Reinkarnasi Istri Jahat Sang Presdir

Reinkarnasi Istri Jahat Sang Presdir
#Tukang Selingkuh Mom


__ADS_3

Dia teringat dengan pertama kalinya bertemu Maicha. Bagaimana gadis polos dan ceria itu tersenyum malu-malu padanya saat mendengarkan kalau dia akan menjadi istirnya. Namun setelah selesai pernikahan dia membuat gadis yang awalnya ceria dan selalu menyapanya langsung meredup, sapaan yang terdengar lembut itu terdengar nada dingin.


Awalnya memang kesalahannya, tapi ketika Maicha bersama dengan Andreas ia merasa cemburu yang tak mungkin ia katakan.


Leo menghela nafas, kemudian bersendekap. Kedua netranya masih memandangi Maicha yang tertidur pulas. Seandainya ia tidak melakukannya, mungkinkah pernikahannya akan harmpnis seperti orang lainnya, bergandengan tangan bersama-sama dan berjalan santai.


"Maicha."


Leo mengambil selimut di dalam lemarinya, lalu memakaikammya ke atas tubuh Maicha. Ia menoleh dan melihat Audrey yang tidak memakai selimut. Ia pun membawa selimut lagi dan memakaikamnya ke atas tubuh Audrey. Sejenak ia menatap wajah kekasihnya itu, pertama ia teringat dengan pertemuannya, dia menjalani hubungan dengan Audrey sekitar dua tahun lebih, namun ia terpaksa menikahi Maicha karena tidak ingin membuat sahabat kedua orang tuanya kecewa padanya. Ia masih ingat betapa mereka menjaga persahabatan mereka, ia terpaksa menyetujui pernikahan dengan Maicha dan menyakiti Audrey.


Hingga ia membawa Audrey masuk ke dalam rumah tangganya dan membuat Maicha marah. Maicha memang berhak marah padanya, tapi ia tidak tau kenapa Maicha sangat membenci Audrey, yah mungkin karena Audrey datang ke dalam rumah tangga mereka.


Drt


Leo menoleh ke arah atas meja. Suara getaran ponsel milik Audrey, ia pun mengambilnya dan melihat nama yang tertera sang mommy.


Leo melangkah ke arah balkon, dia langsung mengangkatnya dan ingin mengatakan kalau Audrey sedang tidur. Namun saat suaranya ingin terbuka ia mendengarkan suara mommy Luna dan mulutnya terbungkam, alisnya berkerut, wajahnya kebingungan dan tidak mengerti.


"Audrey, dengarkan mommy. Kau harus berhati-hati pada Maicha. Ingat jangan sampai Maicha merebut Leo dari mu seperti ibunya yang merebut kekasih mommy."


"Satu hal lagi, kau harus mengawasi Maicha, jangan sampai ada celah dia mendekati Leo."


"Audrey kau mendengarkan Mommy kan?"


"Kau pasti tidur."

__ADS_1


Bip


Leo menatap ponsel Audrey, yang tidak ia pahami ibunya Maicha. Kenapa harus menyangkut ibunya Miacha, momny Viona. "Apa hubungannya?" kalau masalah dengannya ia mengerti, tapi yang tidak ia pahami ketika menyangkut mertuanya.


"Apa Audrey memiliki rashasia?"


Leo mengambil ponselnya dan menyuruh Daniel untuk memeriksa latar belakang keluarganya Audrey. Ia penasaran sebenarnya ada hubungan apa ibu kekasihnya dengan ibu mertuanya.


Jika ia bertanya pada Audrey, ia takut Audrey tidak jujur padanya, tapi tidak ada salahnya kalau ia bertanya dan besok pagi ia harus menanyakannya pada Audrey.


Keesokan harinya.


Suara ketukan pintu membangunkan Leo, terdengar suara seseorang yang membuatnya terperanjak dan terkejut. "Iya Mom, tunggu sebentar."


"Audrey cepat bangun. Hey," Leo menepuk pipi Audrey hingga membuat Audrey terbangun.


"Apa Leo?" tanya Audrey.


"Cepat bangun, kau harus sembunyi. Mommy kesini."


Audrey menyibak selimut dengan wajah kesal. Wanita itu mengganggu tidur nyenyaknya. Ia pun harus bersembunyi di kamar mandi menuruti kekasihnya.


Setelah menyembunyikan Audrey dengan aman. Leo memabngunkan Maicha, tidak kunjung bangun. Leo tidak memiliki pilihan lain selain menggendong tubuh Maicha ke atas ranjangnya. "Dia tidur seperti apa sih?" gerutunya.


Setelah menyelimuti tubuh Maicha, Leo mengambil seribu langkah menuju ke arah pintu. "Mommy." Sapa Leo dengan lembut.

__ADS_1


"Masuklah Mom,"


"Apa Maicha sudah bangun?" tanya Mommy Viona.


Leo tersenyum canggung, "Belum Mom, masuklah."


Leo menyingkirkan tubuhnya membiarkan mommy Viona masuk ke dalam kamarnya dan Mommy Viona melihat Maicha yang masih tertidur pulas, ia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Sayang bangun, ini sudah pagi. Kau sebagai istri harus bangun lebih dulu sebelum Leo. Apa ini? Kau masih tidur, seharusnya kau menyiapkan sarapan untum suaminyam"


"Maicha bangun,"


"Apa sih Mom? Aku masih ngantuk."


Mommy Viona menepuk jidatnya melihat kelakuan Maicha. "Leo maafkan mommy yang tidak mendidik Maicha dengan benar."


Leo tersenyum, sangat lucu melihat ekspresi Maicha yang begitu menggemaskan dengan bibir yang sedikit monyong ke depan. "Biarkan saja Mom, biar aku saja yang membangunkannya."


"Kau memang pria yang baik. Aku yakin, Maicha sangat beruntung mendapatkan mu."


"Beruntung apanya sih Mom? Dia laki-laki yang suka pamer loh, punyq istri masih saja punya kekasih." Maicha mengantur, kedua matanya memang belum terbuka, tapi kedua telinganya mendengarkan gerutuan mommynya itu.


Mommy Viona langsung menatap wajah Maicha, sedangkan wajah Leo berubah langsung pias, tubuhnya langsung panas dan keringat mulai keluar dari tubuhnya.


"Maicha apa maksdu mu?" Mommy Viona menatap Leo seakan meminta jawaban.

__ADS_1


__ADS_2