RAPUH

RAPUH
Bab 26


__ADS_3

"ZIRAAA PELAN-PELAN JALAN NYA" Teriak Riana yang sudah cape mengejar Zira yang lari-larian terus


"Ah kamu mah lemah, yaudah aku diem nih" Kata Zira yang langsung mendekati Riana. Zira kasihan melihat Riana yang ngos-ngosan setelah habis mengejarnya, dia pun berinisiatif untuk membelikan minuman untuk Riana...


"Kamu tunggu di kelas ya, aku mau beli minuman dulu" Kata Zira pada Riana, belum sempat Riana mencegah. Zira sudah berlari duluan dan mau tak mau Riana menurut.


Zira menyelusuri kantin, dan dengan cepat ia berhasil membawa dua botol minuman dengan bersemangat. Ia berlarian dan tanpa sengaja menabrak seseorang hingga minuman yang di bawa Zira terjatuh


"Aduh maafin Zira ya, malah lari-larian" Kata Zira pada orang itu, sejenak mereka bertatapan...dan betapa terkejutnya Abyan melihat Zira dengan perasaan ketakutan...


"Zi..Zizi, kamu masih hidup?" Tanya Abyan yang membuat Zira mengrenyit, sedangkan Abyan merasa merinding


"Zizi? Zizi siapa? Aku Zira bukan Zizi, udah deh aku mau ke kelas" Kata Zira yang langsung berlari tanpa mau berurusan lagi dengan orang yang di lihatnya saat berantem dengan Ethan dulu


"I-itu beneran Zizi? kenapa Ethan gak tau? padahal dia sekolah di sini?" Gerutu Abyan yang kini memutar otaknya


"Ah...mungkin neneknya Zizi" Gerutu Abyan yang tidak mau ambil pusing


•••


" Gercep amat neng beli nya, perhatian nih ye cieeee" Goda Riana yang langsung nyomot minuman nya


"Ih....Riana mah gak sopan banget ya sama Zira, mentang-mentang tampang Zira ke bocil ya?" Tanya Zira dengan wajah lugu dan puppy eyes nya


"Lo tuh kaya setan" Kata Riana, memang benar jika mengingat kejadian akhir-akhir ini yang mengerikan. Apalagi jika kepribadian Zira terganggu...


"Ish jahat bangettt" Kata Zira lagi yang langsung meneguk minumannya satu botol habis, Riana melongo takjub melihat reaksi temannya ini jika ngambek....

__ADS_1


"Buset, laut aja kalau dia ngambek ke nya kering deh" Kata Riana mengada-ngada


"YAN....YANAAAAA" Teriak salah satu teman kelasnya yang sering menyebut Riana dengan Yana yang tengah berlari di luar kelas menuju kelasnya


"R-I-A-N-A" Eja Riana yang merasa sangat kesal


"I-iya itu maksudnya" Kata cewe itu ngos-ngosan


"Ada apa lo kocar-kacir begitu?" Tanya Riana lagi


"Dave sama temannya si ganteng sekolah, sekarang lagi tawuran di depan sama anak sekolah lain" Kata cewek itu memberi tahu Riana karena dia tahu bahwa Riana dekat dengan para The boys, Riana yang mendengar itu pun langsung berlari bersama Zira yang masih menenteng botol kosong minumannya, suasana sekolah sungguh sepi. Mereka semua masuk ke dalam kelas karena perintah dari Ethan. Sedangkan Zira dan Riana kini sedang bersembunyi melihat kedua belah pihak tengah baku hantam....


"A-abang Crish" Gerutu Zira yang melihat Crish di pukul dari berbagai arah. Untung saja dia pandai bela diri, sedangkan Ethan membabi buta, tatapan matanya pun mengerikan, siapapun yang ingin berkelahi dengannya harus susah payah mengatur startegi terlebih dahulu.


"Ke nya kita percuma deh ke sini, The boys ahli bela diri semua" Kata Riana tanpa mengalihkan pandangannya dari Dave, Crish, Samuel ,Aaric Ethan sama Arif.


Sedangkan Zira sama sekali tak mendengarkan Riana yang sedang mengoceh, ia memandang Crish khawatir karena lawannya lebih dari empat orang,


Bughhhh...


"BANGGGGG CRISSHHHHHHHHHH" Teriak Zira yang langsung keluar dari persembunyian nya dan menendang orang yang memukul kepala Crish menggunakan tongkat baseball dari belakang


"Bang...bangun bang" Pinta Zira khawatir karena Crish kehilangan kesadaran nya


"Bang ini Zira bang" Teriak Zira yang mengangkat kepala Crish yang penuh darah, sedangkan anggota The boys lainnya panik melihat Crish yang terkenal sangar tumbang....Zira menangis melihat Crish yang tak kunjung bangun, ia teringat kembali masa lalunya....


"Zir...balik ke sini bahaya di sana " Teriak Riana yang melihat lawan semakin gencar mengepung mereka...Zira tak mendengarkan perintah Riana, dia terus menangis hingga hatinya terasa sakit. Zira menatap sekeliling lawan the boys yang tengah mengepung mereka, napas Zira tersenggal-senggal....

__ADS_1


"BANGSATTT LO " Teriak Zira seraya menendang beberapa lawannya di depannya, tiga orang tumbang oleh Zira dikarenakan serangannya tepat mengenai titik vitalnya...


"BANGSAT LO...COWOK MACAM APA LO...GENG MACAM APA LO BERANI NGEROYOK ABANG GUE" Bentak Zira yang sadis melakukan beberapa serangan....karena Zira tak puas jika hanya memukul dan menendang dengan kemampuan bela dirinya, akhirnya Zira melihat sekelilingnya untuk mencari sesuatu.....sedangkan yang lain sibuk menangani musuh nya lagi...


"Itu dia benda yang gue cari" Ucap Zira tersenyum Smirk, Riana sudah kalang kabut saat itu. Dia juga bingung harus melakukan apa,


"Ziraaaa....sadar lo... sadar....." Teriak Riana sambil berlari mendekati Zira, namun kini Riana juga malah ikut di pukuli oleh Mortal Enemy


"Jangan halangi gue bangsat" Kata Riana pada anggota mortal Enemy di depannya


"Cantik juga lo, habis ini kita kencan ya?" Ucap cowok itu yang langsung di beri pukulan keras oleh Riana,


"Punya nyali lo? dasar ******" Umpat Cowok itu yang mulai pertengkaran nya dengan Riana


Sretttt...jleb...sret...jleb...jlebbb....


"AAAAA....SAKITTT........BANGSATT...CEWE SETAN...BERHENTI LO " Ucap lelaki yang tadi di pukul Zira, kini Zira malah menusuknya menggunakan pecahan kaca yang tadi ia temukan. Entah siapa memang yang membuang kaca itu sembarangan, tapi Zira berterima kasih akan hal itu.


"BELUM SEBERAPA DENGAN APA YANG ABANG GUE TANGGUNG...LO JUGA SAMA...SAMA-SAMA PENGECUT " Kata Zira yang kini beralih pada teman -teman cowok itu. Dave yang kala itu sudah berhasil menang dari lawannya kini mendekati Zira,


"ZIR UDAH ....LEPASIN DIA LEPASINNN" Kini Dave berteriak keras, sehingga semua orang kini beralih pada apa yang Dave lihat, Ethan yang nampak panik pun segera mendekati Zira


"APA-APAAN LO, SIAPA SURUH LO BERTINDAK KAYAK GINI HAH? INI ATURAN GUE BUKAN LO" Ethan membentak Zira kala melihat apa yang Zira lakukan, walau dia juga sering memukul lawannya hingga bapak belur, tapi ia tak pernah berniat untuk membunuh nya


"Siapa lo? ngatur hidup gue? " Sinis Zira memandang Ethan menampilkan tersenyum mengerikan


"GUE CALON SUAMI LO " Ethan sudah kelewat sabar melihat sikap Zira

__ADS_1


"MIMPI LO BANGSAT" Zira membentak Ethan seraya menendang perut Ethan dengan kuat, Ethan yang kala itu terlalu panik dan merasakan sakit di perutnya, kini kepalanya mulai terasa nyeri kembali hingga dia juga kehilangan kesadaran


"Ja-jangan lakuin i-itu Zir" Kata Ethan yang kini sudah sempurna menutup matanya


__ADS_2