Sakaru Dan System Di Dunia Sihir

Sakaru Dan System Di Dunia Sihir
Berlibur...


__ADS_3

"Hei Sakaru, sepertinya aku lapar. Apakah ada makanan yang bisa ku makan?"


"Sebentar, biar ku buat dulu."


Sakaru berkata di dalam hati, "System, tukarkan Skill Point dengan 3 Ramen dan 3 Terusen."


[Terkonfirmasi. Menukarkan 6000 Skill Point dengan 3 Ramen dan 3 Terusen. Skill Point yang tersisa 201400 ]


Setelah menukarkan Skill Point dengan makanan, Sakaru langsung membagikan nya dengan Sakarin dan Sao fang.


"Sao fang ini bagianmu, dan juga ini milikmu Sakarin." Sakaru memberikan masing-masing Ramen dan Terusen.


"Kalau begitu, selamat makan."


Setelah mereka menghabiskan sarapannya, mereka melanjutkan perjalanan menuju ke kota. Setelah berjam-jam di perjalanan, akhirnya mereka sampai di kota Serlan.


"Tuan muda, bangunlah. Kita sudah sampai di kota Serlan." Sao fang membangunkan Sakaru yang sedang tertidur.


"Hoam.... ,sudah sampai ya." Sakaru yang tertidur di pangkuan Sakarin terbangun.


"Nyenyak sekali ya tidurmu itu." Sakarin berkata dengan nada meledek.


"Benarkah, aku tidak menyadarinya." Sakaru berkata seakan tidak peduli dengan perkataan Sakarin.


"Tuan muda, apa yang harus saya lakukan dengan kereta kudanya?" ucap Sao fang menundukkan sedikit kepalanya.


"Hmm.... apa ya? Lepaskan saja mereka ke dalam hutan." Sakaru berkata dengan santai nya.


"Baik, Tuan muda." Sao fang pun menggiring kedua kuda itu menuju ke dalam hutan.


"Kalau begitu, bagaimana kalau kita segera pergi ke guild untuk menerima hadiah kita." Sakarin memberikan usul kepada Sakaru.


"Iya juga ya, kalau begitu ayo."


Sakaru dan Sakarin pergi ke guild untuk meminta hadiah atas pencapaian mereka. Sesampainya mereka di dalam Guild...


"Oh Sakaru dan juga Sakarin. Ini hadiah untuk kalian karena telah membantu para prajurit mengalah para Goblin yang telah menyerang desa Turla." Rena mengeluarkan 2 kantung berisikan keping emas.


"Ini, kantung yang masing-masing nya berisikan 200 keping emas, dan juga peringkat kalian berdua telah di naikkan. Sakaru menjadi besi sedangkan Sakarin menjadi Perak."


Seketika itu juga, ujung kalung yang di gunakan Sakaru berubah menjadi besi.


"Kak Rena, memangnya peringkat berguna untuk apa?" tanya Sakaru sambil memegang ujung dari kalung nya.


"Kamu melihat ada beberapa papan misi kan."


Sakaru melihat ke sekitar Guild dan berkata, "Iya aku melihatnya."


"Nah, di setiap papan yang berada di dalam Guild itu tersedia misi yang direkomendasikan untuk setiap peringkat."


Sakaru mengangkat sebelah alisnya dan berkata, "Begitu ya, kalau mengambil misi yang lebih tinggi dari peringkat bagaimana?"


"Itu boleh saja, asalkan ada orang yang berada di peringkat itu."


"Baiklah, aku akan melihat-lihat misi yang tersedia. Siapa tau ada yang menarik."


Sakaru yang sedang melihat-lihat papan misi tertarik dengan misi 'Berburu Monster di Laut Teria, hadiah: 1000 Keping emas'.


"Monster laut, apa ini sepertinya menarik." Sakaru hanya tertarik dengan kata laut nya saja.


"Sretttt...." Sakaru merobek kertas dengan misi memburu monster laut.


Saat Sakaru melihat kembali kertas misi yang ia robek ternyata hanya tersedia untuk peringkat perak keatas...


"Sial, ternyata peringkat ku belum mencukupi."


Sakaru yang teringat dengan Sakarin yang berada di peringkat perak memiliki suatu ide yang tiba-tiba saja muncul di kepalanya.


Sakaru menghampiri Sakarin dan berkata," Hei Sakarin, apakah kamu mau ikut berburu monster laut denganku?"


"Tapi, aku hanya bisa menggunakan sihir api. Bukan kah air adalah musuh alami ku." kata Sakarin dengan wajah murung.


Sakaru pun berbisik ditelinga kanan Sakarin dan berkata, "Tenang saja, hiraukan tentang berburu monster laut. Anggap saja ini adalah Liburan... Li-Bu-Ran."

__ADS_1


"Gluk..."


Sakarin menelan ludah dan berbisik kepada Sakaru, "Memangnya boleh seperti itu ya?"


"Tenang saja, aku yang akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu."


"Baiklah, aku akan ikut bersamamu berburu monster laut."


"Sudah di putuskan. Kalau begitu ayo kita pergi menemui Kak Rena untuk mendapatkan persetujuan."


Setelah menemui Rena untuk meminta persetujuan, Sakaru dan Sakarin langsung berangkat menuju ke Laut Teria.


"Apakah kita akan pergi kesana dengan kereta kuda?" tanya Sakaru kepada Sakarin.


"Tidak, kita pergi kesana menggunakan Kapal Sihir. Memangnya kamu pikir jarak kita dengan Laut Teria dekat apa?"


Sakaru mengangkat sebelah alisnya dan bertanya, "Kapal Sihir? Apa itu?"


"Itu adalah kapal yang di beri sihir. Jadi kapal itu bisa melayang di udara."


"Wah, sepertinya perjalanan kali ini akan menyenangkan. Kalau begitu, ayo kita segera berangkat."


Sesampainya Sakaru dan Sakarin di pelabuhan sihir. Merekapun memesan sebuah kapal sihir seharga 100 keping emas.


"Kalau begitu, ayo kita berangkat." Sakarin berkata sambil menarik lengan Sakaru.


"Ba-baiklah."


Setelah Sakaru dan Sakarin naik ke dalam kapal sihir. Sakaru sepertinya memikirkan sesuatu...


"Apa yang kamu pikirkan, Sakaru?" tanya Sakarin penasaran.


"Sepertinya aku meninggalkan barang, tapi apa ya?" Sakaru berpikir keras agar dapat mengingatnya.


"Barang???"


Setelah berpikir lebih dari 30 menit, akhirnya Sakaru mengingat apa yang tertinggal.


"Iya juga,aku lupa mengambil kantung yang di berikan Rena. Aku akan segera kembali." Sakaru bergegas kembali menuju Guild untuk mengambil kantung hadiahnya.


Saat kembali ke dalam Guild, Sakaru pun langsung mengambil kantung hadiah miliknya. Setelah itu dia langsung kembali menuju ke pelabuhan sihir.


"Aku kembali, Sakarin."


"Hei Sakaru, setelah ku pikir-pikir lagi bukankah tadi kita itu bertiga?"


Sakaru yang mendengar perkataan Sakarin spontan berkata, "Iya juga, Sao fang."


Sakaru bergegas pergi menuju ke tempat Sao fang berada. Melihat Sao fang sedang duduk di pojokan Sakaru langsung menghampiri Sao fang dan berkata...


"Sao fang, maafkan aku. Aku melupakanmu, hampir saja kamu tertinggal. Untung saja Sakarin mengingat kan ku sebelum berangkat tadi." ucap Sakaru dengan wajah bersalah.


Sao fang melirik ke arah Sakaru, "Tuan muda, itukah kamu? Untunglah Tuan muda baik-baik saja. Kukira ada sesuatu yang menimpa Tuan muda." Sao fang berkata dengan leganya.


"Terlebih lagi, Sao fang ayo kita berangkat menuju ke laut Teria. Kita akan berburu monster disana."


"Sebenarnya aku hanya ingin berlibur kesana. Kuserahkan saja pekerjaan berburu monster ini kepada Sao fang xixixi." Sakaru tertawa kecil dan berkata di dalam hati.


"Baik, Tuan muda."


Sakaru dan Sao fang bergegas pergi menuju ke pelabuhan sihir. Sesampainya di sana...


"Oi Sakaru, kamu mengapa tiba-tiba berlari tadi." ucap Sakarin sedikit kesal.


"Maafkan aku, tadi aku menjemput Sao fang terlebih dahulu."


"Sudahlah,hari sudah mulai gelap. Sekarang naiklah, kita akan memiliki perjalanan yang menyenangkan mulai detik ini."


Mereka bertiga pun segera berangkat menuju ke Laut Teria untuk berlibur...


................


Tingkatan Kekuatan:

__ADS_1


Tingkat 1


Tingkat 2


Tingkat 3


Tingkat Ksatria


Tingkat Jendral


Tingkat Jendral Besar


Tingkat Kaisar


Tingkat Dewa


??? [Belum diketahui.]


Tingkatan Ramuan:


Tingkat b


Tingkat s


Tingkat ss


Tingkat ssr


Tingkat Dewa


??? [Belum diketahui.]


Tingkatan Senjata:


Tingkat 1


Tingkat 2


Tingkat 3


Tingkat 4 Awalan (Persiapan Enchant)


Tingkat 5 Tengah (Persiapan Enchant)


Tingkat 6 Akhir (Persiapan Enchant)


Tingkat Raja (Sudah Enchant)


Tingkat Dewa


??? [Belum diketahui.]


Peringkat Guild:


Pertama Kayu


Kedua Tembaga


Ketiga Besi


Keempat Perak


Kelima Emas


Keenam Berlian


Ketujuh Permata


Kedelapan Jurkin


Kesembilan Platinum


Kesepuluh Inti Naga

__ADS_1



__ADS_2