ROSALINA 2

ROSALINA 2
Ziarah


__ADS_3

Sudah lama sekali, sejak Rosalina kembali ke Indonesia. Ia sama sekali, belum berziarah ke kuburan Agatha sahabat karibnya dulu yg selalu berada di sisinya dan juga selalu mendukungnya. Karena, peristiwa kecelakaan itu membuatnya trauma dan kehilangan sahabat yg sangat disayanginya itu.


Rosalina mengusap airmatanya yg menetes. Ketika ia sampai di areal pekuburan yg tersusun rapi. Ia menyusuri pekuburan itu. Ia mencari kuburan sahabatnya itu. Dan, ia menemukannya. Kuburan, Agatha tampak terawat rapi. Mungkin, pengurus kuburan rajin membersihkannya setiap hari.


Airmata Rosalina jatuh semakin deras. Ia tak sanggup dan tak kuasa menahan isak tangisnya. Betapa, trenyuh hati dan perasaannya. Mengetahui, kini sahabatnya tidak berada di sisinya lagi. Ia jatuh bersimpuh sambil memeluk kuburan Agatha. Ia menangis sejadi-jadinya.


Rosalina : "Agatha..."


Rosalina : "Maaf? Aku tak bisa menyelamatkanmu! Huhuhu....."


Tangisnya pecah dan tumpah ruah di pekuburan yg sunyi dan sepi itu. Hanya beberapa, peziarah yg berada di sana selain dirinya. Mereka, seakan tak mendengar kesedihan Rosalina. Karena, mereka pun juga bersedih dengan kehilangan orang yg sangat berarti dalam hidup mereka.


Rosalina : "Aku janji padamu, ta? Aku akan balas dendam untukmu! Akan, kubuat Jessica membayar semuanya! Termasuk, juga dendam Niki! Dendam, kalian berdua akan aku balaskan pada perempuan pembunuh itu! Dan, akan aku pastikan ia akan masuk penjara selamanya! Hiks....hiks....hikssss!!!"


Rosalina : "Baiklah, ta? Aku pamit dulu! Lain, kali aku akan mengunjungimu!"


Rosalina pun segera berlalu dari pekuburan itu. Namun, baru beberapa langkah saja. Ia beetemu dengan Aldrich di pekuburan itu. Sontak ia kaget! Demikian, juga Aldrich ia pun sama terkejutnya mendapati Zenith berada di sana.


Rosalina : "Aldrich?"


Aldrich : "Zenith?"


Aldrich pun menghampiri Zenith yg masih terpaku di tempatnya. Dan, Zenith jadi benong saja di tempatnya. Ia tidak bisa melarikan diri dari sana.


Aldrich : "Baby? Kamu disini?"


Rosalina/Zenith : "Emm? Iya, pak Jeff?"


Aldrich : "Kamu, mengunjungi kuburan siapa?"


Rosalina/Zenith : "Emm? Itu? Kuburan teman!"


Aldrich : "Oh!"


Rosalina/Zenith : "Kalau, bapak? Mau ngunjungi siapa?"


Aldrich : "Sama! Teman, juga!" ucapnya tersenyum.

__ADS_1


Aldrich : "Baby? Yuk, temani aku!"


Rosalina/Zenith : "Ehh???"


Aldrich langsung menarik tangan Zenith menyusuri kuburan satu demi satu. Sampai, di kuburan yg dimaksud ia pun berhenti. Disana, ia melihat sebuket bunga mawar terletak disana. Masih baru dan harum. Pertanda, bahwa baru saja ada orang yg mengunjungi kuburan Agatha terlebih dulu.


Aldrich : "Bunga mawar?"


Aldrich berkerut dahi. Setahu, dia hanya Rosalina saja yg menyukai bunga mawar.


"Apa, Rosalina di sini tadi? Apa, dia sudah kembali? Rosalina, sayangku? Dimana, kau???" ucap hati Aldrich lirih dan bingung.


Terlihat kebingungan disana, di wajah Aldrich. Zenith melihat hal itu. Lalu, ia pun bertanya...


Rosalina/Zenith : "Ada, apa pak Jeff?"


Aldrich sadar.


Aldrich : "Ah, tidak ada apa-apa!"


Lalu, Aldrich pun meletakkan bunga segar yg di bawanya di pusara Agatha. Sejenak, suasana menjadi hening. Saat, Aldrich berdo'a kemudian berkata pada pusara Agatha.


Ketika, Aldrich mengucapkan kata-kata itu hati Zenith seakan terluka. Ia merasa sedih karena Agatha tak bersama dengan mereka lagi. Tak terasa, air matanya jatuh menetes.


"Tik"


Aldrich : "Oke, ta! Aku pulang dulu! Lain, kali aku akan mengunjungimu!"


Ia bangkit berdiri dan mengajak Zenith pulang bersamanya. Ketika itulah, Aldrich melihat Zenith menangis. Ia merasa heran sekaligus iba. Ia pun menarik Zenith dalam pelukannya.


Aldrich : "Kenapa, kamu menangis?"


Rosalina/Zenith : "A...aku...sedih dengar kata-kata kamu barusan!" ucapnya bohong.


Aldrich : "Sudahlah, jangan menangis! Sekarang, mari kita pulang!" ajaknya.


Zenith pun mengangguk. Zenith berbalik, dan tiba-tiba ia merasakan sapuan angin dingin di belakang tubuhnya. Sekejap, ia merasakan bulu kuduknya meremang.

__ADS_1


Aldrich : "Ada, apa baby?" tanya Aldrich ketika ia melihat langkah Zenith terhenti.


Rosalina/Zenith : "Ah, tidak apa-apa!" jawab Zenith.


Aldrich : "Ya sudah!" Ayo!"


Aldrich menggandeng tangan Zenith. Dan, mengajaknya pergi dari sana.


Aldrich : "Sekarang, kita mau kemana?"


Zenith : "Pulang, mau kemana lagi?"


Aldrich : "Tidak, ke hotel dulu? Kita bercinta lagi! Aku kangen sama kamu!" ucap Aldrich blak-blakkan.


Zenith : "Apa???"


Aldrich : "Ayolah, sayang???" rengek Aldrich.


Zenith : "Tapi, sayang? Aku gak bisa! Hari ini, aku ada tamu di rumah! Kakakku dari Australia datang ke Indonesia! Dan, aku janji sama kakakku mau ajak dia jalan-jalan!"


Aldrich : "Apa!!! Kakak? Baby? Kamu, punya kakak???"


Zenith : "Iya"


Aldrich : "Kalau begitu, kita pulang ke rumahmu saja! Sekalian, aku mau kenalan sama kakakmu!"


Zenith tersenyum.


Zenith : "Baiklah!"


Zenith alias Rosalina dan Aldrich pun segera meluncur. Aldrich ikut Zenith pulang ke rumahnya. Karena, ia ingin lebih dekat dengan keluarga Zenith. Ia benar-benar sudah jatuh cinta pada Zenith meski ia belum tahu siapa Zenith sebenarnya.


Aldrich juga tak tahu kejutan apa yg sedang menantinya di rumah Zenith. Apakah, Aldrich akan bertemu kedua anak kembarnya? Apakah, Aldrich akan bertemu dengan sahabat lamanya sewaktu ia sekolah di Australia?


Terus ikuti ya ROSALINA 2 sampai tamat?


❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤

__ADS_1


💦💦💦ROSALINA 2💦💦💦


__ADS_2