
Saat Nabila memperkirakan mobil nya sudah terlihat beberapa orang ramai di acar pesta itu, acara sudah hambil mendekati puncak, Bella yang sudah mempersiapkan segala nya dengan sempurna dia ingin ulangtahun yang 17 ini sangat sepesial dari tahun tahun yang sebelumnya, Caca langsung di pelototi oleh beberapa lelaki yang tidak ia kenal saat menuju sahabat nya Nabila
" Cacaaa" teriak Bella sambil berlari kecil menuju Caca dan Nabila. Bella langsung memeluk kedua sahabatnya itu dengan sangat gembira, mengetahui Caca si anak papa di izinkan keluar di jam yang hampir menunjukkan jam 12.
"Semua nya tampak sempurna" sahut Caca saat Bella mulai melepas pelukannya.
" Sekarang semakin sempurna setelah kedatangan bidadari surga ini" Bella yang antusias dengan Caca yang lupa menyapa Nabila " Hmmm" Nabila hanya memberi kode untuk menyapa nya juga. " dan tidak lupa juga denga malaikat yang sudah membawa kabur bidadari dari surga, Nabila yang semua bisa" sambil memeluk Nabila. Caca hanya melongo saat Bella memeluk Nabila dan ia tidak di peluk " Aku jugaa mau di peluk bell" sambil merentangkan tangan nya mulai memeluk kedua sahabatnya.
Randy yang sudah berdiri sedari tadi di belakang Nabila menyaksikan adegan drama persahabatan mereka yang selalu di inginkan seluruh wanita di kota ini, hanya mematung melihat kecantikan tiga bidadari yang turun dari surga.
"Bil, aku udah nunggu kamu dari jam8 kamu baru sampe sini hampir jam12, udah gitu kamu nggak kabarin aku lagi" sahut Randy yang sudah berjalan berdua tanpa di ganggu Caca dan Bella.
"maaf ran tadi aku sibuk buka pintu buat prince kita yang segala nya mau sempurna" ucap Nabilla sambil menggandengkan tangan nya ke Randy. mereka jalan berdua menuju minuman yang sudah di sediakan. Caca hanya berdua dengan Bella, Bella sibuk menyapa teman teman nya yang baru datang, sedangkan Caca hanya melihat sekeliling
betapa indah nya malam ini, ohh setelah acara puncak kan acara bebas jadi aku bisa minuman yang katanya di larang, ahhh aku jadi ingin cepat cepat mencoba nya sekarang. ahh tapi sabar ca gimana kalo sebelum acara puncak kamu udah mabuk duluan. Pikiran Caca sudah lari kemana mana saat ingin menikmati malam pertama ini dia berada di luar.
Caca hanya duduk di belakang Bella yang di depan nya ada kue ulang tahun Bella yang sangat besar, Caca hanya melamun memandangi kue tersebut, tanpa ia sadari ada yang duduk di sebelah nya
__ADS_1
"kok ngelamun" tegur Rival membuyarkan lamunan Caca
"rival kamu ngagetin akuu" dengan manja nya Caca mengatakan itu pada rival.
Rival hanya tersenyum melihat bidadari bermanja di depan matanya, " Fal aku disini serasa ga punya temen, Nabila sama pacar nya, Bella sibuk nyambut tamu, ahh aku kesel kenapa aku jomblo sih" rengek Caca sambil cemberut, Rival lagi lagi hanya tersenyum manis mendengarkan apa yang di katakan caca.
"makanya kamu jangan jomblo" sahut rival sambil menarik hidung mungil Caca.
Caca hanya bisa semakin merenggut saja saat rival mengatakan itu " Fal aku haus, tolong ambilin minum dong" dengan sedikit memanja lagi Caca mengatakan itu. lalu rival berdiri dan mengacak acak sedikit rambut Caca lalu pergi dengan senyuman senang, Caca hanya semakin merenggut saja saat rival melakukan hobi nya itu.
Lagi lagi Caca hanya merenggut, sudah terbiasa dengan tingkah nya rival yang sangat berbeda didepan nya saja.
oke sedikit tentang rival yaa
Rival itu lelaki terganteng di sekolah yang sama dengan Caca, tapi tidak ada yang tahu latar belakang nya, entah ibu atau ayah nya rival tidak ada yang tahu kebenaran nya. rival lelaki yang sangat pendiam terkecuali di depan Caca, dia akan mengutarakan apapun terhadap Caca. itu karena Caca pernah menolong nya saat kecelakaan tunggal, caca membawa ke RS dan merawatnya 2minggu sampai dia pulih total.
kembali ke pesta bella
__ADS_1
Jam sudah menunjukkan jam12 semua sudah kumpul untuk menyaksikan Bella tiup lilin, Caca sudah si samping kanan Bella dan Nabila sudah di samping kiri Bella, tidak tertinggal Randy dan rival sudah di samping wanita nya masing masing.
selang beberapa menit Bella sudah memotong kue nya dan menyuapi kedua sahabatnya. setelah nya mempersilahkan teman teman nya untuk memotong sendiri. dengan tak lama musik sudah berganti dengan yang menggairahkan pendengaran nya untuk tidak diam, Nabila di tarik Randy untuk berdansa.
Yaa randy memang jago nya berdansa, sedangkan Bella pergi entah kemana dengan pacarnya yang baru saja tiba.
Caca hanya melihat Nabila yang mengikuti gerakan Randy dan terkadang tersenyum sendiri saat Randy ingin mencium bibir Nabila tetapi Nabila menghindari nya.
"Kau ingin melakukan nya" tatap rival
dengan cepat Caca menjawab "apa?" Rival tak menghiraukan jawaban Caca dia langsung mencium bibir Caca, Caca dengan spontan melepaskan ciuman itu, tapi ia merasa ada yang aneh di dalam diri nya, Caca hanya menatap rival tanpa biacara, lalu memalingkan wajah merona nya.
"Apa yang kamu lakukan?" Caca
Rival hanya menyentuh dagu Caca dan mereka bertatapan kembali " Maaf ca aku tidak sengaja melakukan nya, jangan marah yaa" Sambil menenggelamkan wajah merona Caca ke dada nya.
apa yang terjadi, ada apa dengan jantungku. untuk pertama kalinya aku dicium lalu di peluk. tapi kenapa aku senyaman ini.
__ADS_1