Rumah Di Ujung Jalan

Rumah Di Ujung Jalan
Mika kembali


__ADS_3

Mendengar jika istrinya tak ada alias hilang ,Fahmi pun segera beranjak memasuki rumah tersebut dengan tergesa-gesa,dengan panik Fahmi pun berteriak memanggil nama istri nya


"Mika....Mika....Mika......" teriak Fahmi


"Ya Allah kemana istri ku " lirih nya


Fahmi bahkan mencari ke seluruh ruangan di rumah itu ,dari lantai bawah hingga ke lantai dua ,Fahmi juga melihat ke sekeliling area rumah nya dari atas balkon


"Mika...." panggil Fahmi lagi


"Mika kau dimana?"


"mas Fahmi..." seru warga ,Fahmi pun menoleh


"iya "


"kami sudah mencari istri mas Fahmi di rumah ini tapi kami tak bisa menemukan istri mas Fahmi " ucap salah satu warga


"lalu saya harus bagaimana pak ,kemana saya harus mencari istri saya jika tidak ada di dalam rumah?" tanya Fahmi


semua warga nampak saling lempar pandang ,juga saling sikut


"ada apa ini sebenarnya? kenapa ekspresi kalian begitu?" tanya Fahmi yang merasa janggal atas sikap para warga tersebut


"beguni nak Fahmi " kali ini giliran pak Bayu yang bicara


"seperti yang sudah-sudah ,jika seseorang tiba-tiba hilang di sekitaran rumah ini ,maka kami tidak bisa menemukan nya kembali ,meskipun kami mencari sampai ke dalam hutan sekalipun ,karena....." ucapan pak Bayu terpotong oleh Fahmi


"maksud wa Bayu istri saya tidak akan kembali ? apa yang sebenarnya terjadi wa,kenapa yang hilang tidak bisa ditemukan?" tanya Fahmi langsung kalut mendengar ucapan pak Bayu


"maaf sebelum nya uwa tidak menceritakan hal ini,uwa fikir hal seperti ini tak akan terjadi "lirih pak Bayu , Fahmi mengerutkan kening


"dulu ada warga pendatang ,sama seperti nak Bayu dan istri ,beda nya mereka datang ke kampung ini untuk tujuan mencari inspirasi untuk menulis , mereka ingin menulis tentang kampung ini ,mereka tinggal di salah satu rumah penduduk yang kosong ,akan tetapi setelah dua hari mereka berada di kampung ini mereka tiba-tiba hilang ,tak ada yang tahu kemana kedua nya, terakhir ada yang mengatakan jika mereka merasa penasaran akan rumah ini ,dan memasuki nya ,namun setelah itu mereka tak pernah terlihat kembali,bahkan pihak berwajib pun sampai turun tangan untuk mencari kedua nya namun nihil sampai sekarang tak ada kabar apapun ,dua Minggu pencarian pihak kepolisian menghentikan pencarian,mereka lalu menyimpulkan jika kedua nya telah masuk hutan dan dimangsa hewan buas" tutur pak Bayu


"apa sebelum hilang nya dua orang tadi sudah terjadi hal serupa?" tanya Fahmi


"iya ,banyak warga yang sering hilang secara misterius di kampung ini terutama bagi mereka yang nekat memasuki kawasan rumah ini ,jujur uwa sendiri tak percaya tapi itulah kenyataan nya ,bahkan awal nya warga enggan untuk menginjakkan kaki di sekitar rumah ini ,namun uwa meminta mereka untuk mau membantu ,dan pada akhirnya mereka mau juga " lirih pak Bayu sambil menunduk


"Ya Tuhan....kenapa harus seperti ini,kemana istri ku" lirih Fahmi

__ADS_1


Saat perasaan nya tengah kalut seorang wanita tiba-tiba muncul dari arah belakang rumah seraya membawa seekor kelinci di dekapan nya.


"loh kalian sedang apa,apa sudah selesai beres-beres nya ?" tanya nya


"Mika........" Fahmi langsung menghampiri istri nya tersebut


"kamu darimana saja aku dan warga mencari-cari mu " tanya Fahmi


"maaf tadi aku lihat sesuatu jadi aku ikutin deh ,eh rupanya aku malah bertemu makhluk menggemaskan ini ,boleh ya aku pelihara?" tanya nya polos


"tentu , tentu boleh,lain kali jika ingin pergi kemana-mana bilang ya ,jangan pergi sendirian" ucap Fahmi yang langsung memeluk istri nya


"hm...iya ,udah ah malu sama mereka " bisik Mika


"Alhamdulillah.....nak Mika tak jadi hilang ,uwa dan warga yang lain sudah sangat panik tadi "ucap pak Bayu merasa lega


"iya wa,maaf ya sudah membuat uwa dan yang lain cemas " ucap Mika merasa tak enak


"ya sudah karena istri mas Fahmi sudah di temukan jadi bagaimana kalau kita lanjut bersih-bersih nya ,biar lebih cepat beres nya " sahut salah satu warga


Akhirnya mereka pun kembali bersih-bersih namun sebelum nya mereka mengisi dulu perut mereka ,karena hari sudah semakin siang dan perut mereka juga sudah keroncongan.


Dan karena rumah nya belum seratus persen rapi,maka malam ini Fahmi dan Mika kembali menginap di rumah pak Bayu.


**


Malam menujukan pukul sebelas malam , guntur tiba-tiba bergemuruh di langit ,suara desiran angin yang menerpa dedaunan pun membuat berisik ,tiupan angin yang kencang membuat pintu jendela yang terbuat dari kayu itu pun bergerak-gerak menimbulkan bunyi yang cukup mengganggu tidur .


brukk...brukk...brukk...


Tiba-tiba lampu yang hanya menyala lima watt tersebut mati ,keadaan pun menjadi gelap gulita.


Dalam kegelapan malam itu terlihat bayang-bayang seseorang muncul di balik pintu kamar yang ditempati Fahmi dan Mika.


Bu asih yang kebetulan terbangun karena hendak buang air kecil pun ,menajamkan penglihatan nya dengan lampu lentera yang ia pegang ditangan nya .


"nak Fahmi...." panggil Bu Asih


Namun tak ada respon ,bayangan tersebut lenyap hanya dalam sekejap pan mata

__ADS_1


"loh kemana perginya ,perasaan dari tadi di sini deh ,apa jangan-jangan ...." bulu kuduk Bu Asih tiba-tiba meremang ,tengkuk nya terasa berat dan dingin , jantung nya pun berdetak lebih cepat ,ia yang awal nya hendak buang air kecil pun mengurungkan niat nya ,karena takut pun rasa ingin buang air nya mendadak sirna ,ia lantas kembali ke kamar nya ,dan langsung tertidur dengan menutup dirinya dengan selimut tipis nya.


Keesokan hari nya


Pak Bayu dibuat geleng-geleng kepala saat terbangun ranjang tempat tidur mereka basah , ia juga mencium aroma tak sedap.


"Bu....bangun....kebiasaan kalau pipis tuh ke kamar mandi ,bukan di tempat tidur " ucap pak Bayu sambil mengguncang tubuh istri nya


"iiihhh....apa sih Abang....aku masih ngantuk jangan ganggu" keluh Bu Asih dengan suara yang serak


"masih ngantuk kamu bilang ,tuh lihat matahari sudah hampir naik ,ayo bangun gak enak sama nak Fahmi dan nak Mika" seru pak Bayu


"hah ....aku kesiangan" pekik Bu Asih langsung duduk


"kok basah" gumam nya seraya meraba bagian bawah nya


kemudian ia meringis sambil menatap suami nya


"hehehe.....maaf gak sengaja aku kelepasan " cengir nya


"bukan kelepasan ,tapi kebiasaan " sungut pak Bayu lalu berlalu dari kamar nya


"duh ....kenapa lagi-lagi aku ngompol ,mana ada tamu lagi di rumah ini ,duh malu nya " lirih Bu Asih ,ia pun segera mengangkat sprei dan menggulung kasur kapuk nya ,ia hendak menjemur nya ketika Fahmi dan Mika sudah pergi ke rumah mereka.


"jemur nya nanti saja ,nunggu mereka semua pergi ,lebih baik sekarang aku bersih-bersih, mudah-mudahan mereka berada di luar " gumam Bu Asih ,lalu perlahan membuka pintu kamar nya


Bu Asih nampak celingukan saat keluar dari kamar nya ,ia khawatir jika ada Fahmi atau pun Mika melihat nya.


"huuuuuffftt....aman " saat hendak masuk ke kamar mandi , tiba-tiba


"selamat pagi Bu Asih"


Deg....


.


.


.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2