ROSALINA 2

ROSALINA 2
Kelahiran Anak Kembar


__ADS_3

Selama 9 bulan sudah Rosalina mengandung buah hatinya. Dan, 10 hari lagi ia akan melahirkan. Ia tampak sangat senang sekali, bahwa ia akan melahirkan bayi kembar untuk Aldrich meski Aldrich tak berada di sisinya sejak peristiwa kecelakaan itu.


Dan, saat ini ia sudah berada di negara Australia. Flinch membawanya kesana karena takut, Jessica akan menemukannya dan membunuhnya. Oleh, sebab itu ia membawa Rosalina yg sedang mengandung itu kembali pulang bersamanya ke negaranya, Australia.


Dan, menjelang hari kelahiran Rosalina selalu mondar mandir di sebuah Rumah Sakit Bersalin di Negara tersebut. Tentu saja, bersama Flinch yg selama ini selalu setia menemaninya. Dan, Rosalina sudah menganggap Flinch sudah seperti saudara baginya.


Hari kelahiran itu semakin dekat dan kini sudah tiba waktunya bagi Rosalina untuk melahirkan. Ia masuk ke Ruang Bersalin dan Flinch menunggu di luar dengan perasaan khawatir. Tak, lama terdengarlah suara tangisan bayi yg pertama dan suara bayi yg kedua sesudah bayi pertama lahir.


"Oek.....oek....oek!"


Begitu mendengar suara tangisan bayi kembar tersebut. Flinch merasa sangat senang dan bersyukur. Akhirnya, persalinan Rosalina berjalan lancar dan Rosalina melahirkan dengan normal. Rosalina tidak mau melakukan operasi untuk kelahiran buah hatinya itu. Sebab, luka pasca operasi akan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Oleh, sebab itu ia lebih memilih melahirkan dengan cara normal.


Dokter menemui Flinch yg masih setia menunggu di luar ruang persalinan.


Dokter : "Pak Flinch, selamat! Saudari, anda telah melahirkan dengan selamat!"


Flinch menyambut tangan Dokter dan ia terlonjak senang.


Flinch : "Oh, ya? Terima kasih, pak Dokter?"


Dokter : "Ya, sama-sama pak! Silahkan! Anda, sudah bisa menemuinya!"


Flinch : "Benarkah, dok?"


Dokter : "Iya! Saya, permisi dulu!"


Flinch : "Baiklah, Dokter!"


Setelah, Dokter itu pergi. Flinch pun segera menemui Rosalina di ruangan persalinan. Namun, ia tak menemukan Rosalina di ruang persalinan. Ia pun lalu, bertanya pada seorang perawat wanita yg ada disana.


Flinch : "Suster! Dimana, pasien yg baru saja melahirkan disini tadi!"


Suster : "Maksud, bapak nyonya Rosalina?"


Flinch : "Iya!"


Suster : "Nyonya Rosalina sudah di pindahkan ke ruang VIP pak? Sesuai, dengan keinginan bapak!"


Flinch : "Oh!!! Iya....ya....aku lupa! Aku akan segera menemuinya. Terima kasih, suster!"


Suster : "Iya, sama-sama pak?" ucap suster itu ramah.

__ADS_1


Kemudian, Flinch pun menemui Rosalina di ruang VIP yg sengaja khusus ia pesan untuk Rosalina dan buah hatinya. Ia masuk tanpa mengetuk pintu. Ia melambaikan tangan kepada Rosalina dan Rosalina hanya tersenyum saja melihatnya.


Flinch : "Hai!" sapanya.


Rosalina tersenyum manis.


Rosalina : "Hai, juga...em...kakak?" ucap Rosalina mencoba membiasakan.


Flinch : "Bagaimana, perasaanmu setelah melahirkan kedua bayi kembarmu!"


Dengan tersenyum.


Rosalina : "Luar biasa! Aku merasa jadi wanita paling bahagia di dunia. Aku sudah melahirkan sepasang anak kembar untuk Aldrich."


Flinch : "Dia pasti senang, andai dia tahu anak yg dia inginkan sudah lahir ke dunia."


Rosalina : "Iya, andai ia tahu ia pasti senang sekali!"


Flinch : "Lalu, mengapa kau tak memberitahunya saja? Untuk apa, disembunyikan darinya tentang keberadaanmu!"


Rosalina : "Aku hanya tidak ingin dia terluka dan anak-anakku juga terluka. Oleh sebab itu, aku menyembunyikan keberadaanku darinya. Jika, dia tahu aku masih hidup bukankah akan sangat berbahaya untuknya. Bisa saja wanita itu akan membunuhnya juga karena tak bisa mendapatkan dirinya?"


Rosalina : "Mereka masih dalam perawatan suster! Nanti, juga suster akan membawa mereka padaku!"


Flinch : "Oh, jadi begitu ya? Mereka yg merawat ponakan kembarku! Duh....jadi pengen juga punya anak!" ucap Flinch tiba-tiba.


Rosalina pun tertarik untuk menggodanya.


Rosalina : "Oh, ya? Jadi, kakak juga mau punya anak? Aku masih punya stok kenalan cewe-cewe cantik! Bagaimana?"


Flinch mengibaskan tangannya sambil geleng-geleng kepala.


Flinch : "Tidak usah, Rossie? Kau, jangan coba-coba kenalkan mereka padaku! Awas, kalau kamu jadi mak comblang!"


Rosalina tertawa.


Rosalina : "Hahaha, kakak? Apa, kau takut? Tenang saja, aku tidak akan menjadi mak comblang! Hihihi!"


Rosalina terkekeh geli, saat ia mendengar Flinch tidak mau di kenalkan wanita cantik oleh dirinya. Tepat, pada saat itu dua suster masuk dan membawa bayi kembar Rosalina.


Suster : "Nyonya Rosalina? Ini kedua bayi kembar, anda!"

__ADS_1


Rosalina : "Ah, anak-anakku sudah datang ya? Sini-sini, deket ibu nak?"


Suster tersenyum.


Suster : "Wah, anda sangat ceria sekali nyonya?"


Rosalina : "Tentu, dong? Aku kan harus seneng dan bahagia. Sekarang, aku punya anak kembar dan impianku sudah terwujud."


Suster : "Wah, beruntung sekali anda ini nyonya? Ya, sudah kami permisi dulu nyonya? Nanti, kami akan kembali lagi! Permisi, nyonya? Tuan?"


Rosalina : "Iya, silahkan!"


Flinch : "Ehem! Duh, aku dikacangin nih! Si kembar datang dan aku dicuekin!"


Rosalina : "Hahaha, kakak? Siapa, bilang aku cuekin kakak! Ayo, sini! Kakak, gendong yg laki-laki dan aku yg perempuan!"


Flinch pun mendekat dan menggendong anak Rosalina yg laki-laki.


Flinch : "Wah, ternyata ponakanku ini ganteng juga ya kaya papanya?"


Rosalina : "Iya, dong! Kan, papanya ganteng banget! Jadi, anaknya juga mesti ganteng kaya papanya! Asal tingkah laku mesumnya jangan kaya papanya aja! Kasian, n'tar cewenya!"


Flinch terkejut.


Flinch : "Ha, apa???"


Rosalina : "Terkejut, ya? Masa kakak, gak tahu tingkah sahabat kakak kalau lagi duaan sama cewe?"


Flinch : "Ya, mana aku tahu! Lha, dia pun gak pernah cerita kalau dia seperti itu!"


Rosalina tersenyum.


Senyum yg manis sekali, dia sedang mengingat-ngingat masa-masa itu. Saat, ia dan Aldrich berduaan. Aldrich memang terkenal mesum kalau lagi berduaan hingga akhirnya ia hamil juga karena Aldrich selalu meminta jatah darinya sesering mungkin.


❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤


💦💦💦ROSALINA 2💦💦💦


FOTO BAYI KEMBAR SEPASANG


__ADS_1


__ADS_2