
Setelah, selesai menelepon semua keluarganya. Aldrich pun menghampiri Rosalina yg sedang tertidur lelap sambil mengusap kepalanya penuh sayang.
Aldrich : "Sabar, ya sayang? Kamu, tidak akan melewati semua ini sendirian! Ada aku, dan juga keluargaku yg akan selalu mendukungmu!" ucap Aldrich.
Aldrich berkata demikian dan dua bulir menetes di pelupuk matanya. Sungguh, ia tak sanggup membayangkan kejadian demi kejadian yg menimpa Rosalina, kekasih sekaligus tunangannya. Ia merasa bersalah pada Rosalina karena, ia tidak ada disaat Rosalina membutuhkan dirinya.
Aldrich : "Maafkan, aku sayang? Disaat, kamu butuh aku malah aku gak ada di sisi kamu! Aku, janji setelah semua masalah ini selesai! Aku akan menikahimu secepatnya! Aku akan berada di sisi kamu selamanya!" ucap Aldrich sambil mengecup lembut kening Rosalina.
Aldrich hanya menghubungi keluarganya saja. Ia sengaja tidak menelepon dan memberitahu keluarga Rosalina agar ayah dan ibu beserta Mica jadi khawatir akan keselamatan Rosalina dan kedua anak kembar Rosalina, Ziqi dan Ziqo. Sungguh, ia tidak ingin melihat keluarga Rosalina bersedih akan hal yg menimpa Rosalina dan kedua anak kembarnya.
Ia tak ingin melihat airmata tumpah ruah disaat kejadian yg menyedihkan itu datang. Ia hanya ingin melihat airmata kebahagiaan jatuh di hari pernikahannya nanti bersama Rosalina. Itu saja, yg di inginkan oleh Aldrich. Saat ia sedang larut dalam kesedihan. Suara klakson mobil pun terdengar di halaman depan rumah Rosalina. Ternyata, ayah dan ibu Aldrich sudah sampai di sana.
Cepat-cepat, Aldrich lari ke depan pintu lalu membuka pintu untuk ayah dan juga ibunya. Kedua orangtua itu pun memeluk anak mereka yg sedang bersedih karena kedua anak kembarnya di culik.
Monica : "Sabar ya, nak? Ini, adalah ujian! Mudah-mudahan, saja semua ini cepat berlalu ya?" hibur ibunya.
Aldrich : "Iya, bu! Terima kasih, ibu dan ayah sudah bersedia datang di tengah malam begini! Padahal, ini adalah waktunya istirahat!"
Stefano : "Apa, yg kau katakan son? Sudah, merupakan tugas kami sebagai orang tua untuk selalu mendukung anak-anaknya!"
Monica : "Benar, apa yg dikatakan ayahmu nak? Oh, ya dimana Rossie nak?"
Aldrich : "Ia sedang tidur, bu? Kasian, dia sudah menjalani semua ini sendirian! Sedangkan, aku sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa untuknya!"
Monica : "Itu bukan kesalahanmu, nak? Ini, semua karena ulah Jessica! Dialah, yg membuat Rosalina jauh darimu selama 5 tahun ini!"
Aldrich : "Ya, ibu benar sekali!"
Monica : "Ya sudah! Sekarang, kami lelah! Kami, ingin beristirahat saja!"
Aldrich : "Baiklah, ibu, ayah!" Ayah dan Ibu, bisa beristirahat disana!" ucap Aldrich sambil menunjuk salah satu kamar tamu yg ada di rumah itu.
Stefano dan Monica tersenyum.
Stefano : "Terima kasih, nak? Kami, akan beristirahat dahulu! Besok, baru kita akan berbincang lagi! Ayo, sayang?" ajaknya pada Monica istrinya.
Monica : "Baiklah, kami beristirahat dulu! Nak? Kamu, juga beristirahatlah! Hari, sudah pagi!" ucap Monica pada Aldrich anaknya.
Aldrich : "Ya, ibu aku akan istirahat! Sebentar, lagi!" balas Aldrich.
Monica tersenyum sambil menepuk pundak anaknya. Kemudian, ia dan suaminya pun masuk ke dalam kamar dan beristirahat. Sementara, Aldrich masih tetap terjaga, dia masih belum bisa terlelap. Namun, akhirnya ia tertidur juga pukul 03.00 pagi di samping Rosalina sambil menggenggam erat jari jemari Rosalina.
💦💦💦💦💦
Pagi harinya....
Rosalina terbangun di pagi hari dengan kondisi tubuh yg fit. Ia melihat Aldrich yg masih terlelap di sampingnya. Rosalina tersenyum melihatnya. Namun, ia masih merasa cemas akan keselamatan kedua buah hatinya Ziqi dan Ziqo. Ia pun menelepon, Ale untuk bertanya bagaimana kondisi disana.
__ADS_1
Percakapan Via Telepon....
Rosalina : "Ale!"
Ale : "Iya, nona?"
Rosalina : "Bagaimana, keadaan disana!"
Ale : "Nona, keadaan disini masih sama seperti kemarin! Anda, tenang saja nona!"
Rosalina : "Baiklah, sebentar lagi aku akan kesana!"
Ale : "Oke, nona!"
"Tut"
Percakapan Via Telepon selesai.
Rosalina menatap wajah Aldrich yg masih terlelap.
"Dia , pasti sangat lelah! Sebaiknya, biarkan saja!" ucap hati Rosalina.
Kemudian, Rosalina pun beranjak dari sana. Ia bermaksud untuk menemui Flinch. Tapi, ia terkejut ketika ia melihat kedua orang tua Aldrich disana. Sedang, duduk bersama di meja makan bersama Flinch.
Rosalina : "Flinch!!! Ehh??? Ayah? Ibu? Kalian, disini???"
Monica dan Stefano tersenyum.
Rosalina terharu dan ia pun menangis.
Rosalina : "Ibu? Ayah? Selama, 5 tahun ini aku tidak sendirian! Aku bersama Nenek dan juga Flinch! Mereka menemaniku dan mereka juga menjagaku!"
Stefano dan Monica terkejut sekali.
Stefano dan Monica : "Apa??? Jadi, selama 5 tahun ini kamu sama Ibu?"
Rosalina mengangguk.
Stefano : "Ibu, kejam sekali! Kenapa, ia tidak bilang pada kami kalau kau bersamanya!"
Rosalina : "Ayah, jangan berbicara begitu! Itu, semua adalah permintaanku! Aku, yg menyuruhnya untuk merahasiakan keberadaanku?"
Monica : "Tapi, kenapa nak?"
Rosalina : "Karena, Jessica tentunya!"
Monica : "Wanita itu lagi! Karena, ulahnya kini cucu kami ada bersamanya! Semoga, saja mereka baik-baik saja!"
__ADS_1
Rosalina : "Aku pun berharap juga begitu, Ibu? Ayah? Oh, ya? Ayah? Ibu? Aku titip, Aldrich ya?"
Monica : "Mau kemana, kamu nak?"
Rosalina : "Bertemu Jessica!"
Monica dan Stefano : "Apa!!! Tidak!!! Kami tidak mengizinkan! Bagaimana, kalau sesuatu yg buruk terjadi padamu?"
Rosalina : "Ayah? Ibu? Kalian, berdua tenang saja! Aku sudah punya rencana! Aku akan bawa kedua, cucu kalian pulang! Flinch!!!"
Flinch : "Ya"
Rosalina : "Ayo, kita pergi! Kakak, pergi ke kantor polisi! Sedang, aku akan menemui Jessica!"
Flinch : "Baiklah! Ayo, berangkat!"
Rosalina : "Ayah? Ibu? Aku pergi!"
Monica dan Stefano : "Iya, hati-hati!" ucap kedua orangtua Aldrich.
Rosalina tersenyum. Lalu, ia dan Flinch pun berangkat. Ia menemui Jessica. Dan, Flinch ke kantor polisi untuk membuat laporan tentang Jessica.
❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤
💕💕ROSALINA 2💕💕
Hai, teman-teman tak terasa ya? Kalau, ROSALINA 2 sebentar lagi akan tamat. Tinggal, satu bab lagi. Cerita, ini akan tamat. Oh, ya aku mau promosi novel baruku, ya? Baca, novel terbaru aku ya?
Judulnya....
TANGISAN SEORANG WANITA
A ROYAL PRINCESS IS RUN AWAY
Kalau, kalian suka cerita seorang putri di zaman modern.
__ADS_1
Makasih...
Author