Rumit (Sakit Ketika Kamu Mencintai Kakak Kandungmu Sendiri )

Rumit (Sakit Ketika Kamu Mencintai Kakak Kandungmu Sendiri )
Sebuah Pilihan yang Sulit


__ADS_3

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Dengan mode yang laju, kini Fredy terlihat sudah sampai di rumah. Dia mendapatkan Zaenal dan Diana sudah duduk lebih dulu di ruang tamu.


Bahkan ada Irawan dan juga Iriana yang merupakan orang tua dari Fredy juga ada di sana, sepertinya Diana dan Zaenal memanggilnya dan melaporkan hal yang tidak - tidak pada ke dua orang tuanya.


“Mamah, Papah.” Panggil Fredy dengan wajahnya yang bingung, ketika melihat ke dua orang tuanya.


“Duduk Fre,” perintah Irawan dengan wajah tegasnya.


Fredy menganggukan kepalanya pelan, bahkan dia langsung menatap ke arah Diana dan Zaenal yang menundukkan kepalanya. Mereka benar - benar pintar sekali dalam berakting, hingga membuat dirinya terasa seperti korban.


“Ada apa ini? Mah? Pah?” Tanyanya langsung to the point.


Irawan memberikan sebuah berkas yang diberikan oleh Zaenal tadi kepadanya.


Fredy dengan cepat membaca berkas yang di berikan oleh papahnya.


Aturan terkait pemegang hak asuh anak dituangkan Dalam Pasal 105 , pemeliharaan anak yang belum berumur 12 tahun merupakan hak ibunya. Jika anak tersebut sudah berusia 12 tahun, maka keputusan akan diserahkan kepada anak untuk memilih di antara ayah atau ibunya sebagai pemegang hak asuhnya.

__ADS_1


Selain itu, terdapat pula yurisprudensi terkait hak asuh anak di bawah umur yang jatuh kepada ibunya. Putusan Mahkamah Agung RI No. 102 K/Sip/1973 tanggal 24 April 1975 menyatakan, “Berdasarkan yurisprudensi mengenai perwalian anak, patokannya ialah bahwa ibu kandung yang diutamakan, khususnya bagi anak-anak yang masih kecil, karena kepentingan anak yang menjadi kriterium, kecuali kalau terbukti bahwa ibu tersebut tidak wajar untuk memelihara anaknya.”


Begitu pula dengan Putusan Mahkamah Agung RI No. 126 K/Pdt/2001 tanggal 28 Agustus 2003 yang menyatakan bahwa “Bila terjadi perceraian, anak yang masih di bawah umur pemeliharaannya diserahkan kepada orang terdekat dan akrab dengan si anak, yaitu ibu.”


“Selama ini, Ares hanya dekat dengan ibunya, sedangkan pekerjaan kamu hanya sibuk dengan selingkuhanmu!” Tegas Iriana mama Ares, yang sebenarnya dari awal tidak menyukai Tika.


“Mah.” Sahut Fredy yang tidak menyukai cara bicara mamahnya.


“Memang benarkan, kamu tidak pernah fokus dengan rumah tanggamu, makanya perpisahan ini sampai terjadi!” Balas Iriana lagi.


“Mamah Mertua, jangan bicara seperti itu, dari awal aku memang yang salah karena meminta pertanggung jawaban dari Fredy atas bayi yang aku kandung mah.” Kini giliran Diana yang bersuara, bahkan tangisannya mulai pecah, membuat semua drama ini lebih buruk lagi.


“Aku pasti akan melakukkan banding Pah, Mah.” Tandasnya, membuat Irawan kini mulai naik pitam.


“Kamu memang pantas di Tampar Fredy! Kamu sudah menghamili Diana, tapi tidak pernah ada rasa penyesalanmu. Lihat dia!” Tunjuk Irawan pada Diana yang sedang menangi di dalam pelukan papahnya.


“Diana hamil dan melahirkan anak kamu, tetapi kamu tidak pernah memberikan sebuah kebahagiaan untuknya, dari awal kamu hanya teribsesi dengan wanita mura han itu! Kamu abaikan berlian demi krikil di pinggiran sana. Pakai otak Fredy! Kalau berpikir!” Tekan Irawan lagi. Membuat Fredy kini merasa stuck dan sama sekali tidak bisa berpikir apa pun lagi.


“Kamu pikir papah gak tahu, kalau besok kamu akan melangsungkan pernikahaanmu dengan dia?”


“Papah tidak mau ikut campur dalam urusan kamu dengab wanita itu! Tapi yang papah mau, Ares bisa hidup sama kamu, karena kamu adalah papahnya!” Tegas Irawan lagi, yang berbicara pada putranya yang sama sekali tidak memiliki otak itu.

__ADS_1


“Ares masih kecil, dan Ares masih membutuhkan ibunya, jadi saya dengan anak saya pasti akan memperjuangkan hak asuh atas Ares, tetapi kami bisa memberikan sebuah pilihan kepada Fredy, jika dia masih menyayangi Ares maka dia harus menikah kembali dengan Diana, tetapi jika dia tetap melangsungkan pernikahaanya dengan wanita itu, maka saya pastikan kalian tidak akan pernah bertemu dengan Ares lagi!” Ucap Zaenal, yang sejak tadi hanya diam, membuat Fredy kini menatapnya dengan penuh kebenciaan.


“Diana! Kita sudah mempunyai perjanjian Diana, dan kenapa sekarang kamu malah berbicara yang sebaliknya, apa - apaan ini? Diana bicara!” Fredy mencoba memprotes pada Diana, namun wanita itu semakin kencang menangis membuat Fredy langsung mengusap wajahnya kasar.


“Kalian semua itu sama! Kalian semua hanya memenuhi hidupku dengan semua keegoisan kalian, tidak pernah sedikitpun kalian pikirkan tentang aku dan apa keinginanku. Aku benci dengan kalian!” Tungkasnya, sebelum Fredy menendang kursi ruang tamu lalu pergi begitu saja masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamar, Fredy yang selama ini terlihat sangat kuat, kini menangis dengan histeris, dia sangat bingung dengan keadaan ini. Dia tidak bisa melepaskan Tika, namun dia juga tidak bisa melepaskan Ares. Dua - duanya sama - sama memiliki tempat khusus di hatinya. Namun mana yang lebih penting?


Ares atau Tika? Kedilemaan itu membuatnya merasa sangat putus asa. Dia sudah lelah selama dua tahun menjalin hubungan dengan kepalsuaan hanya demi Ares. Namun, jika dia melepaskan putranya, dia tidak bisa menjamin apakah ancaman mereka itu hanyalah sebuah ancaman saja atau memang sebuah ancaman yang akan mereka buktikan jika Fredy sampai memilih Tika.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2