
"Capt sayang?! Ah jadi dia cewek kamu di kantor Zach? Ya udah aku pergi aja?!"
Ucap Brianna sambil melirik ke arah sang kekasih tampannya. Lalu Briana pun melesat tapi sebelum itu melewati bahu Diana dan menabraknya dengan keras.
"Hey beri jalan!"
Brug!
"A hhh, siapa sih Capt ngga punya sopan santun, main peluk-peluk kekasih orang seenaknya!"
"Hey jaga mulutmu Diana apa yang kamu maksud dengan kekasih orang itu?!"
"Oh maaf capt sayang gitu aja kok marah?!" Dimanapun melancarkan aksinya untuk meraba bagian vital Zach yang sudah menegang sejak tadi akibat ulah sang kekasih. Sontak bagian yang menonjol itu pun tertangkap mata Diana sang penggoda Zach yang konon katanya, pria mana pun tak bisa menolak pesona cantiknya.
"Cukup Diana, walau kamu bugil di depanku pun tongkolku tak akan bereaksi di depanmu, tongkolku hanya bereaksi jika sang pawang mendekatinya?! Heh!"
Bisik Zach dengan sarkas pada Diana yang masih tak sadar juga bahwa gadis cantik yang menabraknya tadi adalah kekasih Zach.
Lalu pesta perayaan makan siang itu pun selesai di gelar dengan Zach akhirnya tanpa membayar apa pun karena Jelita yang denga cuma-cuma menghadiahkan hidangan mewah dari hotelnya untuk kenaikan pangkat Zach yang membuat bangga semua orang yang mengenalnya.
"Ayo capt sayang nggak balik bareng kita ke kantor?"
"Oohh duluanlah kalian, aku masih ada urusan penting!"
Jawab tegas Zach karena sang kekasih tidak akan membiarkannya hidup jika tidak bertandang dulu ke penthousenya.
"Ehem ehemm mau cup cup muah muah dulu ya Capt?" Ucap Sholeh yang di sahuti kekehan usil anggotanya yang lain termasuk Deny dan Samsul. Lalu Diana yang penasaran pun akhirnya menanyakan perihal perkataan mereka yang menimbulkan kecurigaannya semakin memuncak saja.
Lalu Diana dan ke lima puluh anggota yang lain hanya melihat saja tubuh tegap tinggi menjulang pria tampan itu yang melengos dan melewatinya saja tanpa mengucapkan apa pun lagi.
"Heh Samsul, apa sih maksud capt tadi ada urusan penting?!"
"Ck ck Diana Diana kasihan deh kamu mending kamu sama aku aja Hmmm? Aku akan melayanimu seperti seorang putri sayang?"
"Cih ngga sudi ya!"
"Pfftt hahaha, kamu masih nggak nyadar aja sayang kalau capt kita sedang ngapel ke kediaman sang pacar."
"Hah a apa maskdumu?!
__ADS_1
"Yahh selepas putusnya capt dengan anak komandan Sentot ngga pakai lama pria tampan itu pun langsung dapat ganti. Nggak tanggung-tanggung lagi gadis itu anak pemilik hotel dan juga crazy rich Austin Lambert kamu pasti sudah pernah mendengar namanya bukan?"
"Ohh benarkah jadi gadis tadi adalah kekasihnya?"
Tanya Diana sambil sedikit murung lalu menyetir mobilnya sendiri untuk kembali ke markas dengan kesedihan yang memuncak.
"Breng sek! Aku nggak terima! Berbondong-bondong aku mengejarnya setelah tau kalau dia batal married eh udah kecomot duluan ama tu cewek labil! Eh ba jingan!"
Umpatan Diana seolah menembus ke telinga anggota Zach yang lain, di lain mobil.
"Wah Den katanya si Diana ngamuk tuh ngeliat Capt ternyata udah ada yang punya?"
"Iya nih aku juga heran ama Capt kok cepet banget sih buat ngejalanin hubungan baru, padahal luka lama belum sembuh, Jangan-jangan emang capt cuma jadiin su Briana pelariannya aja, kalo menurut kalian, kalian lebih milih yang mana?"
"Dari ketiga bidadari itu maksud lo?"
"Iyalah siapa lagi? Ya tentunya ketiga bidadari itulah?"
"Oh aku sih lebih memilih Briana secara lebih mulus lebih mudah lebih montok lebih segala-galanya dan juga paling kaya. Gue ngedukung Capt seratus persen kalau memilih gadis itu."
"Yah lu bener yang muda emang labih alamakhoi."
"Pfft hahaha gue ngebayangin pembicaraan kita ini didengar sama tu orang bisa-bisa nyawa kita melayang men!"
"Kalau menurut gue sih si Capt tuh sebenarnya demen sama Mbak Karina tapi karena Mbak Karina itu adalah anak dari komandannya mungkin cap juga mau menjaga supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan sebelum mereka menikah. Namun Mbak Karina sudah keburu selingkuh dengan Dirga untuk mencari kepuasan yang lain karena tidak mendapatkannya dari sang kekasih."
Ucap Deni yang seraya berkoar-koar seolah-olah mengetahui segala hal tentang hubungan pribadi sang komandan.
"Iya nih si Deni kok lu kayak dukun sih den tau aja masalah pribadi orang jangan-jangan nggak kayak gitu ceritanya den lu jangan ngumbar cerita orang sembarangan deh. Nah kalau gue lihat nih si cap sama Briana mesumnya minta ampun Man lo inget gak waktu kita razia di klub malam waktu itu si Briana kan mabuk tuh nah dia langsung ngegendong aja tuh cewek padahal Baru pertama kenal jangan-jangan masih belum kenal lagi waktu itu?!"
Ucap Soleh tak kalah semangat kalau melihat sang kapten seperti menemukan cinta barunya yang lebih menggoda.
"Iya lho bener leh lalu di razia yang kedua udah ******* aja tuh berdua ya kan ingat nggak pas briananya lagi dansa ama Roy lalu kep ngedeketin sambil beradu mulut tengkar maksud gue tiba-tiba beradu mulut beneran sampai lama banget ya kan lalu keduanya pergi dari tempat itu dan besoknya lagi ketemuan lagi ketemuan lagi dan akhirnya mungkin jadian ya?"
Ucap Samsul tak kalah antusias.
"Udahlah Diana mah buat kita-kita aja, kalau Diana laku nggak ada pemandangan di kantor ya nggak sih."
"Pffttt hahaha."
__ADS_1
Lalu ketiganya pun saling tertawa terbahak-bahak setelah teringat kejadian Diana yang sewot karena sang kapten yang ternyata sudah memiliki kekasih baru.
~ Bougenville Appartment Residence ~
"Ugh Zach nggak usah berangkat lagi, ini hadiah buat kenaikan pangkat kamu?!"
Briana menyodorkan kertas kado berukuran kotak persegi panjang dengan pita cantik di atasnya.
"Hai bawel! Nggak mungkin aku nggak berangkat lagi aku cuman izin sebentar ke anggotaku."
Ucap Zach spontan saat sang kekasih merajuk agar pria tampan itu tidak pergi lagi meninggalkannya.
"Hadiah apa ini?"
"Ya buka dong Om jelek! Igh lu tuh yang bawel banyak nanya?!"
Lalu Zach pun sedikit tersenyum simpul kala sang kekasih ternyata juga kesal karena sebutan bawel yang di sematkan padanya setelah keduanya jadian ternyata juga membuatnya akhirnya membalas sebutannya itu.
"Ahahaha makasih kado kemejanya sayang."
"Heh, males banget makasih doang?!"
Lalu pasangan yang memang sering bertengkar karena hal-hal kecil itu pun akhirnya bermesraan kembali saat Zach akhirnya mengurungkan niatnya untuk berangkat lagi ke kantor.
Krrrrriinngg!
Incoming Video Call . . .
Ibu
"Assalamualaikum Zach."
Briana yang memeluk Zach erat kemudian dengan kepercayaan diri tingginya Zach pun ingin mengenalkan sang kekasih barunya kepada ibundanya yang ternyata . . .
"Waalaikumsalam ibu . . ."
"Loh Siapa gadis itu Zach? Ini Hanisti ingin bicara denganmu sebentar?"
Deg!
__ADS_1
Sebelum menjawab pertanyaan ibunya yang tiba-tiba berubah haluan ke perkenalan. Seketika mata Briana dan Zach pun membelalak saat sang ibu ternyata ingin mengenalkannya dengan gadis lain di luar sepengetahuan Zach.
To be continued . . .