Remajaku Di Renggut Pemuda Pemabuk

Remajaku Di Renggut Pemuda Pemabuk
Terlambat


__ADS_3

Caca menenggelamkan diri nya di kasur yang nyaman tanpa memikirkan apa yang baru saja terjadi pada dirinya.


Nabila tidur dengan suasana hati yang kacau, serasa di hujani jarum saja hati nya. mendengar semua yang di jelaskan Randy padanya tadi malam. Mereka tidur dengan nyenyak tanpa mimpi yang jelas. Nabila terkejut saat mendengar ketukan keras di pintu "Non bangun non ini udah hampir jam8, apakah non tidak berangkat sekolah" Ujar bi inem dengan suara yang cukup tinggi.


Nabila menggeliat kan badan nya, lalu melirik jam di meja. dia langsung terlonjak dengan apa yang ia lihat " Apa jam8, ada apa dengan aku" sambil berdiri menuju pintu.


"Non apakah tidak berangkat ke sekolah" ucap inem penasaran


"Duh bi kepala aku sakit, Caca juga tadi udah bangun karna tahu aku tidak berangkat dia tidur lagi" menunjuk Caca yang masih berbaring di atas tempat tidur


"apakah non sudah menghubungi nyonya" tanya inem lagi


"Aku lupa bi, tolong bibi yang telpon mama yaa. Aku mau sarapan di kamar juga, makasih ya bi" Langsung menutup pintu tanpa mendengar apa yang di katakan inem


Nabila langsung lari menuju Caca " ca jam 8, rival udah di pintu tuh" Nabila mulai menggoda Caca


"apa" Caca langsung terlonjak mendengar ucapan Nabila


"Jangan bukain pintu dulu, aku ga mau rival lihat aku saat baru saja bangun" sambil merapikan rambut gelombang nya


"hahahaha kena tipu kamu, aku makin gemas saja saat kamu panik" tawa Nabila memenuhi ruangan

__ADS_1


"bilaaaaa" teriak tidak kalah memenuhi ruangan


"Non, ada temen non di ruang tamu, sudah sedari pagi menunggu non " terdengar jelas di balik pintu kamar


"jangan jangan itu rival" tawa Nabila menggoda Caca


"nggak mungkin rival sampe senekat itu berani datang ke rumah kamu, apalagi sampe masuk ke rumah kamu" gerutu caca


Nabila lari menuju pintu " siapa yang datang bi" tanya Nabila sambil celingukan memastikan tamu nya tidak mengikuti inem


" Nama nya rival non, dia bilang temen non Caca. Ini non sarapan nya sudah bibi siapkan" lanjut inem


" bi bawa masuk aja yaa, aku mau nemuin rival dulu" mempersiapkan bibi masuk dengan membuka lebar pintu kamar nya.


inem keluar tanpa suara lalu menutup pintu dan melanjutkan pekerjaannya di dapur


"kamu ngapain ke rumah aku" tanya Nabila mengagetkan rival


"Caca mana" tanya rival yang tidak memperdulikan pertanyaan Nabila


" Caca masih tidur, hari ini kita tidak akan datang ke sekolah" lanjut Nabila

__ADS_1


" Hari ini seluruh guru rapat jadi anak anak disuruh belajar di rumah" sambil celingukan mencari Caca


"apaaa hari ini ada rapat guru, Yeah akhirnya aku bisa melanjutkan tidurku.


Caca hanya mencuci muka nya, lalu gosok gigi dan keluar dari kamar mandi. langsung menuju ruang tamu


"rival kamu ngapain" mengagetkan Nabila yang masih berdiri di depan rival


"Aku nggak mau kamu kengen sama aku, jadi aku putuskan untuk menemuimu sepagi ini" goda rival yang bisa membuat wajah merona Caca timbul sepagi ini


"Rivaaal" cerutu nya sambil menundukkan kepala karna mengetahui wajah nya suda memerah


Nabila berjalan menuju dapur dan mengatakan untuk menambah satu porsi sarapan lagi, inem hanya menatap nona muda nya sambil menuju ruang tamu lagi


"Kamu udah sarapan val" tanya Nabila


"belum, aku sedari pagi nunggu bidadari bangun sampai lupa dengan perutku sendiri" jawab rival sambil menatap Caca yang sudah di samping nya.


"ayo sarapan di kamarku saja, bi inem sudah menyiapkan semua nya" Nabila langsung beranjak menuju Kamar


"ayo sayang" menari tangan Caca untuk bangun

__ADS_1


mereka berjalan menuju kamar sambil melingkarkan tangan nya ke pinggang Caca


ini apa lagi tuhaan, sepagi ini aku sudah mendapatkan kejutan yang menghujani hatiku, aaaaaaa aku bahagia. terimakasih rival


__ADS_2