Rahasia Kehidupan Idol

Rahasia Kehidupan Idol
11


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu Jio sudah mulai berkuliah dan tentu tampa sepenggetahuan ayahnya, dan Sella mulai menjalani kehidupannya seperti sebelumnya, kali ini dia sedang berlatih untuk membawakan acara untuk acara music award


Sekarang Sella sedang berada di apart milik bodyguard sekaligus sahabatnya Juna, mereka tengah minum minum untuk melepas lelah setelah selesai bekerja


"Aish kenapa aku tidak bisa fokus" kesal Sella sambil membaca naskah yang ada di genggamannya


"Masih satu minggu lagi santai saja" ucap Melisa yang sudah prustasi melihat Sella bolak balik dihadapnnya


"Ya benar CUMA SEMINGGU LAGI" ucap Sella dengan menekan kata akhirnya


"Memang sesulit itu ?" Tanya Juna yang juga pusing melihat Sella


"Menurut kamu apa ini semudah itu? Argh aku sudah sangat gugup sekarang, ini kali pertama aku hadir di acara besar ini dan aku yang jadi pembawa acara" ucap Sella lagi yang membuat Melisa dan Juna saling menatap


"Lalu apa rencana kamu ? Ini sudah pukul 8 malam, apa kamu tidak berniat pulang ? Kamu juga Mel sampai kapan kamu menumpang disini?" Omel Juna


"Hah ? Melisa tinggal disini?" Tanya Sella alih alih menjawab petanyaan Juna


"Hem.... dia sudah seminggu disini, gara gara dia punggungku sakit karna harus tidur di ruang tamu" jelas Juna namun Melisa tidak menggubris sama sekali dia malah asik dengan camilannya


"MELISA......" teriak Sella


"Why.......?"


"Kamu punya masalah lagi di rumah ?" Tanya Sella penasaran


"Aku hanya kesal dengan ayahku dia terus memaksaku untuk menikah dengan si William" jelas Melisa


"What ? Bentar maksud kamu William yang kita kenal itu ?"


"William Wildani maksud lu Mel?" Ucap Juna yang ikut bertanya


"Lu belum tau juga masalahnya Jun?" Tanya Sella dan Juna hanya menggeleng


"Kenapa kalian jadi Lu Gw an sih, iya bener William Wildani member dari Squad Culture" jelas Melisa lagi singkat


"Kenapa emang lagian kita bukan diluar biasanya juga emang pake lu gw, tapi ngomong ngomong ko bisa sama William? But kalopun dipaksa nikah juga yakin banget William bakal nolak secara dia idol yang lagi naik daun mana mungkin dia ngancurin karirnya gitu aja"


"Bener, dia pasti gak setuju udah pulang sana yakin deh William gak mungkin setuju juga" ucap Juna


"Iya awalnya mikir gitu juga tapi kalian tau pas pertemuan makan malam keluarga William bilang 'baik saya setuju' apaan banget coba" ucap Melisa lalu menenggak segelas minuman


" ya ya ya ya...... udah jangan minum lagi kalo mabok berabe tar" omel Juna yang melihat Melisa akan menuangkan lagi wine kedalam gelasnya


"Kalo gitu paling bener diem dulu disini" ucap Sella setelah berpikir singkat yang di acungi jempol oleh Melisa


"Hah gila lu pada, gak ada gak ada, udah Mel lu pulang ok tar gimana kalo disangka penculikan"


"Yaelah Jun biarin disini sementara tar kita pikirin jalan keluarnya, lagian si William gila apa gimana, masa dia mau ngorbanin karirnya" kesal Sella


"Dia lupa kayanya Jun Reyhan juga kan lakuin hal yang sama bahkan sekarang kalian masih jalanin hubungan" ucap Melisa dengan kondisi setengah mabuk


"Tunggu.... ka....kalian tau?" Tanya Sella kaget


"Kita kenal bukan sebulan duabulan, tentu aja tau, tenang selama kalian gak bikin ulah kita bakal diemin kalian tapi kali kalian macem macem awas aja" ancam Melisa


"Udah udah Mel kayanya makin mabuk ni orang, bentar aku bawa dia ke kamar dulu" ucap Juna lalu membopong tubuh Melisa ke kamar sementara Sella berjalan menuju balkon dengan segelas wine di tangannya


Sella seketika memikirkan banyak hal, apa mungkin yang lain juga tau hubungannya dengan Reyhan, jika Melisa dan Juna yang tau mungkin tidak masalah tapi yang lain dia tidak akan tau apa yang terjadi, pikirannya mulai tidak karuan lagi namun Sella hanya bisa menghela nafas panjang dan meminum wine nya


"Kenapa?" Tanya Juna yang berjalan kearah Sella


"Apa ada yang tau lagi selain kalian ?"


"Mungkin untuk saat ini tidak, jadi tolong lebih berhati hati"


"Tapi tunggu, gimana bisa kalian tau kalo aku dan Reyhan..... ah sudahlah"


"Kamu sering tidak sengaja membahas tentang dia di depan kita dan saat mabuk minggu lalu kamu mengatakan semuanya" jelas Juna yang membuat Sella prustasi, dia sama sekali tidak ingat pernah menceritakan semuanya


"Argh aku harus berhenti minum" kesal Sella


"Sebaiknya sekarang kamu pulang, aku pesan taksi sekarang"ucap Juna yang di jawab anggukan oleh Sella

__ADS_1


10 menit kemudian taksi yang dipedan Juna sampai dan Sellapun bergegas keluar dari apart Juna tentu diantar oleh Juna


"Pak tolong jangan ngebut" ucap Juna pada sopir taksi


"Baik mas" sahut sopir taksi


"Jika sudah sampai hubungi aku" ucap Juna lagi sedikit berteriak karna taksi Sella sudah mulai melaju


Sekitar 35 menit Sella tiba di rumahnya namun iya tidak sengaja melihat seorang pria yang sangat iya kenal berjalan sempoyongan


"Hey ada apa ?" Tanya Sella yang langsung menopang pria yang hampir jatuh itu


"Sayang kamu disini?" Ucap Pria itu yang tak lain adalah Reyhan


"Ish kamu kenapa sih ko sampe mabuk gini? Ayo aku antar pulang" ucap Sella lalu membopong tubuh Reyhan kerumahnya


Sella beberapa kali menekan bel namun tak seorangpun membuka pintu


"Rey bangun dulu ini mama kamu belum pulang ? Kamu punya kunci cadangan gak?" Tanya Sella


"Mama ke LA sama papa" ucap Reyhan dengan suara serak yang berusaha mempertahankan kesadarannya lalu membuka pintu dengan sidik jarinya


"Kenapa gak bilang bisa sidik jari kamu" omel Sella kesal


Sella membawa Reyhan masuk dan berjalan menuju kamarnya tapi Reyhan tiba tiba jalan sendiri dengan tubuh sempoyongan menuju kearah dapur, Sellapun ikut mengikuti Reyhan takutnya pria itu tiba tiba jatuh atau terbrntur sesuatu


"Kamu mau minum aku aja yang ambil kamu duduk disini" ucap Sella yang langsung mendudukan Reyhan di meja makan lalu iya melangkah ke arah lemari pendingin untuk mengambil air


"Ini minum"


"Aku gak mau minum ini" ucap Reyhan lalu bangkit dari duduknya dan menuju lemari pendingin yang ukurannya lebih kecil iya mengambil sekaleng beer dan langsung mau menenggaknya namun Sella cepat menghentikannya


"Rey stop kamu kenapa sih kamu udah mabuk gini masih mau minum alkohol udh kamu aku anter ke kamar" omel Sella lalu kembali memapah tubuh Reyhan menuju kamarnya, kali ini Reyhan hanya menurut


"Argh berat banget sih" gerutu Sella setelah merebahkan tubuh Reyhan lalu melepaskan sepatu juga jaket yang Reyhan kenakan agar pria itu tidur lebih nyaman


"Kamu kenapa kaya gini sih Rey, aku udah bilang kalo ada masalah cerita sama aku jangan malah kaya gini, aku takut kamu sakit Rey" gumam Sella lalu menyelimuti tubuh Reyhan


Sella pun hendak pergi namun tangan nya di pegang Reyhan


"Kamu kenapa Rey ? Ada masalah?" Tanya Sella namun alih alih menjawab Reyhan malah menarik tubuh Sella dan mendekapnya erat, Reyhan meletakan kepalanya di bahu Sella dan tiba tiba terdengar suara isakan


"Rey kamu kenapa?" Panik Sella karna ini kali pertamanya dia melihat Reyhan menangis


"Aku takut kamu benar benar pergi ninggalin aku"


"Aku pergi kemana? Aku disini sama kamu Rey" ucap Sella menenangkan Reyhan


"Kamu janji kan gak bakal ninggalin aku sama pria lain?" Tanya Reyhan sambil menatap wanita yang tengah iya peluk


"Ya engga lah Rey kamu ngomong apa sih"


Mendengar ucapan Sella tampa sadar Reyhan mendekatkan wajahnya dan mencium lembut bibir Sella, mendapat perlakuan itu Sella ikut membalas ciuman yang lama kelamaan berubah menjadi *******, sekarang Sella sudah terbaring di samping Reyhan yang masih memeluknya erat


(Skip☆)


Sinar matahari membangunkan tidur lelap Sella dia langsung melihat kearah samping kirinya dan disana ada pria tampan yang masih tertidur dengan tenang, seketika Sella mengingat kejadian panas semalam pipinya tiba tiba merona dan tampa sadar mengusap surai tampan milik Reyhan


"Apa aku setampan itu sampai kamu memandangku begitu" ucap Reyhan dengan nada suara serak bangun tidurnya dan matanya yang masih terpejam membuat Sella terkejut


"Kamu sudah bangun? Kenapa gak bilang dari tadi udah ah aku mau mandi terus pulang"


"Kenapa buru buru gak mau lakuin yang kaya semalem ?" Ucap Reyhan mengusili Sella


"KAMU YA" ucap Sella kesal sambil memukuli Reyhan


"Ah iya iya sorry...... ngomong ngomong makasih, aku mau kita segera menikah"


"Kamu ngomong apa sih Rey, mulai lagi deh"


"Kamu emamg gak mau nikah sama aku?" Tanya Reyhan dengan mulut cemberut


"Bukan gak mau tapi gak sekarang juga Reyhan, udah ya mending kamu juga mandi kamu ada jadwal latihan kan hari ini?"

__ADS_1


"Iya tapi males masa aku harus collab sama SPARKEL buat tampil diacara award nanti" gerutu Reyhan


"Kenapa emang bukannya bagus ya fans kalian bakal nambah juga"


"Tapi tar banyak siper rese yang jodoh jodohin salah satu dari kita kan rese sayang, kamu emang gak cemburu?"


"Kenapa cemburu kan itu cuma collab doang lagian yang jodoh jodohin juga fans doang asal kamunya gak beneran jatuh cinta sama dia" jelas Sella


"Yaudah kalo gitu aku siap siap sekarang"


"Iya aku juga kalo gitu mau pulang" ucap Sella lalu pergi dari rumah Reyhan


Sesampainya di rumah ayah dan kedua adiknya sudah menunggunya di ruang tamu


"Ada apa ini?" Tanya Sella heran


"Kenapa kamu masukin Jio kuliah tampa sepenggetahuan ayah?" Tanya Mahendra serius


"Dia emang harus kuliah emang apa masalahnya? Sampai kapan ayah mau sembunyiin dia?" Ucap Sella sedangkan Jio dan Kenzo hanya bisa tertunduk


"Kamu sekarang sudah berani ngelawan ayah, ini pasti karna si idol itu kan ?" Marah Mahendra


"Maksud ayah apa?" Tanya Sella bingung


"Jangan ngira ayah gak tau hubungan kalian, ayah mau mulai sekarang kalian putus, ayah sudah punya calon suami baik buat kamu, nanti malam kamu akan ketemu dia" jelas Mahendra yang membuat mata Sella tiba tiba berkaca iya ingat kata kata yang Reyhan ucapkan semalam, sepertinya Reyhan memang sudah bertemu dengan ayahnya


"Aku gak mau" ucap Sella singkat lalu pergi menuju kamarnya meninggalkan ayah dan adiknya


"Ayah tidak terima penolakan, kalo kamu tidak mau datang ayah gak segan buat ancurin karir pria yang buat kamu jadi pembantah kaya gini"ucap ayah Sella marah


"Ayah sadar gak sih Sella kaya gini karna ayah sendiri, jangan salahin orang lain, dan jangan pernah ganggu apalagi nyakitin Reyhan, dia gak tau apa apa" ucap Sella kesal lalu masuk kekamarnya dan membanting pintu


"Sella sini kamu" teriak ayah Sella


"Stop yah, ayah udah kelewatan, kalo ini karna Jio yang masuk kuliah Jio bisa ko berhenti kuliah" ucap Jio yang sudah tidak tahan dengan keadaan sekarang


"Ayah cukup, ka Sella gak salah dan jangan libatin ka Reyhan juga dia gak tau apa apa, terus soal Jio emang salahnya dimana, bener kata ka Sella sampai kapan ayah sembunyiin Jio" ucap Kenzo yang ikut bicara


Sementara di ruang tamu adik dan ayahnya masih berdebat Sella yang sedang di kamar membereskan pakaian dan barang barangnya lalu memasukannya kedalam koper, ia sudah tidak tahan dengan situasi sekarang


"Jio mulai besok kamu berhenti kuliah dan jangan pernah keluar dari rumah" ucap Mahendra


"Kenapa? Jio bakal tetap kuliah toh aku yang masukin dia dan aku yang biayain dia" ucap Sella yang keluar dari kamarnya dengan 2 koper besar


"Mau kemana kamu?" Tanya mahendra


"Pergi dari neraka ini, aku udah muak tinggal disini" jelas Sella


"Ayah gak ijinin siapapun pergi dari rumah ini"


" why??? Aku udah dewasa aku bisa pilih pilihan aku sendiri, dan ah iya satu lagi, mulai sekarang aku keluar dari agensi, Kenzo, Jio kalo kalian mau ikut kaka kalian nanti jemput lagi" jelas Sella lalu berjalan kearah pintu keluar dengan dua koper besarnya


Saat selangkah lagi Sella akan keluar Mahendra langsung menghentikan langkah Sella


"Sella jika kamu keluar sekarang ayah pastiin kamu menyesal" ucap ayah Sella namun Sella sama sekali tidak menggubris


"Ka tunggu aku ikut sekarang" ucap Jio yang membuat ayahnya terkejut


"Aku juga" ucap Kenzo lalu mengambil koper yang sedang Sella pegang


"Kalian udah berani lawan ayah?"marah Mahendra


"Kenapa? Kita udah muak sama semua perlakuan ayah" ucap Kenzo dengan nada sedikit meninggi lalu pergi dari rumah itu sedangkan Mahendra masih mematung ia tak percaya anak anaknya bisa berkata seperti itu


"Ka aku aja yang nyetir" ucap Kenzo yang dijawab anggukan Sella sedangkan Jio memasukan koper Sella kedalam bagasi


"Kita mau kemana?"tanya Jio


"Apart baruku, aku sudah memikirkaan ini dari semenjak Jio datang kalian jangan khawatir kali ini kita harus buat ayah benar benar menyesal tapi sebelumnya kita jenguk mama dulu aku udah lama gak ketemu mama" jelas Sella


"Baik ka kalo gitu kita ke RS dulu abis itu lanhsung ke apart, tapi apa ka Reyhan udah tau soal ini ?" Ucap Kenzo


"Aku belum kasih tau dia, kalo situasinya udah tenang aku akan segera mengabarinya" sahut Sella

__ADS_1


Mendengar itu Kenzo hanya meng iyakan keputusan kakanya lalu melajukan mobilnya


__ADS_2