
Rival mengikuti langkah Caca, berbaring disampingnya. merasa cukup lega akan urusan perutnya
"Apakah kau mau ke surga bersama ku"
Caca memalingkan wajahnya menatap rival dengan polos nya ia menjawab "kau pernah ke surga"
"Surga dunia maksudku ca"
adakah surga dunia, aku belum pernah dengar baik di duani nyata maupun di sosial media, akan ku tanyakan pada Nabila saja nanti
Caca hanya melamun dengan pikirannya, tidak tahu apa yang di pikiran rival, dia memejamkan kedua matanya tidak ada aktivitas apapun, rival hanya terdiam. seperti nya dia memang lelah dan mungkin akan tertidur beberapa saat, begitu yang di pikiran Caca
baiklah akupun akan tertidur, setelah itu akan melanjutkan perjalanan menuju surga dunia, aaaaa dimana pun itu berada aku pasti bahagia, asalkan bersama rival
..
Jam sudah menunjukkan hampir pukul 3 sore dua insan manusia masih terlelap di alam bawah sadar. sementara para karyawan sibuk dengan pekerjaan masing masing mereka lupa akan kedatangan tamu anak pemilik hotel tersebut.
Caca mengeliatkan badan nya, melihat sekeliling dimana ia berada, bukan di kamar nya maupun di kamar Nabila
dimana akuu.
setelah berusaha mengumpulkan nyawa nya, ia tersadar bahwa sedang bersama rival di hotel.
Caca mencari kebenaran rival
rival dimana? ahh mungkin dikamar mandi, aku akan menunggu nya.
Setelah beberapa menit menunggu tak kunjung muncul orang yang ditunggu, Caca melangkah kan kaki nya menuju pintu kamar mandi
tak terdengar seperti ada orang di dalam
__ADS_1
"Rival, apa kamu di dalam?"
Tak ada jawaban, jeglek membuka pintu kamar mandi, tidak terkunci.
mungkin rival diluar
Caca mencuci mukanya, lalu menggosok gigi
meraih handuk kecil lalu keluar.
Di luar sudah ada rival duduk di sofa dengan ponsel di tangan nya
"Apa kau tidur dengan nyaman?" tanya rival
"Tentu. Apakah kau tidak tertidur?" sahut Nabila
"Tentu tidak tuan putri, aku tidak mendapat izin tidur bersama tuan putri" ucap rival yang masih memainkan ponsel nya
Caca hanya terdiam berfikir apakah tadi mimpi.
Caca berjalan menuju meja rias, merapikan rambutnya lalu berjalan menuju sofa. Duduk di sebelah rival.
"akuuu" Belum sempat caca melanjutkan ucapannya rival langsung memeluknya.
"Kau tadi tidak bermimpi, aku hampir melakukan nya, maafkan aku"
Rival tak ingin jawaban apapun dari Caca ia langsung ******* habis bibir Caca, kali ini Caca hampir lupa bernafas.
"Bernafas lah" ******* lagi lagi dan lagi tanpa memberikan Caca berbicara.
merebahkan tubuh Caca, lalu menatap Caca dengan sorot mata yang tidak bisa di baca.
__ADS_1
"Aku mencintaimu, bolehkah aku memiliki mu semuanya"
seperti biasanya rival tidak menginginkan jawaban apapun, rival bahkan tidak mengizinkan Caca berbicara sepatah katapun
Caca hanya boleh bernafas, mengatur nafas nya dengan baik. hanya itu yang rival butuhkan
Rival mulai melakukan aktivitas tangan nya, meraih belahan dada, membuka resleting dress Caca, sampai rival membuka kaitan bra Caca. Caca menyadari akan hal itu, Caca membiarkan nya
dia sudah kalah dengan nafsu nya, cairan di bawah sana sudah semakin banjir, Caca hanya bisa mengadukan paha nya, menggesekkan perlahan.
rival belum beralih dari bibir Caca tetapi tangan nya sudah memasuki area dada nya, perlahan meremas. memastikan Caca menikmati atau menolak perlakuan nya.
Caca hanya menggeliat kan badan nya, meremas rambut rival.
Akan ku lanjutkan.
Rival beralih ke area telinga, Caca hanya pasrah mendesah menikmatinya.
Tangan rival semakin turun ke ke perut terus perlahan menuju ke bawah.
Kini rival beralih ke leher lalu ke area dada semakin membuat Caca mendesah.
Caca hanya menggigit bibir nya kadang meremas rambut rival.
rival hanya memainkan tangan nya di bagian luar, sudah banyak cairan disana.
rival mencoba memasuki tangan nya, perlahan memutar searah jarum jam, membuat Caca mendesah semakin kuat.
rival mengetahui berada di tempat khusus ini tidak akan ada yang mendengar apa yang terjadi di dalam, terlebih lagi tidak ada cctv di sana
membuat rival bebas melakukan apapun.
__ADS_1
manager tidak akan berani masuk kedalam, mengetahui anak pemilik hotel sedang istirahat di dalam nya.
rival sudah mengatur semuanya dengan baik, tidak akan ada yang masuk ke dalam sana