
Setelah, Zenith di terima bekerja di perushaan milik keluarga Aldrich ia pun langsung saja pulang ke rumah. Ia sangat senang, ia sudah di terima bekerja di perusahaan itu.
Langsung saja, ia pun mengambil ponselnya dan menghubungi kakaknya, Flinch Clayton yg kini sedang berada di Australia.
Percakapan Via Internasional.
Zenith : "Halo, kakak?"
Flinch : "Halo, juga sis? Bagaimana, dengan interviewnya."
Zenith : "Aku, berhasil kakak?"
Flinch : "Hehehe, apa yg sudah kau lakukan padanya hingga dia menerimamu bekerja di kantornya."
Zenith : "Rahasia dong? Kakak, mau tahu aja!" ucapnya manja.
Flinch : "Ayolah, Ro....emmm.....maksudku.....Zenith! Tidak mungkin kan, dia menerimamu bekerja begitu saja?"
Zenith : "Wah, hampir saja kakak keceplosan lagi! Ya, kakak benar! Tadinya, ia sangat marah karena aku datang terlambat dan ia menyuruhku keluar dari kantornya. Tapi.....
Flinch : "Tapi, apa?"
Zenith : "Jessica datang di waktu yg tepat!"
Flinch : "Jessica?" Perempuan Pembunuh itu? Apa, yg dilakukannya di sana?"
Zenith : "Well, kakak tahulah! Seperti, biasa mengejar cinta Aldrich! Apalagi?"
Flinch : "Lalu?"
Zenith : "Dia menyuruhku untuk mengusir kucing garong yg bernama Jessica itu!"
Flinch tertawa.
Flinch : "Kucing garong? Hahaha."
Zenith : "Iya, Ah....kakak! Jangan, heran jika ia menyebut orang yg tak di sukainya dengan kata-kata itu!"
Flinch : "Oh, begitu? Tampaknya, kau sudah sangat mengenalnya!"
Zenith : "Tentu saja, kakak! Karena, dia......"
"tut......tut.....tut"
Zenith terdiam, tiba-tiba saja telepon via Internasionalnya dengan Flinch tiba-tiba terputus.
"Putus??? Jaringannya, memang sedang tidak bagus!" ucap hatinya.
__ADS_1
Zenith : "Ah, sudahlah! Lebih, baik aku pulang saja!" ucapnya lagi kemudian menyetop taxi dan membawanya kembli pulang ke rumahnya.
Sementara itu, di ruang kantor Aldrich. Tampak sekali, Aldrich sedang berbicara dengan Yeno.
Aldrich : "Yeno!"
Yeno : "Ya, tuan?"
Aldrich : "Besok, berangkatlah ke kantor cabang! Bawa, semua barang-barang yg kau perlukan!"
Yeno : "Baiklah, tuan?" ucap Yeno.
Aldrich : "Baiklah, segeralah kau berkemas!" ucap Aldrich mempersilahkan Yeno pergi untuk mempersiapkan keberangkatannya besok.
Yeno pun mohon pamit dari ruang kantor Aldrich. Ia pergi kembali ke rumahnya untuk siap-siap keberangkatannya besok.
Sedang, Aldrich dia tampak mengusap bibirnya yg habis dicium oleh Zenith sambil tersenyum dan berkata.....
Aldrich : "Hm, wanita yg menarik! Zenith Clayton....!" ucapnya dengan senyuman manis menghiasi sudut bibirnya yg menawan.
Dan, di sisi lain.
Jessica yg tampak seperti orang yg habis melihat hantu perlahan sedang menenangkan hatinya. Perasaan, takut bercampur khawatir menghiasi hatinya.
Jessica : "Tidak mungkin, dia masih hidup! Aku, sudah membunuhnya! Tapi, mengapa ia masih hidup???"
"Prrraaaannnggg!!!"
Jessica : "Yg satu sudah mati, kini yg lain hidup lagi? Bagaimana, bisa?" ucapnya kesal.
Jessica mengacak-acak rambutnya kasar.
Ia sibuk berpikir tentang wanita yg di panggilnya Niki Clayton. Ia berpikir tidak mungkin orang yg sudah mati bisa hidup lagi. Lantas, apa yg sedang terjadi? pikirnya.
Jessica : "Apa, mungkin Niki memiliki kembaran? Tidak mungkin, dia hidup lagi. Kemungkinan, yg paling benar adalah mungkin saja Niki memiliki saudara kembar! Ya, pasti begitu! Niki punya kembaran dan wanita itu adalah kembarannya!"
Jessica terdiam cukup lama.
Jessica : "Tante Paloma, pasti bisa mencari tahu tetang keluarga Clayton's! Aku harus minta bantuannya!" ucapnya.
Jessica pun mengambil ponselnya untuk menelepon Tantenya yg kini sedang berada di Australia.
Percakapan Via Internasional.
Tante Paloma : "Halo?" sapanya.
Jessica : "Halo, tante? Ini, Jessica tante!"
__ADS_1
Tante Paloma : "Oh, Jessica? Ada, apa sayang? Kelihatannya kau sedang gelisah!"
Jessica : "Tante? Apakah, keluarga Clayton's memiliki anak kembar?"
Tante Paloma berkerut dahi.
Tante Paloma : "Keluarga Clayton's? Anak kembar?"
Jessica : "Iya, tante?"
Tante Paloma : "Tante, tidak tahu Jessica? Memangnya, kenapa?"
Tante Paloma balik bertanya.
Jessica : "Hari ini, aku bertemu dengan orang yg sudah mati, tante? Aku sangat shock saat aku melihat wajahnya!"
Tante Paloma : "Siapa? Rosalina? Bukankah, kau sudah membunuhnya?"
Jessica : "Bukan, tante! Tapi, Niki Clayton!"
Tante Paloma terkejut!
Tante Paloma : "Apa!!! Niki Clayton!!! Bukankah, dia sudah mati? Bagaimana, dia bisa hidup lagi!!!"
Jessica : "Itulah, tante! Hal, yg tidak aku mengerti!"
Tante Paloma : "Jessica! Ini, adalah hal yg serius!"
Jessica : "Iya, tante! Ini, hal yg serius! Bisakah, tante bantu aku?"
Tante Paloma : "Tentu saja bisa, sayang? Apa itu?"
Jessica : "Selidiki tentang keluarga Clayton's! Apakah, di keluarga mereka Niki Clayton punya saudara kembar atau tidak."
Tante Paloma : "Baiklah, tante akan mengurus hal itu! Tapi, seperti biasa tante butuh dana! Dapatkah, kau mentransfer uang ke rekening tante?"
Jessica : "Soal, itu tante tidak perlu khawatir! Aku akan mengirimkan tante uangnya."
Tante Paloma : "Baiklah, tante tunggu sayang? Bye....bye....!"
Jessica : "Bye....tante!" ucap Jessica lalu memutuskan teleponnya.
"Tut"
Jessica : "Hm, tidak lama lagi aku akan menerima kabar dari tante Paloma. Aku jadi tidak sabar untuk mengetahui identitas wanita yg kukira Niki itu! Beraninya, dia berciuman dengan Aldrich!!! Hmph! Tidak, akan kubiarkan! Akdrich milikku!!! Baik itu Rosalina atau pun Niki, aku akan menyingkirkan semuanya yg menghalangi jalanku!!! Hahaha......!!!" ucapnya penuh amarah dan dendam.
Ya, Jessica sesuai karakternya yg suka menipu banyak laki-laki kaya adalah tipe wanita yg sangat mengerikan. Ia sanggup melakukan apa saja dan bahkan membunuh pun ia sanggup lakukan demi tercapainya niat dan tujuannya. Yakni, kekayaan dan harta melimpah. Sudah, banyak yg jadi korbannya termasuk Niki Clayton dan Agatha yg menjadi korban kebiadabannya.
__ADS_1
Sementara, kabar tentang Rosalina sendiri masih misterius. Tidak ada yg tahu dimana dia sekarang. Apakah, dia masih hidup atau pun sudah mati. Sebab, jasadnya saja saat kecelakaan itu terjadi tidak pernah di temukan. Ia hilang begitu saja, bahkan sampai saat ini.