
Kecelakaan yg menimpa Rosalina dan Agatha pun terdengar sampai ke telinga Aldrich Jefferson. Ia sangat terkejut begitu mendengarnya. Ia tak menyangka hal itu akan menimpa Rosalina dan Agatha.
Aldrich : "Apa!!! Kecelakaan?" ucapnya terkejit.
Aldich : "Iya, baiklah! Saya, akan segera menuju kesana!" ucapnya.
Seketika, Aldrich lemas begitu mendengar kabar yg terdengar bagaikan petir di siang hari.
Yeno : "Tuan??? Anda, baik-baik saja?" ucap Yeno sambil mengguncang tubuh Aldrich.
Aldrich : "Yeno!"
Yeno: "Saya, tuan?"
Aldrich : "Ikut, aku!"
Yeno : "Baik, tuan?"
Yeno, pun mengikuti langkah Aldrich keluar dari gedung kantor tersebut. Sampai, di parkiran Yeno pun naik mobil bersama Aldrich.
Yeno : "Kita, mau kemana tuan?"
Aldrich : "Ke Tikungan Bercabang Maut!"
Yeno : "Apa!!! Tuan, bukankah tempat itu jarang di lalui banyak kendaraan? Karena, disana sering sekali terjadi kecelakaan maut?"
Aldrich : "Tidak, usah banyak tanya! Kerjakan, saja perintahku!"
Yeno : "Baik, tuan?" ucap Yeno kemudian menyetir menuju tempat yg dimaksud oleh Aldrich. Sampai, disana mereka melihat banyak orang berkerumun ingin melihat kejadian kecelakaan maut tersebut.
Saat, Aldrich turun dari mobilnya ia lun langsung menyeruak di antara kerumunan orang-orang tersebut. Ia ingin, melihat Rosalina. Namun, apa yg terjadi bukan Rosalina yg dilihatnya tapi jasad Agatha yg sudah terbujur kaku. Agatha sudah tiada.
__ADS_1
Melihat itu, ia sangat shock dan membuang pandangannya ke arah lain. Ia pun lalu, mulai melihat mobil Agatha yg hancur remuk karena menabrak pohon. Untuk, mencari Rosalina.
Ia khawatir dengan keadaan Rosalina. Apakah, Rosalina selamat atau pun mengalami nasib yg sama dengan Agatha. Ia menemui, seorang polisi yg sedang bertugas menangani kasus kecelakaan maut tersebut.
Aldrich : "Pak polisi, maaf pak saya mau tanya pak?"
Polisi : "Ya, pak! Ada, apa pak!"
Aldrich : "Pak polisi, dimana jasad tunangan saya pak? Saya hanya melihat jasad temannya saja, Agatha."
Polisi : "Maaf, pak? Untuk, saat ini kami hanya menemukan jasad wanita itu saja. Sedangkan, jasad tunangan bapak kami tidak menemukannya."
Aldrich : "Apa!!! Jasad Rosalina tidak di temukan?"
Polisi : "Ya, begitulah pak! Tapi, kami akan tetap berusaha untuk menemukannya!" jelas pak Polisi itu.
Aldrich terdiam.
Polisi : "Nanti, akan kami kabari jika kami menemukan jasad tunangan anda, pak?" ucap pak Polisi itu sambil menepuk-nepuk bahu Aldrich.
Sedangkan, jasad Agatha di bawa ke rumah sakit. Dan, pihak kepolisian sudah mengabarkan kematian Agatha kepada pihak keluarga Agatha. Dan, rencananya keluarganya akan datang untuk menjemput mayat tersebut.
Dan, Aldrich hanya memandangi mobil ambulan yg membawa jasad Agatha. Melihat, itu hati Aldrich terasa teriris pedih. Agatha merupakan sahabat baik Rosalina. Sahabat yg selalu ada di sisi Rosalina dalam kondisi apa pun.
Dan, beberapa hari terakhir ini ia sering mengunjungi Rosalina di rumah orang tuanya tinggal. Tidak, ada yg menyangka bahwa Agatha akan pergi begitu cepat dalam usia yg masih begitu muda. Sedangkan, Rosalina sendiri jasadnya tidak bisa di temukan dimana pun. Seakan, jasadnya hilang di telan bumi.
Aldrich sangat menderita dan merana. Ia menangis sedih kehilangan orang yg ia cintai. Ia berduka. Ia tak sempat lagi mengabari kejadian tersebut kepada orang tuanya Rosalina maupun keluarganya sendiri, terutama neneknya.
Karena, ia tak ingin mereka bersedih hati karena Rosalina hilang entah kemana. Apakah, ia masih hidup atau pun sudah mati ia pun tak tahu. Ia benar-benar sangat terluka karenanya.
Dan, beberapa tahun ia habiskan sendiri tanpa kabar tentang Rosalina. Ia pun sudah seringkali mendatangi kantor polisi untuk menanyakan tentang Rosalina. Namun, lagi-lagi usahanya nihil. Dan, ia kecewa dan putus asa.
__ADS_1
Karena, mereka sama sekali tak bisa menemukan jejak Rosalina. Dan, hal itu pun berlangsung selama 5 tahun lamanya. Melihat, Aldrich yg seperti itu membuat keluarganya pun turut merasakan duka yg mendalam.
Mereka pun, sering memberinya nasehat dan juga sering mendukungnya. Mendukung kepercayaan Aldrich bahwa Rosalina masih hidup. Dan, sedang berada di suatu tempat. Namun, seiring berjalannya waktu dan tahun demi tahun berganti.
Tetap, saja hal yg di percayai itu pun memudar. Tapi, tidak bagi Aldrich ia tetap percaya. Bahwa suatu saat nanti Rosalina akan kembali lagi padanya. Dan, mereka akan bersama lagi seperti dulu, Selamanya.
Ia akan percaya itu suatu hari nanti pasti akan datang kebahagiaan itu. Dan, ia menemukannya kembali dalam diri seorang wanita yg bernama Zenith Clayton. Seorang wanita cantik dan sexy, yg mempunyai sifat yg hampir mirip dengan Rosalina. Zenith, memiliki bentuk tubuh indah seperti Rosalina namun yg membedakan hanyalah wajah mereka saja .
Ia merasa bergairah lagi dan mengisi hari-harinya kembali. Meskipun, bayangan wajah Rosalina kerap menghantui tidurnya dan juga bayang-bayang kecelakaan maut itu. Yg, membuatnya kehilangan kekasihnya. Namun, ia tetap bertekad ia tak akan pernah menduakan cinta kendati Zenith selalu berusaha memancing dirinya.
Dan, Jessica masih saja berusaha tetap mengejar Aldrich. Kendati, Aldrich sudah tidak mau lagi dengannya. Jessica tetap tidak menyerah demi mendapatkan Aldrich kembali.
Bagaimanakah, kisah selanjutnya?
Bagaimanakah, hubungan Aldrich dengan Zenith?
Apakah, Aldrich akan tetap menunggu Rosalina?
Atau, apakah ia akan memilih Zenith?
Apakah, Jessica akan berhasil mendapatkan Aldrich?
Temukan semuanya disini!
Di ROSALINA Season 2.
ROSSIE is back!!!
πππROSALINA 2πππ
BOOK TWO let's begin
__ADS_1
FOTO ROSALINA