
Jam menunjukan setengah enam pagi, setelah shalat subuh. Rifan menyalakan mesin motornya, ia pun menyantap sepiring telur dadar untuk memulai kegiatannya sebagai abang ojol.
"Cringggg!!!!!"
"Wah ada orderan masuk, gaslah sekarang.. Rinjani ini piringnya bawa ke dalam. kakak ada orderan masuk nih!!" perintah Rifan.
Rifan meminum segelas air, lalu Rinjani keluar dari dalam rumah kemudian mencium tangan abangnya itu.
"Kakak berangkat dulu ya!!" ucap Rifan.
Rinjani menjawab, "Iya, hati hati ya kak!!!"
Rifan menancapkan gas motornya, lalu ia pergi untuk mengambil orderan Kargo pengiriman barang itu.
"Jalan Sinar Kencana, no 7 Kota Baru blok L.. oke kesana sekarang.." Gumam Rifan.
Setibanya di tempat tujuan, seorang pria dengan banyak barang bawaan menunggu di depan rumahnya. Rifan pun menghampiri pria itu secara sopan.
"Assalamualaikum, atas nama pak Huda ya??" tanya Rifan.
Pria itu menjawab, "Iya, mas Rifan ya?? kirimkan barang barang ini ke villa Desa Sukamakmur."
"Oke... alamatnya sesuai sama aplikasi ya??" tanya Rifan.
Pria itu menjawab, "Iya mas.."
Rifan menyalakan mesin motornya, "ini mas uangnya, seratus dua puluh ya??" tanya pria itu.
"Betul.. terimakasih... saya pamit dulu ya!!" ucap Rifan yang membawa barang di depan dan belakang motornya.
Rifan pun menancapkan gas motornya menuju villa yang dimaksud, dalam pikirannya mungkin acara pernikahan atau syukuran khitanan karena alat yang ia bawa merupakan tas berisi macam macam pakaian.
__ADS_1
Saat tiba di depan gang yang dimaksud, Rifan berhenti sebentar di sebuah warung untuk membeli minuman karena angkutan barang yang ia bawa sangatlah menguras tenaga.
"Bu, beli minuman ini satu.." ucap Rifan.
Ibu itu menjawab, "Iya a, ini sedotannya.."
"Baik bu, ini uangnya... oh iya, ibu tahu dimana letak villa Desa Sukamakmur??" tanya Rifan.
Ibu itu menjawab sambil mengambil uang yang diserahkan Rifan. "Iya, villa itu ada di desa ini. A ojeknya lagi antar barang ya??"
"Iya bu, kayaknya ini buat acara hajatan deh.. soalnya isinya kebaya sama kain songket dan peralatan make up." jawab Rifan.
Ibu itu membalas, "Tapi tadi pas ibu kesini, villa itu sepi... tidak ada tanda tanda akan ada keramaian. tapi kalau tenda, pelaminan... semuanya ada.. masalahnya penyewa villa itu tiba tiba pergi tanpa jejak."
"Hah?? terus barang yang saya bawa gimana??" tanya Rifan.
Ibu itu melihat ke motor Rifan, "Barang?? di motor Aa enggak ada apa apa perasaan."
Rifan menoleh, "Lah?? kok hilang??".
Rifan menggaruk kepalanya, lalu ia melihat ke isi chat miliknya. "Lha?? tidak ada apa apa.. ada yang tidak beres.. aku harus hubungi Marselino dan Rama."
Trio RRM
Rifan : @Rama@Faiz kesini deh... ke jalan Desa Sukamakmur...
Rama : Oke... Gass kesana..
Marselino Alfaiz : Bentar.... saya kesana sekarang...
Rama dan Faiz pun tiba di depan warung itu, lalu mereka menemui Rifan yang sedang memperhatikan sebuah villa.
__ADS_1
"Kenapa Fan??" tanya Marselino.
Rifan menjawab, "Ada sesuatu yang terjadi dalam villa ini, tadi kata si ibu warung.. seharusnya disini ada acara hajatan. namun semua penghuni menghilang secara misterius."
"Kamu benar, kalau begitu ayo kita lihat ke dalam.." seru Marselino.
Rifan dan Rama mengangguk, "Ayo..,"
Mereka pun melangkahkan kakinya ke dalam areal villa yang sunyi itu.
Dengan hati hati, Ketiga pemuda itu masuk ke dalam areal villa yang nampak berantakan. mereka pun mengaktifkan kamera mereka masing masing.
"Banyak bercak darah disini, apa yang sebenarnya terjadi??" tanya Rifan.
Marselino menemukan sebuah bungkusan, seketika bungkusan itu langsung terbakar saat dipegang oleh Marselino.
"Aahh... panas.." teriak Marselino.
Rama mengambil ponsel miliknya, lalu ia menghubungi Wahyu sahabatnya agar segera ke tempat itu.
"Halo?? Kamu segera kesini wahyu.. teman saya dapat orderan antar barang ke villa gang depan. tapi si barangnya hilang dan di tempat acara hajatan tidak ada siapapun." perintah Rama.
Wahyu menjawab, "Baik... saya kesana sekarang.."
"Kamu telepon siapa??" tanya Faiz.
Rama menjawab, "Wahyu, dia anak pak RT daerah sini, serta cucu kepala desa Sukamakmur. siapa tau dia tahu soal apa yang terjadi di wilayah ini."
"Cepat ya!!" perintah Rifan.
"Oke.." jawab Rama
__ADS_1
*******
Yuk Like, Vote Dan Komen Cerita ini..