
Para warga terkesiap melihat penampakan di depan mata nya.
Sesosok wanita yang tubuhnya sudah mengering nampak berdiri tegak.
"i...ini...patung kah ,atau mumi ?" tanya salah satu warga
"seperti nya ini jasad nya yang di awet kan itu "
"tapi...bagaimana kita membawa nya ,itu seperti nya berat "
"kita gotong " sahut yang lain
Akan tetapi saat warga hendak menggotong jasad Icih tiba-tiba pak Bayu berseru
"bakar jasad itu "
Tanpa menunggu lama para warga pun langsung membakar jasad Icih dengan menyiramkan minyak tanah dari dalam obor ke seluruh tubuh nya ,lalu membakar nya.
Terdengar suara jeritan kesakitan yang menggema di ruangan itu
Warga pun segera meninggalkan ruangan yang kini ikut terbakar.
Tubuh Mika yang masih di diami Icih pun nampak bergulingan di lantai .
"aaaakkkhhhh.....panas ....panas .....matikan api itu.....panas .....hentikan bacaan mu...." jerit nya
"Mika....mika....." teriak Fahmi
Meski yang ia teriaki adalah Mika namun isi dalam tubuh nya bukan lah Mika ,sedangkan Mika yang sesungguh nya tengah menatap lirih pada Fahmi di samping nya.
"bang.....ini aku ....maaf jika aku harus pergi meninggalkan mu ....aku sangat mencintai mu bang...." lirih nya
Ia tak yakin akan bisa kembali ke raga nya.
Mbah Parwoto pun tak henti-henti nya melafalkan doa dan beberapa ayat Al-Qur'an ,juga mantra-mantra yang pernah ia pelajari dari orang tua nya.
Mika yang sebenarnya merasa tak nyaman dengan apa yang di lakukan Mbah Parwoto pun ,terpaksa berada di sana ,ia ingin bertahan meski rasa tak nyaman itu mengganggu nya ,sebab ia yakin jika ini lah kali terakhir nya bisa melihat Fahmi ,sebelum ia pergi untuk selama-lamanya.
"Mika...." lirih Fahmi lagi ,ia sampai bersimpuh di lantai karena kaki nya merasa lemas ,ia tak siap jika ia harus benar-benar kehilangan istri nya yang sangat ia cintai tersebut.
"mari kita keluar dari rumah ini ,lantai atas sudah terbakar" ajak pak Bayu
"tapi Mika ..." Fahmi menolak untuk keluar sebab istri nya masih dirasuki dan berguling-guling di lantai
Semakin lama api semakin membesar ,bahkan sudah banyak percikan api yang berjatuhan hingga percikan api itu mengenai barang-barang di bawah nya.
"ayo nak Fahmi kita harus cepat keluar " seru pak Bayu
"uwa saja yang pergi aku mau disini menemani istri ku " sahut Fahmi dengan tatapan kosong
"tidak ,...kita harus keluar bersama-sama" pak Bayu pun menarik paksa Fahmi ,sementara di sana sudah tak ada siapapun lagi ,sebab Mbah Parwoto sudah lebih dulu keluar.
__ADS_1
"MIKA....TIDAK.... MIKAAAA....." teriak Fahmi saat ia berhasil di bawa ke luar oleh pak Bayu yang di bantu warga
DUAARRR
Terdengar ledakan dari dalam rumah,tanpa berfikir panjang ,Fahmi pun berlari kembali menuju rumah itu ,pak Bayu dan yang lain nampak tak bisa berbuat apa-apa.
"tidak ...nak Fahmi...." pak Bayu juga hendak mengejar Fahmi namun lengan nya di tarik oleh Mbah Parwoto
"kita doa kan saja semoga semua nya akan baik-baik saja " lirih Mbah Parwoto ,sebab ia sendiri tak yakin jika Fahmi akan selamat ,mengingat kebakaran di rumah itu sudah cukup hebat.
Mbah Parwoto pun merasa bersalah sebab ia tak ada bersama Fahmi dan Mika yang tengah dirasuki sebab ia pergi ke dapur untuk megambil air untuk menyembur Mika,karena tak ada siapa pun yang bisa dimintai tolong Mbah Parwoto pun terpaksa mengambil sendiri ,sebab melihat Fahmi yang seperti itu membuat nya tak tega.
Dan ketika hendak keluar dari dapur langkah nya terhenti karena api yang menghalangi jalan keluar nya ,hingga Mbah Parwoto pergi menuju pintu lain di dapur itu yang menuju ke halaman belakang.
Namun naas sesampai nya ia di luar api sudah membesar memakan seluruh rumah itu ,bahkan terjadi ledakan pula.
Ia kembali terkesiap saat melihar Fahmi berlari dan masuk kembali ke dalam rumah yang sudah terkepung api.
"MIKAAA....." teriak Bayu
"uhhukk.... uhhukk.... Mika....dimana kamu sayang...." lirih nya sambil terbatuk-batuk
Fahmi terus berjalan menghindari kobaran api yang semakim membesar ,ia ingat dimana terakhir dia melihat tubuh Mika yang bergulingan di lantai.
Ia tak perduli meski kini tubuh nya masih di semayami sosok lain ,yang penting bagi nya tubuh Mika tetap utuh.
brukk
Pintu yang sudah hampir habis dilalap api pun jatuh dan hampir menimpa Fahmi jika saja Fahmi tak cepat-cepat menghindari nya.
"Mika...." gumam nya saat mata nya melihat sosok istri nya itu tengah berdiri tak jauh dari nya
Fahmi pun mendekat ,namun sosok Mika menjauh, seolah memberi jalan untuk Fahmi , Mika terus bergerak ke arah yang tak terkena api.
Hingga akhirnya Fahmi berhasil menemukan tubuh Mika yang sudah terkapar tak berdaya di lantai.Dengan cepat Fahmi membawa tubuh tak bernyawa itu keluar.
Dengan terbatuk-batuk Fahmi berjalan dengan cepat namun tetap berhati-hati.Setiap ada api yang hendak menyambar nya ,Fahmi pun menghindar.
Sosok Mika kembali menunjukan jalan pada Fahmi ,Fahmi pun mengikuti nya.
"Mika....ku mohon jangan tinggalkan aku ...aku belum bisa membahagiakan mu" lirih Fahmi sambil terus berjalan dengan menggendong Mika
Hingga akhirnya Fahmi dapat keluar dengan selamat meski sedikit lemas karena asap yang ia hirup membuat pernafasan nya sedikit terganggu.
"Alhamdulillah......" ucap syukur semua warga yang melihat Fahmi keluar dari rumah yang sudah di lalap api tersebut
Fahmi pun lalu terduduk lemas dengan masih memangku tubuh istri nya.
"nak Fahmi ...." seru pak Bayu lalu menghampiri
"wa...apa menurut uwa , Mika akan kembali pada ku ?" lirih Fahmi dengan berlinang air mata
__ADS_1
Sungguh ia benar-benar tak mau dan tak siap kehilangan Mika, baginya Mika adalah segala-gala nya,Ia tak sanggup jika harus kehilangan nya.
"uwa juga berharap Mika bisa kembali pada kita,tapi jika takdir berkata lain ,kita sebagai manusia hanya bisa pasrah dan berserah diri ,ikhlas kan lah kepergian Mika nak " ujar pak Bayu
"tidak .... Mika ku belum meninggal,dia hanya tidur,iya kan sayang . ..kamu hanya tidur ...ayo bangun sayang .... bangun...." seru Fahmi sambil mengguncang tubuh Mika
Tak ada yang tak meneteskan air mata melihat bagaimana Fahmi sangat terpukul atas kepergian Mika,semua nya tak bisa menahan sesak di d*da masing-masing.
Namun tiba-tiba muncul satu sosok yang nampak mirip dengan Fahmi ,hanya saja perbedaan ada di rambut dan oakaian yang di kenakan ,Fahmi dengan gaya rambut pendek kekinian ,berbeda dengan sosok yang mirip dengan Fahmi ,rambut nya cepak dan ada tahi lalat di bagian dagu ,terlihat manis dan tampan.
Dia lah sosok Pramadi ,kekasih Icih sewaktu hidup dulu.
Semua warga nampak tertegun menyaksikan nya.
"maaf atas kekacauan yang telah di buat Icih selama ini,aku akan menjemput nya,sudah saat nya dia kembali ke alam kami" ujar nya
Sosok gadis berparas cantik tiba-tiba melayang dari rumah yang kini tengah terbakar.
Sosok itu menghampiri Pramadi
"kakang Pramadi....kau kah itu?" tanya nya
"iya Icih ,ini aku...,sudah ,hentikan lah dendam mu ,kita kembali ke alam kita ,sudah banyak yang menjadi korban dendam mu ,mereka semua tak bersalah ,kita kembali ya..." ucap Pramadi
"iya ,asal aku bisa kembali bersama mu "jawab Icih
Dengan bantuan Mbah Parwoto akhirnya sosok Icih dan kekasih nya tersebut bisa kembali ke alam mereka .
"Alhamdulillah hirobbil alamin......" lirih mbah Parwoto seraya mengusap wajah nya
Tiba-tiba Fahmi berseru
"Mbah .... Mika Mbah ....uwa.... Mika .... Mika....menggerakkan jari nya..."
"Subhanallah..... Alhamdulillah...... Allahu Akbar....." ucap Mbah Parwoto dan warga
"terima kasih Ya Allah.... terima kasih telah mengembalikan istri ku ,terima kasih sayang , terima kasih...."
.
.
.
...TAMAT...
Alhamdulillah..... akhirnya cerita ini berhasil aku tamat tin , tapi tak usah risau ya , nanti akan ada kok extra part nya , di tunggu saja ya.
Terima kasih buat yang sudah mendukung dan berbaik hati memberikan like nya,tanpa kalian aku bukan lah apa-apa ,meskipun cerita ini nanti nya tidak menang lomba ,tapi aku sudah cukup bangga kok karena sudah turut berpartisipasi.
Tak berharap menang juga malahan ,saingan nya berat-berat euuuy......š
__ADS_1
Sekali lagi terima kasih ya salam author kaleng-kaleng š
ššš