayangnya gw gak mau" balasnya enteng


Reyhan yang mendengar itu naik vital dan hendak menghajar pria itu namun di cegah Sella


"Rey tenang" pinta Sella, sementara Reyhan hanya bisa mengatur nafasnya dan mengepalkan tangannya


"Apa mau lu sih? Lu kan idol, gak mungkin dong kita pacaran"ucap Sella


"Why? Sekarang industri ini gak kaya dulu lagi Sella, dan gw suka sama lu, mana mungkin gw batalin ini"


Mendengar itu amarah Reyhan tak terbendung lagi dia langsung melayangkan pukulan keras di wajah Geno hingga pria manis itu tersungkur


"Rey kamu apa apaan sih cukup ayo pulang" leray Sella panik lalu membawa Reyhan pergi meninggal kan tempat itu, namun Reyhan menghempaskan lengan Sella yang menggandeng lengannya


"Kenapa kamu datang?" Tanya Reyhan sedikit membentak


"Aku cuma beresin semuanya Rey"


"Ini yang kamu bilang beresin semuanya ?"


"Maafin aku, aku gak tau bakal kaya gini, aku janji bakal beresin semuanya" ucap Sella menyesal


"Maaf udah bentak kamu" ucap Reyhan lalu membawa Sella kedalam pelukannya


"Ayo pulang, kamu gak bawa mobil kan?" Ucap Reyhan lagi mengalihkan pembicaraan


Kali ini Sella hanya menuruti ucapan Reyhan, dia mengikuti langkah pria itu ke mobilnya namun tangan kekar tiba tiba menggenggam tangannya dan menghentikan langkahnya


"Apa lagi? Kalo masih mau lanjutin omong kosong ini jangan pernah temui apalagi bicara sama gw" ucap Sella lalu berusaha melepaskan genggaman pria bertubuh kekar itu, namun nihil kekuatan pria itu lebih kuat daringa


"Gw gak bakal pernah lepas lu, lu harus jadi milik gw" ucap Geno memper erat genggaman nya


Reyhan yang menyadari Sella tidak di sampingnya langsung mencarinya dan matanya menemukan Sella yang tengah dipaksa untuk pergi dengan Geno, bergegas Reyhan menemui Sella dan Geno, kemudian dia kembali lagi memukul Geno bahkan kali ini lebih keras dari sebelumnya sampai darah keluar diri sudut bibir dan hidung Geno


"Udah Rey tar ada yang liat, ayo pergi" ajak Sella lalu membawa Reyhan kedalam mobil


"Pakai sabuk pengamannya" suruh Reyhan lalu melajukan mobilnya seperti orang gila


"Rey pelan pelan bahaya tar kalo kecelakaan gimana" ucap Sella namun di abaikan, Reyhan seolah tuli, rahangnya mengeras menandakan saat ini dia benar benar sedang berusaha mengontrol emosinya


"Rey stop kamu gila" bentak Sella sampai Reyhan tersentak dan menghentikan mobilnya


"Rey cukup kita ke pinggir dulu, jangan kaya gini aku mohon" pinta Sella, kali ini Reyhan mendengarkan perkataan Sella, iya menepikan mobilnya


"Maafin aku" ucap Reyhan lalu memeluk tubuh Sella


"Kenapa kamu gak bilang kalo kamu disuruh ayah kesana juga?" Tanya Sella


"Apa kamu gak akan pergi jika tau aku juga disuruh kesana?"tanya Reyhan tentu Sella diam mendengar pertanyaan itu, bagaimana tidak tentu saja dia akan menjawab dengan jawaban yang sudah Reyhan ketahui


"Aku tau kamu akan tetap pergi sekalipun aku bilang aku ada di sana" sambung Reyhan


Sella tidak bisa bicara apa apa lagi karna memang yang dikatakan Reyhan itu benar


"Maaf" hanya itu yang bisa keluar dari mulut Sella


Reyhan melajukan mobilnya menuju apartment Sella, keadaan di mobilpun seketika hening karna mereka tau melanjutkan berdebatpun gak ada gunanya


Beberapa menit di perjalanan  mereka sampai di apartment Sella


"Cepat masuk nanti aku akan hubungi kamu" ucap Reyhan

__ADS_1


Sella langsung keluar dari mobil dan melambaikan tangan kearah mobil Reyhan yang sekarang pergi menjauh.


Dengan langkah lelah Sella berjalan menuju apartment nya dan langsung masuk ke kamarnya lalu membanting tubuhnya ke kasur matanya perlahan menutup, ia cukup lelah dengan kejadian hari ini ia berharap saat pagi nanti ia membuka mata ini semua hanya mimpi


__ADS_2