
Selamat membaca 🧡.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sebelum berangkat Rehan dan Lea sudah janjian bertemu langsung di depan mall, yang baru saja di buka. Lea benar-benar sangat cantik memakai dress berwarna hitam lengan panjang, di bagian lengannya berwarna putih. Dengan memakai sepatu datar berwarna hitam, dan tas selempang berwarna putih membuat dirinya begitu sangat cantik.
Vida dan Siti yang sedang makan di kamar, sambil menonton televisi. Mendengar Lea sedang mengetuk pintu kamar mereka. Vida langsung bergegas membuka pintu kamarnya.
"Ada apa non, wah?" non Lea cantik sekali mirip artis Korea tapi saya lupa namanya," celetuk Vida.
"Bisa aja nih, mbak Vida," ucap Lea. Aku mau keluar dulu kalau papa sama mama udah pulang, tolong bilangin aku pulang pukul sepuluh malam ya.
"Iya baik, Non Lea.
Lea pun berangkat di antar oleh sopirnya.
Rehan yang baru saja sampai di parkiran sepeda motor, bergegas kembali berjalan ke arah depan mall untuk menunggu Lea. Saat Rehan akan menelfon Lea, ternyata Lea mengirimkan pesan kepadanya. Lea memberi tahu Rehan bahwa ia sudah sampai di mall, dan masih ada di parkiran mobil. Segera saja Rehan membalas pesan dari Lea, dan akan pergi menghampirinya. Lea pun memberi tahu plat nomor mobilnya, dan menunggu Rehan di dalam mobil.
Sesampainya di sana, Rehan kebingungan melihat plat nomor mobil yang begitu banyak. Saat sedang memperhatikan plat nomor yang lainnya, ia tidak sengaja melihat Lea yang baru saja keluar dari mobil. Rehan pun memanggil Lea, dan bergegas berjalan ke arah Lea.
"Hai Lea," panggil Rehan.
"Hai Rehan, aku baru aja mau nyariin kamu," sapa Lea dengan suara lembut.
"Ya udah, ayo kita masuk Lea," ajak Rehan.
__ADS_1
"Pak Bagas, aku masuk dulu ya" pamit Lea kepada sopirnya.
"Oh, iya iya Non Lea.
"Kamu cantik banget Lea," puji Rehan, ngomong-ngomong kita mau nonton film apa.
"Kamu bisa aja Re, kamu juga ganteng kok," goda Lea. Terserah aja deh pokoknya jangan film horor sama zombie aku nggak suka.
"Kalau gitu nonton film romantis aja ya, oh iya!" satu bulan lagi kamu udah lulus sekolah kan. Kalau mau nyari kos-kosan aku anter aja Lea.
"Tapi aku kan nggak ngekos Re, aku tinggal di apartemen papa. Kebetulan apartemennya jarang di tempati juga.
"Oh?" kirain mau nyari kos-kosan," celetuk Rehan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Lea memang akan tinggal di apartemen jika sudah kuliah, karena tempat kuliahnya memang dekat dengan apartemennya. Ia akan pulang ke rumah ketika libur kuliah. Orang tua Lea juga sudah berjanji akan membelikan ia mobil saat lulus sekolah. Sebenarnya orang tua Lea keberatan jika Lea harus tinggal di apartemen, namun akhirnya mereka mengizinkan Lea tinggal di apartemen dengan di dampingi teman-teman Lea. Agar mereka berdua bisa memantau dan menjaga Lea. untungnya apartemen Lea ada dua kamar, dan Laila juga sudah mengenal Vivi, Ria, Fitri dengan sangat baik. Mereka bertiga sering bermain ke rumah Lea. Orang tua mereka juga teman arisan Laila.
Rehan dan Lea sudah sampai di lantai tiga, karena tempat bioskop terletak di lantai tiga. Rehan pun antri membeli tiket, dan Lea membeli popcorn. Mereka pun masuk ke dalam bioskop, tanpa Rehan sadari ia tiba-tiba menggandeng tangan Lea. Rehan baru sadar ketika akan duduk jika ia menggandeng tangan Lea.
"Eh, maaf Lea nggak sadar tadi," ucap Rehan dengan suara pelan, karena memang di dalam bioskop tidak boleh berisik.
"Nggak apa-apa kok Re, santai aja," ucap Lea. Padahal di dalam hatinya, Lea sangat senang Rehan menggandeng tangannya.
Rehan dan Lea terlihat begitu menikmati menonton film, dan makan popcorn bersama. Tepat saat adegan film saling mengutarakan isi hati. Hal tak terduga terlintas di benak Rehan, ia pun bersandar di pundak Lea. Kemudian berbicara pelan, lalu menjahilinya.
"Nggak nyangka ya mereka jadian, aku kira nggak bakal bersatu. Ternyata mereka saling menyukai," ucap Rehan, lalu tersenyum manis ke arah Lea.
__ADS_1
"Lea menoleh ke arah Rehan, dan membalas senyumannya. Kemudian bersandar di pundak Rehan, ia aku juga nggak nyangka mereka akhirnya bersatu.
"Kalau aku yang ada di posisi cowok itu kira-kira mau nerima nggak ceweknya ya," ucap Rehan dengan wajah yang serius. Sampai-sampai membuatnya tidak selera makan popcorn lagi.
"Sontak perkataan Rehan, membuat Lea sedih. Lea tidak tahu jika wanita yang di sukai Rehan adalah dirinya. Emangnya kamu suka sama siapa," ucap Lea dengan ragu. Tidak seharusnya ia berkata begitu.
"Wanita yang aku sukai ada di samping aku dia lagi makan popcorn. Dia juga memakai dress hitam, dan memakai tas selempang berwarna putih. Kira-kira wanita yang ada di samping aku ini?" suka sama aku juga nggak ya.
Lea menyadari jika wanita yang di bicarakan Rehan adalah dirinya. Ia pun menoleh ke arah Rehan, dan Rehan pun ikut menoleh ke arah Lea. Mereka pun tersenyum malu-malu, tiba-tiba saja mereka jadi salah tingkah. Lea begitu bahagia andai Lea berada di dalam kamarnya, ia pasti sudah loncat-loncat seperti anak kecil.
"Gimana Lea, apa kamu mau jadi pacar aku," tanya Rehan.
"Tentu," jawab Lea.
"Yang benar Lea, serius kamu nerima aku.
"Serius dong?" aku juga suka sama kamu.
Akhirnya cinta Rehan di terima oleh Lea. Rehan sangat bahagia sampai selesai menonton film ia tidak berhenti memegang tangan Lea. Status mereka pun berubah menjadi pacaran. Selesai menonton film, Rehan dan Lea pergi untuk mencari makan.
Saat mereka makan, Rehan sangat penasaran kenapa Lea menerima cintanya. Padahal Rehan sudah pernah menceritakan, bahwa ia berasal dari keluarga yang sederhana.
"Lea, kamu kenapa nerima aku," ucap Rehan dengan ragu. Kamu kan tahu, aku bukan dari keluarga kaya rumah aku juga sederhana.
"Astaga Rehan, kamu ngomong apa sih" ucap Lea dengan wajah yang sedih. Aku suka sama kamu apa adanya, tolong jangan bilang begitu lagi ya. Selama ini kamu tuh sabar banget sama sifat aku yang kadang moodyan. Ketika mood aku jelek kamu juga selalu menghibur aku. Kamu selalu manjain aku, selalu ada buat aku. Itulah kenapa aku nerima kamu.
__ADS_1
"Iya, iya?" maaf ya, aku janji nggak akan bilang gitu lagi. Rehan pun memegang tangan Lea, aku janji aku bakal terus bahagiain kamu. Aku bakal buktiin ke orang tua kamu, kalau aku pantas buat kamu.