Rumah Di Ujung Jalan

Rumah Di Ujung Jalan
Keanehan


__ADS_3

Antara percaya dan tidak ,Fahmi dapat menyentuh istri nya.


Padahal waktu itu ia ingat betul jika Mika melompat dan langsung hilang begitu saja tanpa jejak ,tapi kini Mika sudah berada kembali di rumah nya.


"sayang....." ucap Fahmi pelan seraya menyentuh kening istri nya


"hm...kau sudah pulang ,aku menunggu mu dari kemarin " ucap Mika dengan nada serak khas bangun tidur


"justru aku yang sudah mencari-cari mu " saut Fahmi


"Abang pasti lapar kan,aku sudah masak kan makanan untuk Abang ,lebih baik Abang makan dulu ,nanti aku nyusul " ucap Mika seraya mengusap pipi Fahmi


"baiklah ,aku tunggu kamu di meja makan ,cepat turun karena aku sudah rindu makan berdua dengan mu" ucap Fahmi lalu beranjak


Sebelum Fahmi menuju ruang makan ,ia lebih dulu mengecup kening istri nya


"kamu wangi banget sih ,abis mandi ya?"tanya Fahmi


Namun Mika hanya tersenyum menanggapi.


Tak ingin berlama-lama Fahmi pun segera menuju ruang makan.


Namun setelah Fahmi keluar dari kamar ,senyum merekah Mika tiba-tiba hilang dan wajah nya terlihat datar dengan tatapan tajam.


Fahmi melihat berbagai makanan tersaji di atas meja,ayam bakar ,tumis kangkung ,goreng tempe ,sambal terasi kesukaan nya,juga sayur kuah kuning


"banyak banget makanan nya ,apa ini akan habis berdua " gumam Fahmi


"tapi darimana Mika dapat ayam nya ,di kampung ini kan gak ada yang jualan ayam potong ?" fikir nya


Saat Fahmi tengah memperhatikan semua makanan itu , tiba-tiba ia di kejutkan oleh Mika yang tak tahu kapan datang nya , tiba-tiba Mika berada di belakangnya.


"Abang suka makanan nya?"


"astaga .... Mika...." kejut Fahmi


"kok kaget ?" tanya Mika


"kamu ngagetin saja sayang ,sejak kapan kamu di belakang ku ,kok aku gak tahu?" tanya Fahmi seraya mengusap-ngusap d*da nya.


"baru saja ,ayo kita makan ,Abang mau makan sama apa ,aku ambilin" sahut Mika seraya berjalan membawakan piring


"kamu dapat ayam dari mana sayang?" tanya Fahmi yang tak bisa menyimpan penasaran nya


"kemarin ada ayam hutan yang nyasar ke rumah ini ,karena aku sudah lama menginginkan makan ayam bakar jadinya aku tangkap saja " jawab Mika


"terus kamu yang potong ayam nya ?" tanya Fahmi lagi


"tidak ,kemarin ada warga yang lewat jadi aku minta tolong buat di potongin deh" sahut Mika lagi


Fahmi nampak mengangguk ,baginya alasan nya itu cukup masuk akal,lalu pandangan nya terarah pada tempe goreng di depan nya, kemudian ia kembali bertanya


"lalu tempe ini?"


"aku beli di warung yang di sebelah sana ,ternyata ada jualan tempe juga di sana " jawab Mika,dan memang Mika benar jika ada warung di antara rumah warga,Fahmi kembali mengangguk


Untuk sayuran Fahmi tak ambil pusing sebab ia meyakini jika sayuran itu di petik nya di ladang mereka ,Fahmi juga melihat jika sayuran yang ia tanam sudah tumbuh subur ,namun untuk tanaman yang lain masih kecil-kecil tumbuh nya.

__ADS_1


"Abang mau makan sama apa?" tanya Mika


"aku mau coba ayam bakar nya ,pasti enak" jawab Fahmi


Mika pun segera menyendokan nasi dan ayam bakar pada piring, lalu diberikan pada Fahmi.


"terima kasih sayang " ucap Fahmi lalu mulai menyantap makanan nya


"hm....enak ,kamu memang pintar masak ,istri siapa sih ini" puji Fahmi sambil tersenyum


"kok kamu gak makan?" tanya Fahmi yang melihat Mika hanya diam memperhatikan


"aku udah makan tadi bang, sekarang masih kenyang " jawab Mika beralasan


"ya sudah kalau begitu kamu temani saja aku makan ya ,gak apa-apa kan ?" tanya Fahmi lagi


"enggak " sahut Mika kembali tersenyum


Fahmi memakan makanan nya dengan sangat lahap hingga habis tak bersisa ,setelah selesai makan ,ia pun membantu Mika merapikan kembali meja makan.


Mika tiba-tiba terdiam dengan tatapan tajam nya ,kemudian dia berucap


"bang ,aku tiba-tiba merasa tak enak badan ,aku istirahat di kamar ya " ucap Mika


"kamu sakit?" tanya Fahmi cemas


"tidak ,hanya sedikit tak enak badan saja ,gak apa-apa kan kalau aku tidur di kamar ?" tanya Mika lagi


"gak apa-apa sayang ,justru kamu harus banyak-banyak istirahat ,yuk aku antar ke kamar " ajak Fahmi ,namun Mika menggeleng


Saat Fahmi memperhatikan punggung Mika yang menjauh seseorang datang mengetuk pintu.


Fahmi pun menoleh pada arah pintu ,namun saat Fahmi kembali menoleh pada Mika,istri nya itu sudah tak ada ,padahal jarak dari tempat nya ke tempat Mika berada tadi masih sangat dekat , seharusnya Mika masih berada di tangga ,tapi kini istri nya itu sudah tak ada.


"cepet banget jalan nya " gumam Fahmi tanpa berfikir aneh-aneh ,ia pun beranjak ke arah pintu dan membuka kan pintu


"eh wa Bayu ,ada apa wa?" tanya Fahmi


"tidak apa-apa,uwa hanya ingin memastikan kalau kamu baik-baik saja " ucap pak Bayu yang rupanya ia membawa beberapa makanan ,seperti pisang ,nasi dan lauk nya


"untuk makan malam kamu nanti malam " ucap pak Bayu seraya menyerahkan bakul yang ia bawa


"seharusnya uwa tak usah repot-repot ngantar makanan segala ,aku baru saja habis makan wa , Mika sudah memasak kan makanan tadi ,bahkan makanan nya masih tersisa untuk nanti malam " ucap Fahmi


"istri mu sudah kembali?" tanya pak Bayu mengerutkan kening nya


"iya wa , Alhamdulillah...katanya dari kemarin Mika nunggu aku pulang,kalau begitu silahkan masuk wa " ajak Fahmi


"ah tak usah ,uwa mau kembali saja ke ladang ,ini juga ya sekalian nganter ,uwa mu itu cerewet sekali kalau gak cepat-cepat uwa antar bisa sehari semalam uwa mu itu ceramah " tutur pak Bayu


"kalau gitu makasih banyak ya wa " ucap Fahmi menerima makanan itu


"uwa pamit , assalamualaikum"


"waalaikum salam " sahut Fahmi


"aneh ... kata Mbah Parwoto Mika masih hilang ,kenapa tiba-tiba sudah kembali lagi" gumam pak Bayu

__ADS_1


Kemudian pak Bayu menghentikan langkah nya lalu menoleh ke belakang, tepat nya ke lantai dua dimana kamar Fahmi berada ,sedangkan Fahmi sudah masuk ke dalam rumah nya.


Mata nya menyipit memperhatikan sosok perempuan yang tengah berdiri membelakangi jendela.


"apa itu Mika" fikir nya


Namun tiba-tiba kepala perempuan itu berputar seratus delapan puluh derajat dan mata nya merah menatap pak Bayu.


"astaghfirullah....." pak Bayu terperanjat melihat nya ,pria paruh baya itu pun cepat-cepat pergi meninggalkan tempat itu


Sementara itu Fahmi yang sudah menyimpan makanan pemberian pak Bayu di dapur pun ,berniat untuk menghampiri Mika di kamar,namun ia melihat sekelebatan orang melintas , ia pun pergi memeriksa nya.


"hey....siapa kamu?" seru Fahmi saat melihat seseorang berlari ke arah belakang rumah


"tunggu" seru Fahmi ,namun orang itu tak mau mendengar seruan Fahmi ,Fahmi pun mengejar nya hingga ke belakang rumah


"kemana pergi nya ,masa iya manjat dinding ini ?" tanya Fahmi kebingungan


Penasaran ,Fahmi pun mencari nya lagi di sekeliling rumah ,sampai ia kembali ke tempat semula pun ia tak menemukan orang tadi.


"aneh ,kemana pergi nya orang tadi ,masa iya dia bisa ngilang gitu saja " gumam Fahmi


Karena merasa lelah dan haus, Fahmi pun pergi ke dapur untuk minum.


Setelah itu Fahmi pun pergi ke kamar nya ,namun sesampai nya ia di kamar nya ,ia tak mendapati Mika di sana ,ia memeriksa ke kamar mandi namun tidak ada juga.


"Mika....."seru Fahmi memanggil istri nya


"Mika....sayang ....kau dimana?"


"Mika...."


"aku di sini....." bisik Mika tepat di telinga Fahmi


"sayang ....kamu dari mana ,aku nyariin tau gak" tanya Fahmi


"aku gak kemana-mana kok ,dari tadi aku disini" jawab Mika tersenyum


"masa sih kok aku gak lihat ?" tanya Fahmi mengerut kan kening


Lagi-lagi Mika hanya tersenyum menanggapi


"sayang ....aku pingin boleh ya " pinta Fahmi dengan suara serak


"iya ,tapi apa kepala kamu tak apa-apa?" tanya Mika menyentuh kepala bagian belakang Fahmi


"tidak ,asal ada kamu di sisi ku aku akan baik-baik saja " jawab Fahmi ,lalu ia pun


mendorong istri nya ke tempat tidur lalu mulai menyerang nya .


.


.


.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2