RAPUH

RAPUH
Bab 25


__ADS_3

"Tenang, dia gak kalah ganas dari gua" Ucap Albert memberitahu Sisil dan langsung pergi meninggalkan Sisil begitu saja...


Seputar Albert,


Albert adalah seorang siswa yang sekolah nya bertetanggaan dengan sekolah Zira.


Dia sering menggauli dunia malam, dan selalu bergonta-ganti pasangan tanpa memandang apapun. Terkenal keras dan bersikap kejam pada siapapun, namun dia juga tidak suka kerusuhan, selalu mencari aman kecuali seseorang menyinggung dirinya terlebih dahulu.


Walau begitu, setiap manusia yang memiliki sisi jahat pasti memiliki sisi baik juga, begitupun dengan Albert.


Pertama kali bertemu Sisil sewaktu sebelum Andini menikah dengan Arga dulu. Mereka berteman akrab, selalu ke mana saja berdua. Albert selalu ingin menjaga Sisil, menurutnya Sisil baik dan manis. Namun siapa sangka sekarang Andini mendidik anaknya sebagai orang jahat, Albert kira sekarang dia harus membantu melenyapkan orang yang sudah mencelakai Sisil, namun dugaan nya salah besar. Ternyata Sisil sendiri yang ingin mencelakai anak bernama Zira.


"Mulai sekarang lo bukan teman gue" Kata Albert yang tentu saja tidak dapat terdengar oleh Sisil karena jarak mereka sudah jauh. Dia juga tidak peduli dengan apa yang akan terjadi pada Sisil.


•••


SMK NUSA BAHASA


"HELLO EVERYBODY, DAVE TAMPAN IS COME BACK" Teriak Dave yang langsung di lempar spidol oleh Aaric


"Heboh banget lo cucu kuyang" Ledek Arif yang kini terkekeh


"Biarin, yang penting ganteng. Ia gak bang El?" Tanya Dave pada samuel dengan tampang berdosa


"Apa hubungannya bangsat?" Tanya Aaric pada Dave


"Bego" Crish juga ikut memprovokasi Dave yang kini serasa terpojokan. Namun ia terus membuat kerusuhan hingga akhirnya dia terdiam juga saat melihat sesuatu di luar kelasnya...


"HI GEMOY, CANTIK BANGET LO HARI INI. TAPI KENAPA MUKA LO KE ABIS DI HUKUM MASAL?" Tanya Dave tanpa menyaring kata- katanya, sedangkan Riana setengah mati mengkode Dave agar diam dan tidak bertanya.


"MAU GUE BACOK LO HAH?" Bentak Zira seraya mengeluarkan Celurit kecil dari tas nya, semua orang yang berada dalam kelas Dave terkejut. Termasuk Samuel dan Crish, sedangkan Ethan malah tersenyum melihat keseruan di depan nya.


" Galak bener lo, ampuni hamba ini yang mulia" Pinta Dave yang memang belum mengetahui bahwa Zira memiliki jiwa psikopat

__ADS_1


"Sinting lo ke monyet" Kata Zira yang pandangan nya kini beralih menatap yang lainnya di dalam. Ternyata mereka tengah melihat dirinya dengan tatapan yang sulit di artikan oleh Zira


"NGAPAIN LIAT-LIAT BRENGSEK?" Bentak Zira pada semuanya, namun pandangannya terhenti kala ia melihat Crish tengah menatapnya dengan tajam, dia pun mendekati Crish dan ajaibnya Zira kini menunduk dan meminta maaf...


"Maafin Zira ya abang Crish udah nakal sama abang, nih garpu nya " Kata Zira menyodorkan celurit itu, semua terbengong-bengong melihat kelakuan Zira


"Ini celurit bukan garpu Zira, jangan main-main lagi sama benda ini. Bahaya, takut makan tuannya" Kata Crish seraya mengusap puncak kepala Zira yang rambut nya tidak di kuncir lagi


"Iya bang janji...tapi Zira boleh minta tolong gak?" Tanya Zira manja pada Crish


"Apa?" Tanya Crish


"Tolong kuncir rambut Zira dong, kalau nyuruh Riana malah ke ular" Kata Zira seraya menunjuk Riana yang menganga


"Iya sini, mana ikat rambutnya?" Tanya Crish yang bersedia, sedangkan Ethan melihat keakraban mereka berdua sedikit cemburu.


"Et...biar gue aja, gue ahli ko Zir" Kata Ethan yang langsung merebut kunciran rambutnya dari Crish, ia pun dengan segera menguncir rambut Zira hingga kedua hasil kuncirannya nampak sangat rapi dan membuat anggun. Zira merogoh cermin untuk melihat hasilnya...


"Sejak kapan lo kuncir rambut dia?" Tanya Ethan curiga pada Crish


"E...e...mungkin dia ngada-ngada. Gue baru kali ini mau nguncir rambut dia" Kata Crish yang membuat Etham semakin curiga, namun dia tidak mau ambil pusing....


"CIE ADA YANG LAGI KASMARAN" Teriak Dave yang menjadikan suasana ramail


"Kalau Aaric sama Arif, Ethan sama Zira, Crish sama Samuel, gue sama lo aja ya Riana. Ayo baby kita ke toilet uwu-uwuan" Kata Dave sambil menggandeng tangan Riana


"Brengsek lo" Pekik Riana sambil mendorong Dave hingga ia kehilangan keseimbangan


Brakkkk


Dave pun lagi-lagi nyungsep tepat di bawah meja Samuel, seisi kelas tertawa ngakak melihat kejadian itu. Sedangkan Zira membantunya...


"Udah...jangan ganggu abang Dave, kasihan dia" Kata Zira sambil membersihkan baju Dave, Zira pun di peluk Dave dengan Erat

__ADS_1


"Hanya lo yang baik sama gue Ziraaa" Kata Dave


"Perasaan tadi si Zira bilang monyet sama si Dave" Heran Arif dengan kelakuan Zira yang membuatnya pusing


"Kalau bang Dave monyet, Zira adiknya monyet. Jadu tenang aja ya bang Dave, kita sama-sama monyet" Polos Zira yang di beri sentilan kasar oleh Dave


"Zira...Udah mau jam masuk, ke kelas sana" Titah Crish pada Zira


"BAIK...LAKSANAKAN BOS" Kata Zira sambil menarik Riana, lalu berteriak


"ZIRA MASUK DULU YA BEKANTAN DADAH" Pamit Zira pada Ethan juga


"Sialan lo monyet" Kata Ethan yang tak sudi dirinya di panggil bekantan


"Ni kelas lama-lama jadi kebun binatang" Kata Samuel yang bingung dengan apa yang di lakukan teman-temannya


"Gak nyangka ya lo crish, lo pawangnya si Zira" Kata Aaric pada Crish, sedangkan Crish mengacungkan jempol sambil melirik Ethan


"Beda sama yang di sebelah tuh yang katanya calon suami malah jadi kacung" Kata Arif yang membuat Ethan sebal


"Gue gorok ya mulut lo" Kata Ethan mengancam Arif. Baru saja mereka akan duduk tenang kini malah dikejutkan oleh seseorang yang datang sambil berteriak


"Than, di depan ada Mortal Enemy. Dia mau ngobrak-ngabrik sekolah kita kalau lo gak keluar" Kata orang yang melapor pada Ethan, sepertinya orang itu di ancam


"Bangsattt" Kata Ethan seraya membuka dasinya, lalu di ikat ke kepala nya dan langsung berlari menuju depan sekolah


"Gak ada kerjaan banget tuh orang pagi-pagi mencuri kenyamanan seseorang" Kata Dave yang sudah siap untuk bertarung.


Aaric, Dave ,Arif , Samuel, serta Crish pun kini menyusul Ethan dan langsung membentuk Formasi barisan. Ternyata Mortal Enemy tidak membawa banyak pasukan, dia hanya membawa para intinya saja...


"Wah..wah..wah, gercep juga lo Ethan. Lo gak mau ya kalo si Zira di rebut sama gua?" Tanya David yang mengetahui tentang Zira, dia juga adalah ketua Mortal Enemy yang selalu mengajak rusuh kepada The boys...


"Jangan macam-macam lo bangsat" Ancam Ethan memperingati

__ADS_1


__ADS_2