Rumit (Sakit Ketika Kamu Mencintai Kakak Kandungmu Sendiri )

Rumit (Sakit Ketika Kamu Mencintai Kakak Kandungmu Sendiri )
Pergi Mencari Jajan


__ADS_3

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Setelah dua jam setengah perjalanan, kini Aldo dan Mila, sampai di hotel tempat menginap malam ini.


“Pak, apa kita akan tinggal di sini terus pak?” Tanya Mila, sembari melihat sekelilingnya.


Hotel mewah yang membuat mulutnya tidak bisa mingkep karena viewnya yang membuat dirinya terasa seperti menjadi sultan.


“Tidaklah, mau buat aku bangkrut kamu,” jawab Ares, yang membuat Mila tersenyum menatapnya.


“Ternyata bapak bisa bangkrut juga ya pak.” Ujar Mila, dengan sedikit tertawa meremehkan.


“Diam Mila!” Sentak Ares karena merasa kesal di tertawakan oleh Mila.


***


Selesai mereka chek in, karena jam masih menunjukkan waktu 8 malam, Mila keluar dari kamarnya dan mencoba keluar untuk mencari jajajan tanpa memberitahu Ares.


“Mau kemana ya.” Ujar Mila, lalu melangkahkan kakinya keluar dari Hotel, untuk bertanya - tanya kepada satpam, di mana di sini ada tempat wisata kuliner.


“Di sana mbak, di Dermaga dekat pelabuhan, kalau mbaknya mau ke sana naik Ojol aja mbak. Ketiknya Melawai.” Ucap satpam itu memberitahu kepada Mila.


“Gimana tulisnya pak, Gini ya,” tunjuknya hpnya pada Satpam.


“Iya Mbak,” jawab Satpam itu, lalu Mila memesan ojol untuk pergi ke tempat wisata kuliner itu.


“Duhhh, batrainya sisa lima persen lagi.” Gumam Mila, sembari melihat dimanakah ojolnya berada.


“Mbak Mila ya?” Tanya sesorang yang mengenakan motornya.


“Iya saya Mila Pak, Gojek ya,” tanya Mila yang dijawab dengan anggukan kepala oleh ojol tersebut.


“Melawai ya mbak.” Ucap ojol itu.

__ADS_1


“Iya pak. Melawai.” Balas Mila lagi. Lalu dia mengenakan helm yang diberikan oleh Ojol tersebut.


****


Ares yang juga merasa lapar, kini bangkit dari tidurnya. “Mila sudah makan belum ya? Dia tau gak caranya pesan makanan di sini?” Tanya Ares pada diri sendiri.


Lalu dia memilih untuk keluar dari kamarnya, untuk mengajak Mila makan bersama.


Tokkkkl,, tokkk, “Mil, ini saya! Mila,” panggil Ares, tapi sama sekali tidak ada jawaban dari dalam.


“Mila!!!” Panggil Ares lagi, membuat pria itu semakin merasa khawatir.


Beruntung tadi dia sempat meminta dua kartu untuk kamar Mila, berjaga - jaga jika anak itu berbuat aneh - aneh, dan terbukti sekarang lihat!


Cklekkk, Ares masuk ke dalam kamar Mila, dan terlihat kamar itu masih sangat rapi, seperti tidak ada orang di dalamnya.


“Mil,, Millaaa,” panggil Ares lagi, Namun sama sekali tidak ada jawaban.


“Anak ini pasti keluar tidak bilang - bilang!” Umpat Ares, di saat dia sudah berkeliling mencari Mila namun tidak ada di kamar.


Ares bertanya pada Resepsionis, namun mereka mengatakan jika mereka tidak melihatnya. sampai akhirnya dia melihat scurity dan bertanya pada scurity itu.


“Oh mbak tadi itu ya pak,” seru bapak itu, ketika diperlihatkan foto Mila.


“Dia tadi bertanya kepada saya di mana tempat wisata kuliner pak, jadi saya bilang di Melawai, mungkin Mbaknya ada di saja pak, karena saya tadi menunjuk ke sana dan dia ke sana tadi setelah memesan ojol pak.” Jawab bapak itu lagi. Membuat Ares menggelengkan kepalanya pelan, lalu juga memesan ojek untuk menyusul Mila.


“Jangan sampai anak ini hilang di kotanya orang.” Gumam Ares, sembari menunggu gojek yang dia pesan.


***


Selain itu, Mila yang baru saja sampai di melawai, membayar pakai gopay ojol yang tadi.


“Sisa 1 persen,” lirihnya melihat batrai ponsel miliknya di tambah dia yang lupa membawa dompet, membuatnya merasa bingung apa yang harus dia beli.


Lalu dia mendatangi sebuah stand fried chicken, “pak boleh bayar pakai Qris gak ya?” Tanya Mila pada penjual itu.

__ADS_1


“Boleh - boleh kak, Scan di sini ya,” tunjuk penjual itu membuat Mila tersenyum dan langsung membayar ayam Kentucky yang dia beli menggunakan ponselnya yang sisa satu persen.


“Yahhh mati,” ucapnya ketika baru selesai membayar ayamnya.


“Pak boleh di cek gak ya pak? Sudah masuk atau belum, soalnya batrai saya habis pak.” Ujarnya meminta agar penjual itu mengeceknya.


“Oh sudah kak, terima kasih ya.”


“Sama - sama pak.” Balas Mila, lalu Mila mencari tempat duduk untuk dirinya memakan ayam yang dia beli tadi, tanpa memikirkan bagaimana caranya dia pulang, kalau dia juga tidak membawa dompet.


Mila menatap hamparan laut yang luas di kelilingi oleh pulau - pulau kecil di atasnya. “Bagaimana bisa? Ada kota seindah ini?” Gumam Mila, ketika dia mengingat jika dia sedang berada di kota orang.


Lagi - lagi Mila mengingat ibunya, “Seandainya ibu masih ada di sini, aku pasti akan mengambil banyak - banyak foto agar ibu bisa lihat, atau tidak aku akan mengumpulkan uang agar ibu bisa ikut bersamaku keliling kota.”


“Dengan bonusku tadi dan dengan asuransi itu Ibu pasti bisa sembuh, dan kita bisa berkeliling kota seperti impian ibu.” Gumannya lagi.


“Aku kangen sama ibu.” Lirih Mila, melihat langit yang begitu cerah dengan dihiasi bintang - bintang yang berada di sana.


“Bu, ibu bisa melihat Mila dari sana gak ya? Mila kangen.”


“Boleh tidak ya, Mila minta sekali lagi waktu di putar, Mila tidak mau meninggalkan ibu untuk berkerja bu, Mila akan selalu menggengam tangan ibu.” Ucap Mila, dan lalu kembali memakan ayam Kentuckynya.


“Ehheemmmm,”


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2