Ring Of Chaos

Ring Of Chaos
Chapter : 24 – Kebenaran yang Terkuak


__ADS_3

Tanaka Asahi, bukanlah seorang otaku maniak semacam Ken. Namun jika bicara soal anime, game atau novel fantasi, Asahi jagonya.


Sama seperti dengan keberadaan demi-human dan elf, tentu saja pemuda ini kenal betul dengan mereka. Asahi sudah terlalu kenyang membaca cerita-cerita fantasi yang menyangkut pautkan ententitas mereka-mereka ini. Bahkan tak jarang pula dia ada makhluk mitos bertubuh kecil bersayap kupu-kupu, itulah peri.


Karena rasa penasaran tinggi, setelah dua hari dia menunggu namun Kento belum juga pulang, akhirnya dia pergi ke perpustakaan kota untuk mencari informasi mengenai cerita-cerita yang diutarakan Alvos. Selain penasaran dengan dua dunia lain yang bernama Valcos dan Aztel, dia juga amat penasaran dengan keberadaan makhluk selain manusia di dunia Aztel sana.


Asahi sudah siap dengan pakaian kebanggaannya yaitu haori hitam dan juga celana hitam. Benar-benar persis seperti pakaian ronin jaman edo.


Dia keluar gedung aliansi dan kebetulan bertemu Lucy yang sedang sibuk merapihkan tanaman hias. Dia menghampiri gadis pelayan itu dan bertanya soal teman-temannya.


"Kemana yang lain?" tanya Asahi.


Lucy sudah paham betul akan sifat sepuluh terkuat aliansi Dragon Republic. Apalagi tiga orang penciptanya, yaitu Kento, Ken dan Asahi. Mereka inilah orang-orang yang paling dekat dengannya.


Lucy paham jika ucapan tadi menanyakan keberadaan teman-teman dekatnya. Maka segera dia menjawab, "Tuan Kento belum pulang, nona Sakura dan adiknya sedang menjalankan misi, begitu pula dengan tuan Ken dan adiknya."


"Bagus, hari keberuntungan!" Asahi bersorak girang dalam hati karena berpikir tak akan ada pengganggu hari ini.


Dia mengucapkan terima kasih kepada Lucy dan pergi dari sana. Namun ada satu hal yang belum sempat ditanyakannya dan dia baru sadar.


"Oh iya, diamana Charlotte?"


"Oh dia–"


"Oi Asahi, mencariku? Ah...aku terharu...."


Entah datang darimana dan bagaimana dengan cara apa, Charlotte sudah berdiri di samping Asahi dengan baju tidur yang masih berantakan.


"Ah...dia di sini." Lucy melanjutkan ucapannya seraya menunjuk gadis tersebut.


"Hei kau, kenapa kau masih pakai baju tidur?"


"Tak boleh? Ada masalah?"


Asahi memandang tanpa ekspresi dan menjawab singkat sebelum pergi, "Tak ada."


Tanpa menoleh lagi, dia terus berjalan keluar gerbang aliansi dan cepat-cepat menuju perpustakaan. Rasa penasarannya sudah tak mampu dibendung lagi.


...****************...

__ADS_1


Walaupun begitu, tapi agaknya hari ini Charlotte lah yang akan mengganggunya. Dia tadi buru-buru berganti pakaian dan lekas menyusul Asahi.


Sebenarnya pemuda itu ingin menolak, namun apa boleh buat, gadis ini terus memaksa.


Begitu memasuki perpustakaan, Asahi segera menuju rak buku yang menyimpan tentang buki-buku sejarah. Ketika masih berwujud game, rak-rak ini berisi tentang sejarah umum yang menurut Asahi tak terlalu penting. Seperti silsilah keluarga pengendali dunia dari jaman dahulu sampai sekarang, cerita keluarga bangsawan yang berhasil menjadi pengendali dunia, tentang keadaan alam dunia Sky Heaven dari masa ke masa. Benar-benar tak ada yang penting.


Namun saat ini, Asahi merasa bahwa dia sangat perlu untuk membaca buku-buku sejarah ini. Hal yang paling membuatnya penasaran juga bingung adalah tentang cerita Alvos yang mengatakan bahwa dunia ini dahulunya adalah satu kesatuan.


"Apa yang kau cari?" Charlotte bertanya karena belum mampu menangkap maksud kunjungan Asahi kemari.


"Diam dan ikut saja, kau akan tahu nanti."


Charlotte menggembungkan pipi mendengar jawaban ketus itu. Namun dia tetap menurut dan terus bungkam setelah perkataan Asahi itu.


Beberapa waktu berlalu dan Asahi mengambil tiga macam buku sejarah. Buku pertama berjudul "Awal Mula". Buku kedua berjudul "Tiga Dunia" dan buku ketiga berjudul "Cincin Kekacauan".


"Baiklah, mari mulai baca satu persatu."


Asahi mulai membuka buku Awal Mula. Dia membaca dengan seksama dan tidak buru-buru. Hal ini berhasil membuat Charlotte bosan dan tanpa sadar dia tertidur di depan Asahi dalam keadaan duduk dan kepalanya ia taruh di meja dengan berbantalkan tangan.


"Nah tidur sana, jauh lebih baik dan tenang." gumam Asahi merasa senang melihat kawannya tidur pulas.


"Sungguh mengejutkan, sangat tak tersangka-sangka dan sulit di tebak. Tak kusangka ternyata kejadian sesungguhnya seperti itu." gumam Asahi menutup buku Cincin Kekacauan halaman terakhir.


Jadi menurut ketiga buku itu, Asahi berhasil menyimpulkan bahwa dahulu dunia yang ia tempati ini memang satu kesatuan utuh yang sangat besar dan luas.


Terdapat tiga wilayah raksasa yang mendominasi seluruh dunia. Tiga wilayah itu tak lain adalah Sky Heaven, Valcos dan Aztel. Namun saat dunia masih satu, tiga wilayah ini bernama Sky Region, Val Region dan Zenta Region.


Lalu tiba-tiba muncul dungeon misterius di wilayah Sky Region yang konon di dalamnya menyimpan cicin berkekuatan maha dahsyat. Akan tetapi cincin itu dijaga oleh seekor naga yang bernama Drgaon Crystal.


Sesuai namanya, naga ini memiliki tubuh seperti kristal berwarna biru kehitaman. Selain bentuknya yang sangat indah dan berkilauan, naga ini juga memiliki serangan mematikan, salah satunya adalah sambaran sayap setajam pedang itu.


Semua ini tak begitu penting di mata Asahi sebelum dia mendapat satu informasi yang cukup menarik.


Naga ini menjaga sebuah cincin yang disebut Ring of Chaos. Cincin itu memiliki kekuatan luar biasa hebat yang konon jika seseorang memilikinya, maka bukan hal mustahil untuk menguasai dunia.


Tak ada orang yang mampu mengambil cincin ini karena kuatnya Dragon Crystal. Namun pada suatu hari, cincin ini berhasil dicuri oleh seseorang dan naga itu mati.


Setelah itu, dunia digemparkan dengan adanya gempa dahsyat yang membuat gunung ambruk, laut terbelah dan tanah pecah. Terjadi kekacauan pada masa itu sampai membuat tiga region terpisah-pisah dalam jarak yang jauh sekali.

__ADS_1


Sejak saat itulah, region-region ini menjadi satu dunia yang utuh dan berdiri masing-masing. Sky Region menjadi Sky Heaven, Val Region berubah menjadi Valcos dan Zenta Region berubah menjadi Aztel.


Bahkan tiga dunia ini hanya tersisa seperlima wilayah dari luas aslinya dahulu. Dapat dibayangkan betapa dahsyat kekacauan yang terjadi kala itu.


Lantas apa hubungannya dengan Ring of Chaos?


Waktu itu, ada kabar yang beredar entah berasal darimana, bahwasannya cincin itulah yang menjadi sebab musabab hancurnya dunia. Konon katanya, orang yang mencuri cincin itu adalah seseorang dari Zenta Region yang ingin menguasai Sky Region.


Akan tetapi karena tak kuasa menahan kekuatan besar dari Ring of Chaos, orang itu kehilangan kendali dan malah menghancurkan dunia. Sehingga terjadilah bencana hebat seperti itu.


Orang-orang tak terkejut akan hal itu karena sejak dahulu sudah sering terjadi bentrokan antara Sky Region dan Zenta Region. Orang-orang dari Zenta sana memang sangat berambisi untuk menguasai Sky Region yang sangat kaya sumber daya alamnya.


Maka sampai dunia terpecah pun Sky Heaven dan Aztel masih sering kali bentrok. Akan tetapi yang paling mengejutkan adalah, Val Region atau dunia Valcos yang ikut memusuhi pula dunia Sky Heaven, padahal sebelumnya wilayah ini bersikap netral.


Menurut informasi yang diberikan para petualang tingkat tinggi, katanya dunia Valcos memusuhi Sky Heaven karena menganggap kehancuran dunia adalah karena kesalahan Sky Heaven. Bukan tanpa alasan mereka menuduh hal ini karena cincin kekacauan berasal dari dunia Sky Heaven. Maka sejak kehancuran dunia usai, dunia Sky Heaven disibukkan dengan gempuran dua dunia.


"Informasi yang sangat-sangat penting. Yah...walaupun sudah kuketahui dari tuan Alvos, tapi setidaknya ini lebih lengkap." gumam Asahi sambil menghela nafas.


"Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah hubungan antara game Ring of Chaos dan Chaos Online? Lalu alasan apa kami dipindahkan kemari? Dan kenapa pula kami harus masuk ke dunia game? Sebenarnya, kami yang masuk ke dunia game, atau dunia ini memang sudah ada melainkan dibuatkan game? Ah...entahlah, masih terlalu banyak hal yang belum kuketahui."


Asahi berniat istirahat sebentar, namun urung karena kedatangan salah seorang temannya.


"Asahi? Kau di sini juga? Tak kusangka, kupikir sejak dulu kau jarang kemari kecuali untuk urusan jual beli skill?" kata orang itu sambil terkekeh.


"Albert? Oh...kutu buku macam engkau ini tentu bisa menertawakanku yang masih amatir dalam hal membaca rangkaian kata-kata."


"Tidak...tidak...bukan begitu maksudku, aku hanya terkejut."


"Terserah kau saja. Kemarilah, aku ingin menyanyakan sesuatu, mungkin kau tahu?"


"Apa itu?"


"Hubungan antara game kita dan Chaos Online. Lalu keadaan seluruh dunia ini dan sejarah terbentuknya tiga dunia. Aku sudah tahu akan hal itu, namun yang membuat aku penasaran. Siapakah developer game itu yang bisa membuat event misterius dan memindahkan kita tepat saat event itu selesai?" tanya Asahi serius.


"Aku paham maksudmu, akan kujelaskan semampuku." jawab Albert dan duduk di samping Asahi.


"Semua ini dimulai dari alur cerita Chaos Online..."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2