RAPUH

RAPUH
Bab 6


__ADS_3

Ethan pun dibopong oleh Crish menuju uks, dia pun mengobati luka-luka sahabatnya itu dengan rasa heran yang begitu tinggi...


"Kenapa dia gak sadar sama sekali ya" Crish bertanya kembali dalam hati


"WOY" Teriak Ethan seraya menepuk bahu Crish


"Paan? ngagetin aja lo" Balas Crish dengan raut wajah sebal


"Ngelamun aja lo...nih obatin muka gua" Tunjuk Ethan pada wajahnya yang lebam dengan rasa kesalnya, Crish pun yang sama kesalnya dengan Ethan memencet lukanya kuat membuat Ethan menjerit


"GILA LO YA PENGEN GUE PATAHIN LEHER LO?" Teriak Ethan kepada Crish


"BERANI BENTAK GUA LO" Balas Crish yang membuat Ethan merunduk


"Eng-enggak deh..maaf" Jawab Ethan yang semakin buat Crish penasaran...


"Lo kenapa sih? sejak kapan Ethan yang gue kenal minta maaf? biasanya kepala batu kalau di omongin?" Tanya Crish


"Paan sih lo dari tadi nanya-nanya yang aneh mulu, gak asik ah..." Kata Ethan. Tanpa mau mendengarkan apa yang diucapkan oleh Ethan, Crish pun beranjak dari Uks dan memilih untuk pergi meninggalkan Ethan


Sedangkan di ruang kelas Zira....


"Hati-hati lo, kalau jatuh berabe lagi gua...lagian kenapa sih lo mau pulang dengan cepat, lo kan belum pulih? dokter juga nyampe geleng-geleng kepala sama sikap lo" Tutur Riana yang membuat Zira memutar bola matanya malas, pasalnya memang ia memaksa untuk pulang saja karena merasa mendingan, dokter pun yang menyarankannya untuk beristirahat pun kalah oleh rengekan Zira


"Kamu cerewet banget sih" Kata Zira seraya mencubit hidung Riana


"Udah berani lo ya nyubit idung bule gue?" Tanya Riana


"Idih, pesek gitu bule katanya" Zira terkekeh melihat reaksi Riana yang malah cemberut


"Jangan ngambek, nih Zira bawa sarapan dari rumah, lupa belum dimakan...kamu kan lapar dan gak nafsu tadi makan masakan rumah sakit. Jadi makan aja sarapan punya Zira" Kata Zira menyodorkan makanan nya, tanpa basa basi lagi, Riana pun membuka kotak bekal Zira dan langsung melahap isinya


"Mmmm Enak banget Zira sandwich nya" Kata Riana dengan mulut penuh


"Makan dulu ih, gak sopan tau" Zira mengingatkan dan Riana pun mengangguk, namun tiba-tiba Riana terbatuk saat melihat Crish masuk ke dalam kelasnya


"Ikut gua" Ucap Crish pada Riana yang masih terkejut, setelah mereka keluar kelas Crish mengutarakan maksudnya


"KENAPA LO BAWA DIA KEMARI?" Tanya Crish dengan suara pelan namun mengancam

__ADS_1


"Santai kali" Jawab Riana


"Jawab" Pinta Crish


"Iya, iya.... dia yang maksa gue buat pulang. Dokter pun gak bisa nolak" Tutur Riana yang membuat dahi Crish mengerenyit


"Kenapa?" Tanya Crish


"DIA MERENGEK TERUS, MANA SUKA NAMPILIN PUPY EYES LAGI. KAN GUA JADI GAK TEGA" Teriak Riana yang mulutnya langsung dibekam oleh Crish


"Gue kagak budeg kali" Kata Crish, sedangkan Riana menaikan jarinya berbentuk huruf V


"Yaudah gua pinjem dulu teman lo" Kata Crish lalu masuk ke dalam kelas Riana dan menghampiri meja Zira


"Ikut gua Zir" Kata Crish dengan lembut


"Kamu siapa?" Tanya Zira yang berusaha menahan tawa nya


"Gua Crish" Jawabnya dingin


"Oh jadi kamu yang nolongin aku tadi, akhirnya ketemu juga...terima kasih udah nolongin Zira ya....tadi Zira so so an nanyain Crish yang noongin Zira, padahal gak tau orangnya yang mana" Ucap Zira sambil tertawa kecil


"Kamu gak ikhlas?" Tanya Zira


"Udah ikut aja, lo udah mendingan kan?" Tanya Crish walau sebenarnya tak mau ia membawa gadis itu karena Zira masih nampak kesakitan


"Iya... Zira udah sembuh ko " Ucap Zira meringis


"Bohong banget lo" Batin Crish yang langsung menarik Zira pelan


"Kamu mau mau bawa aku ke mana?" Tanya Zira


"Nanti juga tau" Jawab Crish tersenyum kecil sepanjang koridor, Crish dan Zira menjadi pusat perhatian karena kejadian pagi tadi, ada yang memandangnya dengan tatapan kagum, ada juga yang memandangnya iri


"Gila sosweet banget gak sih?" Tanya Zania yang merupakan teman dari Alexa, sang pembully sekolah


"Yang gitu sosweet? iw....yang pantes di posisi itu gua kali....oh my good ganteng banget sih Crish" Tutur Alexa seraya mengipas-ngipas tubuhnya


"Iya deh...princes kan paling cantik" Kata Via yang merupakan salah satu temannya juga

__ADS_1


Sesampai Di UKS


"Loh Crish, ko kamu ke sini? aku kan udah dj obatin smaa dokter" Kata Zira seraya menyubit lengan Crish


"Siapa yang ngobatin lo" Ketus Crish yang langsung masuk bersama Zira


"Loh....Ethann" Kata Zira pada cowok dihadapannya


"Hai...ko lo kenal gue?" Tanya Ethan melambaikan tangannya


"Kamu kan yang di jodohin sama aku...aku Zira Ethan" Kata Zira menjelaskan


"Sejak kapan? aneh banget lo. Si Crish tadi juga ngomong gitu, kalian ada-ada aja bikin gue pusing" Ucap Ethan sambil mengingat -ngingat wanita itu, siapa tahu ia kenal. Namun seberapa pun dia mengingatnya, tak satu pun kenangan tentang gadis itu ada dalam kepalanya, tapi tiba- tiba reaksi Ethan berubah


"Bentar...lo ko mirip cewe gue waktu kecil" Kata Ethan yang memperhatikan Zira seperti gadis yang iya selalu jaga dulu


"Apa kamu bilang?" Tanya Zira mengulangi pertanyaannya


"Oh enggak apa-apa ko" Elak Ethan dan menyunggingkan senyumannya, sementara itu...Crish hanya di buat pusing oleh keduanya


"Ada apa ini sebenarnya" Gerutu Crish seraya memandang keduanya, kemudian pandangannya teralih pada Ethan yang bangun dari tempat tidurnya


"Mau ke mana lo?" Tanya Crish seraya melotot pada Ethan


"Mau ke kelas lah, kan di sekolah itu tempatnya belajar bukan dirawat" Jawab Ethan sambil berjalan, namun karena tidak hati-hati, dia tersandung sebuah meja yang berada di Uks hingga membuat Zira dan Ethan menepuk jidat, namun saat tahu kepala Ethan terbentur meja, mereka semua panik termasuk Ethan sendiri, Ethan pun mengerang kembali seraya memegang kepala nya kuat


"ETHAN...LO KENAPA LAGI" Tanya Crish yang tak kunjung dijawab oleh Ethan, Crish pun memindahkannya ke brankar yang tadi ditempati oleh Ethan. Kini Ethan kembali pingsan yang membuat Crish lagi-lagi harus merawatnya


"Nyusahin banget lo" Kata Crish seraya mendekatkan kayu putih ke hidung Ethan, namun belum sempat Crish melakukannya, Ethan langsung bangun dari pingsannya sambil mengucek-ngucek matanya


"Lo...jangan deketin gue" Kata Ethan panik yang membuat Crish kebingungan


"Sadar lo Than, gue jni Crish" Kata Crish seraya menampar pipi Ethan


"Bukan...lo pembunuh Zizi kan?" Tanya Ethan yang masih sangat panik


"GUE CRIS ETHAN" Bentak Crish sambil menampar pipi Ethan kembali, seketika Ethan pun terperanjat


"CRISH?" Tanya Ethan yang kesadarannya mulai kembali

__ADS_1


__ADS_2