
"Pussssg.........."
suara peluru terdengar tidak jauh darinya.
Dia terkejut mendengarnya, karena terkejut dia menjerit membuat pemilik senapan itu mengetahui keberadaannya.
Dia berlari ke tengah hutan sekuat tenaga namun itu disiang hari dan di siang hari dia adalah manusia biasa, Kaki manusia yang kurang gesip dalam berlari membuatnya berlari lambat dan tidak sengaja tersandung akar pohon dan terjatuh sehingga dia pingsan.
Dia adalah Minyan. Seorang Dewi cantik yang dikutuk menjadi seekor rubah. Namun, dia dikutuk bukan karena kesalahannya. Dia dikutuk karena kesalahan adiknya.
Ketika dia masih berada di khayangan, dia adalah Dewi sekaligus putri kesayangan dewa bulan. Dia juga berhasil dihunjuk sebagai pengganti dewa bulan. keputusan itu merupakan keputusan Dewa Bulan sendiri.
Dia juga memeliki dua orang adik. Minyong dan Minyei. Minyong adalah pangeran tampan sedangkan Minyei adalah putri cantik.
Namun, karena terlalu girang mendengar keputusan Dewa Bulan. Adiknya Minyei menyebarkan berita itu kepada teman-temannya yang membuat berita itu bocor dan tersebar.
Berita itu seharusnya tidak boleh di bocorkan sebelum Dewi Minyan benar-benar di lantik menjadi pengganti Dewa bulan.
Mendengar kebocoran berita itu, Dewa Bulan sangatlah marah dan akan memberi hukuman yang seberat-beratnya kepada Minyei.
Namun kakaknya Minyan yang sangat menyayangi adiknya itu tidak akan membiarkan adiknya menderita.
Akhirnya Minyan berinisiatif mengatakan bahwa dia sendirilah yang membocorkan berita itu.
Mendengar pengakuan Dewi Minyan, Dewa Bulan menjadi sangat-sangat marah dan mengutuk Dewi Minyan menjadi seekor rubah yang tinggal di dunia hina manusia.
Ini adalah hukuman yang sangat berat melebihi hukuman mati. Setiap Dewi yang melakukan kesalahan besar, akan di kutuk menjadi seekor rubah dan di buang ke dunia hina manusia.
Walau pun dia adalah seekor rubah, tetapi dia masih bisa berubah menjadi manusia di siang hari dan akan kembali menjadi seekor rubah di malam hari.
Dia juga masih memiliki sedikit kekuatan atau sihir untuk melindungi dirinya. Dia mampu menghilangkan ingatan manusia jikalau manusia itu mengetahui bahwa dia adalah seekor rubah.
Selekas dia di buang ke dunia hina manusia, dia berlari kocar-kacir di tengah hutan layaknya rubah yang ketakutan.
Dia tidak tahu apa-apa tentang dunia manusia. Dia tidak tahu akan tidur dimana dan akan makan apa.
Di hutan, banyak binatang buas yang ingin memangsanya. Dia melakukan segala cara agar terhindar dari binatang-bintang buas itu.
__ADS_1
Ketika dia terbangun dari pingsannya, betapa terkejutnya dia melihat dia berada disebuah ruangan. kemudian seorang pria masuk kedalam dan melihat wanita yang ditemukannya di hutan tadi telah terbangun.
"kamu sudah bangun?" tanya pria itu sedikit ketus.
Minyan hanya diam dan mengamati sekitarnya dimana dia belum pernah melihat benda-benda seperti itu di khayangan. Ada benda bercahaya(lampu) dinding transparan(jendela kaca), kotak berangin dingin (ac) dll.
"Aku membawamu dari hutan, tadi kamu pingsan jadi aku bawa ke sini, ini kamarku. Tenang saja aku tidak berbuat jahat padamu. Oh iya kamu pingsan lama sekali sampai semalaman," ujar pria itu.
"kembalikan aku," kata Minyan.
"Apa? Kauingin kembali ke hutan itu? Hey nona begini saja, bagaimana jika aku mengantarmu ke rumahmu? Dimana rumahmu? Kurasa itu lebih cocok, lagi pula jarak dari hutan itu kesini lumayan jauh butuh waktu 6 jam kesana," ujar pria itu blak-blakan.
Minyan berfikir kalau dia kembali ke hutan banyak binatang buas yang akan memangsanya disana.
"kalau aku tinggal disini mungkin aku akan aman dari binatang buas itu, tapi apakah dia dapat dipercaya? wajahnya memang tampan. Tapi dia agak sedikit cuek. Lagi pula kalau aku di kota aku akan lebih mudah menemukan Cinta sejatiku, dan aku akan terbebas dari kutukan ini," ujar Minyan dalam hati.
"Hey nona.. kenapa bengong?" kata pria itu sambil melambaikan tangannya di depan wajah Minyan. "Jadi tidakku antar?" tanya pria itu. "Dimana rumahmu?" Tanya pria itu lagi.
"Aku tidak punya rumah" jawab Minyan
"Apa? tidak punya rumah, ya setidaknya rumah keluarga agar kaubisa menginap disana," kata pria itu.
"Kamu tidak punya keluarga? bagaimana dengan teman?" tanya pria itu.
"Aku tidak punya teman," jawab Minyan lagi.
"Kamu tidak punya semua jadi apa yang kamu punya didunia ini?" tanya pria itu lumayan kesal.
"Izinkan aku tinggal disini," kata Minyan.
"Apa.......? tidak bisa, enak ajah mau tinggal disini," jawab pria itu spontan keberatan. Lalu Minyan berpura-pura membuat dirinya menjadi orang yang paling malang didunia ini agar pria itu mengasihaninya dan membiarkannya tinggal dirumah itu. Dengan wajahnya yang cantik dia berlenggok seperti orang susah, itu membuatnya terlihat sangat lawak.
"Kalau begitu aku akan pergi..... Entah kemana aku akan pergi....Kalau aku nanti dijahati ditengah jalan...... Biarkan saja, memang siapa yang akan peduli?... Kalau aku nanti kelaparan....... Biarkan saja.....Kalau aku nanti tersesat.... Memangnya kenapa? Tidak akan ada yang peduli .......Kalau aku nant... ," "sssssttttt...." pria itu menutup mulut Minyan memotong perkataannya, pria itu tidak sanggup mendengar semua perkataan Minyan.
Karena merasa kasihan dan terpaksa pria itu pun memberinya kesempatan untuk tinggal dirumahnya. "Ya sudah kamu boleh tinggal disini, tapi hanya untuk sementara, dan kamu juga harus membayar sewa,"
"Apa itu sewa?" tanya Minyan. Wajar saja dia tidak tahu apa-apa tentang dunia manusia.
__ADS_1
"Kau hidup di zaman apa? Sewa itu seperti upeti yang harus kamu bayarkan kepadaku karena kamu sudah ku beri tempat tinggal," jelas pria itu dengan mata melotot.
"Dibayar pakai apa?" tanya Minyan lagi.
"Ya pakai uanglah," jawab pria itu sedikit meninggikan nada bicaranya.
"Apa itu uang?" Minyan kembali bertanya.
"Haaaaa? Kautidak tahu uang? Uang itu benda yang dapat ditukarkan dengan apa saja! kausangat merepotkan ya" jawab pria itu yang mulai kehabisan kesabaran. "Sebenarnya uang juga kekasih hatiku," ujar Pria itu dalam hati.
"Aku tidak punya uang". ujar Minyan.
"Hhhhhh... Sudah kuduga, kautidak punya apa-apa di dunia ini. Dasar.... Ya sudah kamu boleh tinggal di sini... Tapi sebagai gantinya kamu harus membersihkan rumah ini setiap harinya dan bekerja padaku. Ok!!" kata pria itu dengan ketus.
"Terimakasih". ujar Minyan lembut.
Pria itu berjalan kepintu dengan menggaruk-garuk rambutnya ingin keluar dari ruangan itu. "Oh iya kaujuga harus mengganti baju, bajumu sudah kotor. bentuk bajumu juga aneh seperti baju dari abad sebelum masehi.....haaaa dasar aneh" kata pria itu pergi dari kamar.
Minyan pun mengganti bajunya, ketika dia membuka lemari dia terkejut melihat baju yang bentuknya aneh, menurutnya baju itu lebih aneh dari apa yang dia pakai. Di lemari itu ada segitiga bermula(pakaian dalam pria), karung terbelah dua(baju) dan dan karung berlubang tiga(celana).
kemudian Minyan keluar dari kamar itu dengan baju pria dan celana jins yang ia kenakan, dengan pakaian itu seorang Dewi telah berubah menjadi pangeran tampan dari negri Ginseng. Dia terlihat seperti gadis tomboy yang berkeliaran dijalanan.
"Aishhhhh, kau terlihat seperti laki-laki, kau bahkan lebih tampan dariku," kata pria itu sambil berjalan mendekatinya. Tiba-tiba pria itu terfikir suatu hal.
"Apa kau memakai pakaian pria lengkap? apa kau memakai celana dalamku?" tanya pria itu mendesak.
"Apa itu celana dalam?" tanya Minyan dengan polos. Pria itu kemudian mengambil celana dalam pria dan menunjukkannya pada Minyan.
"Ini adalah pakaian dalam Pria, Wanita tidak boleh memakainya," perintah pria itu. Pria itu sangat mencurigainya apakah Minyan memakainya atau tidak.
"Tidak.. aku tidak memakainya, aku menyebutnya segitiga bermula," jawab Minyan sambil memengang celana dalam itu.
"Tunggu, jika kau tidak memakai nya berarti kau tidak memakai pakaian dalam samasekali yang diatas dan yang di bawah....aigooooooo," ujar pria itu sambil membayangkannya.
"Kau kenapa?" tanya Minyan sambil mengoyang-goyangkan celana dalam tadi. Sontak pria itu langsung mengambilnya dari tangan Minyan dan berkata. "Dengan terpaksa, besok kita harus berbelanja pakaian mu.... ssssss kepalaku bisa pecah kalau begini kau sangat merepotkan," kata pria itu sambil duduk di meja makan.
Jangan lupa like dan vote ya...
__ADS_1
semoga kalian suka 💜💜💜