ROSALINA 2

ROSALINA 2
Bertemu Inggrid


__ADS_3

Setelah, hampir satu bulan di rawat di rumah sakit. Akhirnya, Rosalina pulang ke rumah keluarga Clayton bersama bayi kembarnya. Sejak, ia tahu ia jadi target pembunuhan. Ia mengikuti saran dari Flinch untuk pergi ke negara Australia. Dan, tinggal di rumah keluarga Clayton selama masa kehamilan hingga ia melahirkan anaknya.


Rosalina pun secara tak sengaja bertemu dengan Inggrid nenek dari Aldrich Jefferson, tunangannya.


Inggrid sangat terkejut sekali ketika ia bertemu dengan Inggrid sewaktu ia pergi berbelanja ke supermarket di negara tersebut.


Inggrid : "Hah? Rossie? My dear?"


Rosalina : "Nenek?"


Berpelukan.


Inggrid : "I miss you, so much my dear?"


Rosalina : "Me too, grandma?"


Melepas pelukan dan saling mengenggam tangan.


Inggrid : "Ah, Aldrich pasti akan sangat bahagia menerima kabar ini! Biar, aku menghubunginya!"


Mencegahnya memberitahu Aldrich.


Rosalina : "Don't, grandma!!!"


Terkejut dan bertanya.


Inggrid : "Why?"


Rosalina tertunduk sedih.


Inggrid : "Oh, my dear! Don't cry? You, can tell me later. Okey?"


Rosalina menganggukkan kepalanya.


Inggrid : "Jadi, bagaimana apakah cicitku sudah lahir?"


Rosalina tersenyum.


Rosalina : "Sudah, nenek? Sepasang, bayi kembar!"


Inggrid : "Ooh, benarkah? Lalu, dimana cicitku? Aku ingin bertemu dengan mereka!"


Rosalina : "Di rumah keluarga Clayton."

__ADS_1


Ìnggrid terkejut.


Inggrid : "Apa!!! Rumah keluarga Clayton?"


Rosalina : "Iya, nenek?"


Meminta untuk bertemu dengan bayi kembar Rosalina.


Inggrid : "Bolehkah, aku bertemu dengan cicit kembarku itu?"


Tersenyum.


Rosalina : "Tentu saja, boleh grandma! Yuk?" ajak Rosalina pada Inggrid.


Inggrid dengan menggandeng tangan Rosalina. Mengiyakan, ajakan Rosalina untuk pergi ke rumah keluarga Clayton. Inggrid sangat penasaran dengan sosok cicit kembarnya. Dia, memang sudah sangat ingin menggendong cicit kembarnya itu.


**********SKIP**********


Sesampainya di rumah keluarga Clayton......


Rosalina pun mempersilahkan Inggrid masuk dan duduk di ruang tamu dengan di temani oleh Flinch. Saat, Flinch tadi membuka pintu ia tampak terkejut sekali saat melihat nenek dari sahabatnya datang berkunjung. Inggrid pun berbincang-bincang dengan Flinch perihal yg terjadi sesungguhnya.


Inggrid : "Sesungguhnya, apa yg telah terjadi Flinch? Mengapa, kau bisa bersama Rosalina! Dan, saat kejadian kecelakaan itu dia tidak di temukan disana."


Flinch pun menjawab dan menjelaskannya kepada Inggrid semua yg telah menimpa Rosalina. Inggrid mendengarkannya dengan secara seksama. Dan, ia pun mengerti dengan apa yg menimpa Rosalina dan ia merasa bersedih untuk itu.


Flinch : "Ya, sungguh kasihan sekali."


Tak lama, mereka berbincang Rosalina keluar sambil menggendong sepasang bayi kembarnya satu di kiri dan satu lagi di kanan. Melihat, itu Inggrid langsung menghampiri dan menggendong si kembar satunya. Ia merasa sangat gembira sekali bisa menggendong cicitnya.


Inggrid : "Wah, cicit oma sungguh cantik dan tampan sekali."


Rosalina tersenyum.


Rosalina : "Tentu saja, ayah dan ibunya juga cantik dan juga tampan lohh.....! Hihihi...." Rosalina terkekeh geli.


Inggrid : "Iya, kedua orangtuanya memang luar biasa!"


Rosalina tersipu malu, dengan rona merah di kedua pipinya.


Rosalina : "Ah, nenek! Jangan, bilang begitu? Rossie kan jadi malu?"


Inggrid : "Buat, apa malu! Memang, itu kebenarannya!"

__ADS_1


Rosalina semakin tertunduk malu mendengarnya. Flinch yg melihat itu hanya bisa tersenyum saja.


Inggrid : "Karena, kamu sudah punya bayi kembar! Tentu, sangat repot jika kamu mengurusnya sendiri. Bagaimana, jika kamu dan anakmu tinggal di rumahku saja! Tentu hal itu akan lebih baik bagi kedua anakmu ini, Rossie? Dan, kau tak perlu khawatir! Aldrich tidak akan mengetahui hal ini. Aku janji!!!"


Rosalina meminta pendapat Flinch.


Rosalina : "Bagaimana, Flinch?"


Flinch : "Tentu saja, itu adalah hal yg baik Rossie? Lebih, baik jika kedua anak kembarmu tinggal dekat dengan keluarganya sendiri!"


Rosalina : "Mungkin, juga lebih baik begitu! Ah, nenek! Aku dan kedua cicitmu ini akan tinggal bersamamu!"


Inggrid : "Benarkah?"


Rosalina : "Benar"


Sambil memeluk erat Rosalina.


Inggrid : "Thank you, my dear? Ayo, segera kemasi semua barang-barangmu! Hari ini, kamu harus segera pindah dari sini!"


Rosalina : "Baiklah, nenek? Flinch, kamu tidak apa-apakan? Jika, aku tinggal disana?"


Flinch : "Tentu saja, aku tidak apa-apa! Aku sangat senang malah, kedua anakmu bisa berkumpul dengan buyut mereka!"


Rosalina : "Terima kasih, selama ini kamu dan keluargamu sudah banyak membantuku!"


Flinch : "Sama-sama, Rossie! Kau adalah tunangan sahabatku! Merupakan, suatu hal yg baik jika aku bisa membantumu!"


Rosalina : "Ya, sekarang aku mau mengemasi barang-barangku!"


Flinch : "Ya, mari aku bantu!"


Rosalina : "Terima kasih!"


Flinch tersenyum. Dan, ia pun menganggukkan kepalanya. Flinch pun membantu Rosalina untuk mengemasi barang-barangnya. Karena, Rosalina akan pindah ke rumah Inggrid. Setelah, hampir satu tahun mereka berpisah membuat rasa sedih di hati Inggrid dan keluarga Jefferson. Terutama, Aldrich Jefferson, ayah biologis dari sepasang bayi kembar Rosalina.


Setelah, selesai berkemas dengan di bantu oleh Flinch. Rosalina pun segera pergi dari rumah keluarga Clayton. Sebelumnya, ia mengucapkan salam perpisahan sementara kepada Flinch dan keluarganya. Ia berjanji akan berkunjung bila ada waktu ke rumah keluarga itu lagi.


Inggrid : "Rossie? Ayo!"


Rosalina : "Iya, nek sebentar! Aku pergi dulu ya? Jaga, baik-baik diri kalian ya? Bila ada waktu aku akan datang berkunjung!"


Flinch mengangguk demikian juga anggota keluarganya yg lain. Dan, mereka pun melambaikan tangan saat mobil keluarga Jefferson membawa Rosalina pergi bersama sepasang bayi kembar Rosalina.

__ADS_1


❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤


💦💦💦ROSALINA 2💦💦💦


__ADS_2