
Akhirnya mereka pun menemukan sebuah toko pakaian yang terlihat sedikit mewah. Sakaru dan Sao fang pun masuk ke dalam toko itu...
Pelayan Toko yang bertugas menyapa tamu langsung menyambut Sakaru dan Sao fang "Selamat datang di Toko pakaian kami, Tuan. Apakah ada yang bisa saya bantu?"
Sakaru merespon perkataan pelayan dan berkata "Oh, kami sedang mencari sebuah pakaian yang bagus dan kokoh."
"Kalau begitu, silahkan kalian berdua ikuti saya."
Sakaru dan Sao fang pun mengikuti pelayan toko. Mereka pun mulai memilih beberapa pakaian untuk mereka pakai.
"Sepertinya jubah ini bagus untuk Tuan muda pakai." ucap Sao fang menunjuk jubah berwarna biru.
Sakaru pun melihat ke arah jubah yang di tunjuk Sao fang "Jubahnya memang bagus, tapi aku tidak suka dengan warnanya terlalu mencolok."
"Kalau begitu,bagaimana dengan yang ini." ucap pelayan memberikan jubah berwarna merah.
Sakaru pun tertarik dengan jubah yang dipilih oleh pelayan "Sepertinya itu akan cocok jika kupakai, kalau begitu akan kubeli. Sekarang tinggal pakaian yang cocok untuk Sao fang."
Sao fang yang telah memilih jubah berwarna hitam berkata " Tuan muda, saya ingin memiliki jubah ini."
"Kalau begitu, kami beli ke dua jubah ini. Berapa total harganya?" tanya Sakaru kepada pelayan toko.
"Total harganya menjadi 12 keping emas. Karena kalian baru pertama kali datang ke toko ini kalian akan mendapatkan bonus berupa 2 set pakaian yang cocok dengan jubah itu." ucap pelayan sambil mengeluarkan 2 set pakaian berwarna hitam dan merah.
Sakaru mengeluarkan beberapa keping emas dari dalam kantungnya "Ini 12 keping emas."
Sakaru dan Sao fang langsung memakai jubah beserta pakaian yang di berikan pelayan itu. Sekilas mereka terlihat seperti ksatria yang sedang melakukan perjalanan panjang untuk membasmi kejahatan.
"Tuan muda sangat cocok menggunakan jubah dan pakaian itu, terlihat seperti seorang ksatria." ucap Sao fang dengan wajah tersenyum.
Sebenarnya Sao fang ingin memberitahukan kalau pakaian yang di pakai oleh Sakaru itu terlihat sangat mencolok. Tapi karena Sakaru terlihat menyukainya, Sao fang pun menjadi ragu untuk memberitahukannya.
"Kita akan pergi kemana lagi,Tuan muda?" tanya Saofang berlutut dengan satu kaki.
"Kalau begitu, ayo kita per-." Sakaru pun berhenti berbicara karena mendengar suara ledakan yang sangat keras dari arah barat.
Boom....! Suara ledakan terdengar dari arah barat gerbang kota.
"Gawat, kita diserang oleh kerajaan wenglin. Evakuasikan seluruh penduduk."
Saofang yang mendengar teriakan salah satu prajurit pun berkata "Tuan muda, sebaiknya kita juga ikut mengungsi bersama yang lainnya."
"Kalau begitu, ayo kita pergi sebelum terlambat."
Sakaru dan Sao fang pun ikut mengungsi dan pergi ke gerbang timur. Sakaru sebenarnya bisa saja mengusir para penyerang dari kerajaan wenglin menggunakan System, tetapi Sakaru tidak ingin mengambil resiko yang tidak menguntungkan baginya. Malam hari pun tiba, penyerang dari kerajaan wenglin masih saja menyerang kota terosa.
"Seberapa lama sebenarnya kita harus mengungsi di sini,duh." ucap Sakaru yang sudah kesal menunggu di tempat mengungsi.
Dari arah barat, ada seorang prajurit yang berlari mendekat ke tempat mengungsi.
"Kami membutuhkan pasukan bala bantuan, para prajurit yang bertahan di garis depan sudah banyak yang kelelahan."
Sakaru yang mendengar perkataan dari prajurit pun mengajukan diri untuk menjadi pasukan bala bantuan, "Kalau begitu, bawa saja aku menuju ke gerbang barat."
__ADS_1
"Kebanyakan dari mereka berada di tingkat 2 dan 3 loh, apakah kamu yakin?" tanya prajurit ragu karena tingkat kekuatan sakaru adalah 0.
"Tidak apa-apa, aku hanya ingin mengusir para penyerang itu."
"Kalau begitu, naiklah ke kereta kuda ini."
Sakaru dan Sao fang pun segera berangkat menuju ke gerbang selatan. Sakaru yang melihat medan pertempuran pun memiliki 1 ide untuk mengusir para penyerang.
Sakaru tersenyum licik dan berkata, " Kalian para prajurit kerajaan Toraka, segeralah tinggalkan medan pertempuran."
Para prajurit dari kerajaan Toraka pun mendengar perkataan sakaru dan segera pergi meninggalkan medan pertempuran.
"System, munculkan badai topan di depan gerbang barat."
[Terkonfirmasi, memunculkan badai topan di koordinat 177,82.]
Seketika itu juga tiba-tiba muncul sebuah badai topan yang menerjang para penyerang.
"Mundur."
Para penyerang pun lari terkocar kacir melihat badai topan yang tiba-tiba muncul di tengah medan pertempuran.
"Sial apakah mereka memiliki seseorang yang berada di tingkat ksatria,cih. Semua pasukan mundur." ucap Pemimpin para penyerang.
Para penyerang dari kerajaan wenglin pun mundur dan membuat prajurit kerajaan toraka bersorak.
"Berhasil, akhirnya kita menang."
Prajurit yang melihat kejadian tadi terkejut dan bertanya kepada Sakaru " Sebenarnya apa yang kamu lakukan tadi? Aku tidak melihatmu merapal sebuah mantra. Apakah kamu sebenarnya adalah Ksatria sihir?'
Saofang hanya terdiam melihat kejadian yang baru saja terjadi. Sebenarnya Sao fang memiliki banyak pertanyaan untuk sakaru, tetapi dia tidak berani untuk menanyakan nya.
"Sao fang, kalau begitu ayo kita segera mencari tempat untuk beristirahat."
"Baik,Tuan muda."
Sakaru dan Sao fang pun mencari sebuah penginapan. Mereka pun menemukan sebuah penginapan yang terlihat sedikit mewah.
"Selamat datang pelanggan, kamu bukankah orang yang telah menyelamatkan kota ini." ucap pelayan penginapan kepada Sakaru.
Sakaru hanya mengganguk dan tersenyum kepada pelayan itu.
"Khusus untuk kalian berdua, kalian akan kuberi diskon per 1 kamar hanya dengan 1 keping emas per malamnua."
"Kalau begitu, ini dua keping emas untuk 2 kamar."
"Kalian berdua silahkan ikuti saya menuju ke kamar kalian berdua."
Sakaru dan Saofang pun sampai di kamar.
"Kalau begitu, saya permisi." ucap pelayan meninggalkan Sakaru dan Sao fang.
"Apakah Tuan muda akan baik-baik saja jika ku tinggal?" tanya Sao fang dengan sedikit khawatir.
__ADS_1
Sakaru tertawa mendengar perkataan Sao fang dan berkata " Apakah kamu pikir aku akan ketakutan jika ditinggal, kamu juga tau kekuatanku yang sebenarnya bukan?"
"Maafkan aku, aku tidak bermaksud meremehkan Tuan muda." ucap Sao fang menundukkan badan.
"Kalau begitu, aku akan beristirahat di dalam kamarku." ucap Sakaru melambaikan tangan kepada Sao fang.
................
Tingkatan Kekuatan:
Tingkat 1
Tingkat 2
Tingkat 3
Tingkat Ksatria Sihir
Tingkat Jendral Sihir
Tingkat Jendral Besar Sihir
Tingkat Kaisar Sihir
Tingkat Dewa Sihir
Tingkatan Ramuan:
Tingkat b
Tingkat s
Tingkat ss
Tingkat ssr
Tingkat Dewa
Tingkatan Senjata:
Tingkat 1
Tingkat 2
Tingkat 3
Tingkat Awal
Tingkat Menengah
Tingkat Tinggi
Tingkat Raja
__ADS_1
Tingkat Dewa