
๐ KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS ๐โค๏ธ๐น
๐ HAPPY READING ๐
Setelah semalaman Fredy mengurung diri di dalam kamar, ketika Irawan mempertanyakan lagi keputusaan apa yang akan dia ambil. Fredy kembali belum bisa memberikan sebuah jawaban.
Dia bingung, dia sangat - sangat bingung mana yang harus dia pilih. โBerikan jawabanmu sekarang Fredy! Karena Diana dan Papahnya akan pergi jika kamu tidak memberikan jawabannya!โ Tegas Irawan, yang sangat membenci ketika putranya terlihat seperti seorang waria.
โAku akan mimilih Ares pah.โ Jawabnya, dengan pertimbangan yang sungguh sangat matang.
Dia memilih Ares, karena dia adalah seorang Papah, dia akan seumur hidup menjadi orang tua dari putranya. Sedangkan Tika, doa dan harapan Fredy sangat besar pada wanita itu, dia berharap jika Tika akan bertemu dengan pria lain yang bisa menjadi jodoh terbaik untuknya.
Sontak saja, Zaenal dan juga Diana tersenyum mendengar hal itu. Bagaimana tidak? Rencana yang membuat Fredy merasa sangat terpojok, kini akhirnya berhasil dan membuat dirinya yang menjadi pemenangnya.
Tetapi, semenjak saat itu, Fredy hidup tanpa jiwanya, dia sama sekali tidak pernah menjalankan tugasnya di kantor, dia bahkan dalam kesehariannya hanya mabuk dan mabuk saja, hingga Diana yang harus bekerja dan mengurus perusahaannya.
Flashback Off
__ADS_1
โSampai ketika kamu dewasa, kamu hanya tahu bahwa papah yang salah, mamah kamu selalu benar, kamu hanya tahu bahwa Papah yang mengkhianati, padahal Mamah kamu yang memasukan obat ke dalam minuman Papah sampai terjadi hal demikian dan menghasilkan kamu di dunia ini.โ Fredy sudah menceritakan semua masa lalunya pada Ares.
Ares tertegun mendengar cerita dari Papahnya, bahkan ketika Mamahnya sama sekali tidak berkutik yang berarti cerita itu adalah sebuah kebenaran. โTapi -, tapi kenapa kalau wanita itu tahu jika papah sudah beristri, kenapa dia masih mau dengan Papah?โ Ranya Ares, kembali mempertanyakan posisi Tika pada saat itu.
Fredy menghela nafasnya panjang, โkalau Diana sedari awal menikahi aku hanya karena sebuah kedudukan di dalam perusahaan serta kakekmu yang mau maju menjadi anggota DPR, kamu pikir pernikahaan kami adalah pernikahaan yang paling ideal?โ Tanya Fredy balik, membiarkan anaknya itu berpikir dengan sendirinya, mana yang salah dan mana yang benar.
โSekarang, kamu sudah dewasa Ares, dan mungkin tindakan kamu terhadap Mila juga papah maklumin sebagai tanda balas dendam kamu. Sekarang, kamu sudah tahu sendiri kehidupan kamu selanjutnya seperti apa, dan karena itu, papah akan menceraikan mamah kamu dan hidup bersama dengan Mila, karena sebagai orang tua laki - laki, saya tidak pernah ada di sampingnya dia. Dan terserah kamu kalau kamu masih mau membenci kami, perusahaan itu milik kamu dan juga mamah kamu, saya tidak akan mengambilnya.โ Kalimat Fredy terakhir kali, sebelum pria itu bangkit dari duduknya meninggalkan Ares dan juga Diana yang sedang menangis.
Bagi Fredy, sudah cukup selama 26 tahun dia menahan semua perasaan sakitnya, dia bahkan belum sempat meminta maaf pada Tika atas apa yang dia perbuat dulu.
Seandainya dia mengetahui ini semua dari awal, Fredy pasti akan memberikan penjelasan lebih awal, agar putrinya tidak di sakiti oleh kakak kandungnya sendiri.
Semenjak dia tahu, bahwa pengorbanan Papahnya yang begitu besar di saat memilih dia di bandingkan Tika dan juga Mila, itu membuat rasa bersalahnya pada Mila kini semakin membesar.
Fredy terdiam sejenak, lalu dia menggelengkan kepalanya pelan, dan melepaskan tangan Ares yang menggengam tanganya. โSudah cukup Res, kamu jangan sakitin dia lagi, kalau memang kamu mau, kamu bisa sakitin Papah aja, karena papah yang salah, jangan dia.โ Fredy masih belum bisa memaafkan tindakan putranya yang sudah menjual putrinya begitu saja.
Dia bahkan sampai meneteskan air matanya, betapa gagalnya dia menjadi seorang ayah yang mendidik Ares hingga tega menjual seorang wanita seperti itu.
__ADS_1
Ares sadar dengan kemarahan Papahnya, perbuataan dirinya memang sangatlah tidak pantas untuk di maafkan. Namun, sedari awal tidak ada yang menjelaskan padanya, dari awal tidak ada yang membenarkan peresepsinya tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Hingga dendam itu mendarah daging seperti saat ini.
Ares kembali menengok ke belakang, dan melihat Mamahnya yang sedang menangis. Dia masih tidak menyangka jika mamahnya ini adalah seorang ratu drama yang bahkan bisa membuat sebuah cerita yang bohong menjadi nyata. Tentang perselingkuhan yang mungkin memang ada tapi beda dalam alasannya.
Ares menggelengkan kepalanya pelan, lalu dia kelangkahkan kakinya pergi. Dia ingin ke rumah sakit untuk melihat keadaan Mila yang masih dikabarkan kritis dan Koma.
*To Be Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***๐๐ป๐๐ป* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganya๐ฅฐ jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**๐*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **๐ญLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****๐๐
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***๐ญ๐ญ๐ญ*
__ADS_1
*Terima kasih**๐๐ป๐๐ป*