Razia Cinta Polisi Tampan

Razia Cinta Polisi Tampan
Sumpah Briana!


__ADS_3

"Ana! Sholeh tinggalkan saja aku yang akan mengurusnya?"


Brianna dengan tingkah cueknya agar Soleh segera pergi dari sana pun agaknya tetap nemplok ke badan tegap pria tampan itu.


"Baik Komandan, siap melaksanakan perintah!"


"Ana? ya tuhan apa yang kamu lakukan?!"


Zach pun geram pada gadis cantik itu kala tingkahnya sudah sangat membuatnya tidak bisa tenang.


"Gue kan nggak ngapa-ngapain Zach gue cuma telponan tadi, terus ya gitu deh, gue nggak bisa pelan nyetirnya." ucap Ana pada polisi tampan itu sambil menempelkan kepala di dada Zach lalu memonyongkan bibirnya sampai 5 centi.


"Ana dengar sekali lagi kamu bikin ulah kamu nggak akan aku kasih ampun!"


"Berarti kan kurang 2 kali?"


Jawab Ana yang lagi-lagi selalu membuatnya kesal seraya menempelkan kepalanya ke dada Zach yang entah mengapa selalu tak bisa jauh dari godaan gadis cantik itu.



"No ana kurang satu kali mengerti Ana?" Sekarang mana kunci mobil kamu?!"


Tanya Zack pada Ana kala gerak-gerik Ana mungkin sekarang akan di perhatikan oleh polisi seluruh negeri itu dikarenakan penolakannya pada saat akan dirazia pasti plat nomornya sudah ditandai dan diharuskan untuk dibawa ke kantor polisi guna penanganan selanjutnya.


"Ini memangnya kenapa?"


"Bawa mobilku pulang aku akan mengurus sisanya. Mobil kamu pasti sudah ditandai oleh para polisi lantas di seluruh sudut jalan ini Ana. Hati-hati di jalan dan ingat sekali lagi jika kamu membuat kesalahan maka aku tidak akan melepaskanmu!"


"Aahhh mauuuuu!"


"Ana! Aku serius!"


"Ck! Iya iya igh bawel." ana pun marah sambil menghentak hentakkan kakinya ke aspal pinggiran jalanan raya itu.


"Kenapa mas ada apa ya? apa mbak nya ngga apa-apa?" Sapa bapak-bapak penarik taxy online yang memeriksa apakah keduanya ini terlibat perkelahian atau kecelakaan mungkin. Namun setelah terlihat Zach membelai rambut panjang Ana seketika pria itu pun berkata . .


"Ohh pertengkaran suami istri tohh?"

__ADS_1


"Aahhh buk hmmmpp."


Zach pun membungkam mulut mungil Ana dengan tangan kanannya. Seketika sesuatu di bawah sana menegang saat tangannya menyentuh bibir pink kemerahan yang alami itu.


"Yah saya sangat cemburu dengan tingkah kekasih saya yang suka keluyuran sendiri di siang bolong begini pak?!"


"Ohh pertengkaran sepasang kekasih toh, iya gitulah neng kalo cowoknya sangat sayang sama neng ya jangan terlalu keras kepala cepet baikan gih, baikan jangan marah terlalu lama tar cowoknya di ambil cewek lain Lo?"


Sontak Ana pun memberi kecupan di pipi brewok Zach. "Iya pak saya udah maafin dia kok! Cup!" ucap Briana yang tak terasa ternyata tumbuh perasaan ingin lebih memiliki pria tampan ini. Ana pun memeluk perut six pack Zach lalu Zach pun mengecup puncak kepala Ana lalu marangkul bahunya sebelah kanan dan mengatakan.


"Ana suka ya ngebuat hubunganku dengan cewekku jadi berantakan?" Hmmmm?" bisik Zach perlahan seperti mencium telinga Ana.


Deg!


Setelah keduanya berakting begitu mesra di depan Bapak sopir taksi online itu lalu Ana pun sedikit merasakan sakit menyayat di dasar hatinya kala akhirnya Zach jujur bahwa dirinya sudah memiliki kekasih.


Briana pun akhirnya menundukkan kepalanya kemudian melangkah dengan lemasnya menendang-nendang kerikil-kerikil yang rapat di antara aspal itu hingga sampailah langkah kaki Briana ke mobil milik Zach yang sementara dipinjamkan kepadanya.


"Ana?! tunggu Ana?!


BRAKK!


Briana mulai sadar bahwa kini Briana yang harus tetap melanjutkan hidupnya walau tanpa Zach si polisi yang berhasil mengobrak abrik hatinya di 3 hari berturut-turut bertemu dengannya terus-menerus namun selalu saja ada sang kekasih yang selalu diingatnya.


"Bren gsek! Cowok semua sama saja lihat saja nanti gue nggak akan pernah ketemu ama lo lagi! Gue titipin kunci mobil lo di satpam gue ngerti lo Zach gue akan menutup pintu hati gue buat lo!"


Satu jam kemudian Briana pun sampai di kediamannya.


~ Bougenvile Appartment Residence ~


"Pak gue nitip kunci mobil ini untuk pak Zachary ya? Bilang padanya bahwa Briana tidak ada di tempat, Briana pergi ke dunia lain selamanya!"


"Oh iya non baik non Pak Zachary a non?"


Lantai 70


Setelah masuk ke dalam kamarnya yang begitu nyaman Briana pun membantingkan saja tubuhnya seperti tidak memiliki tenaga apapun seraya lemas dan juga sakit hati mengingat kata-kata yang diucapkan zat tadi membuatnya sadar bahwa zat adalah milik orang lain yang tidak seharusnya diharapkannya menjadi pasangannya kelak.

__ADS_1


"Terus kalau emang lu udah punya cewek ngapain lu bantu-bantu gue bantu mobil gue ngedatengin gue nyium gue dasar Breng sek! Ba jingan!"


"Lihat saja nanti Zach gue nggak akan pernah mau ketemu ama lo lagi dan gue Briana sudah menutup pintu hati gue buat lo jika lo diputusin sama cewek lu suatu hari nanti, itu gara-gara kelakuan lo yang gak bisa nolak semua cewek yang ngegoda loh saat lo terlibat permasalahan razia dan lain sebagainya seperti sekarang! Harusnya lu tegas dong dan nggak ngebiarin gue ngegoda lu harusnya lo pergi dari kamar gue waktu itu ini nggak, lo malah nyium gue tanpa seijin gue asal lo tau ya gue nggak ikhlas tau nggak sih!"


Briana pun berbicara sendiri pada dirinya di dalam kamar luasnya yang begitu nyaman lalu perlahan-lahan mata indahnya pun terpejam.


~ Kantor Polisi ~


"Waduh gawat nih tadi tuh gue kan ngilang tuh ada cewek cakep banget naik mobil sport terus atapnya kebuka lalu dia kan nggak bawa surat-suratnya gitu dompet pun dia nggak bawa dan gue kan kasihan juga sama dia Jadi ya gue suruh aja dia manggil cowoknya kek suaminya kek atau apalah. Eh lu tau nggak dia manggil siapa?"


"Terus terus?"


"Cowok itu yang dipanggil oleh cewek cantik tadi adalah Aiptu Zachary!"


Deg!


"Lah bukannya Pak Komandan sudah punya tunangan anaknya Kom pol Sentot, bisa gawat tuh kalau emang ada sesuatu antara komandan dengan gadis lain?"


"Udah gitu mereka berciuman lagi men! tepatnya cewek itu sih yang pengen nyosor mulu sama komandan. Ya tahulah tampang komandan begitu paripurna kayak model internasional. Tapi emang dasar ceweknya cakep bener mau dia nyosor si komandan juga kagak ada orang yang protes ya emang kayak sepasang kekasih begitu."


Lalu . . .


"Ehem ehem, kalian ngomongin saya?"


Tanya Zach to the point kepada para anak buahnya yang sedang seru menceritakan tentang kejadian siang tadi yang begitu menguras adrenalinnya.


"Tuh mobilnya di depan periksa surat-suratnya dan juga background gadis itu semuanya! Aku mau semuanya?!"


"Baik bos biodatanya namanya adalah Brianna Judith Lambert anak dari Austin Lambert yakni crazy rich pemilik bugenvil Hotel Internasional berikut juga bugenvil hotel di negeri ini.


"Soleh sekalian Austin Lambert bagaimana bentuk wajahnya dan penampilan fisiknya?"


"ini Komandan orangnya masih terlihat tampan walau di usianya 65 tahun sekarang masih pantas kan bersanding dengan yang ABG?


"Ah jadi aku sudah salah menilainya Ana Ana? Ku kira kamu simpanan om om hidung belang hingga bisa tinggal di penthouse mewah itu ternyata kamu adalah anak dari crazy rich dan konglomerat yang sangat dihormati di negeri ini."


"Lalu bagaimana bos adakah kesempatan untuk mbak Briana menggantikan posisi Mbak Karina?!

__ADS_1


Deg!


To be continued . .


__ADS_2