Sakaru Dan System Di Dunia Sihir

Sakaru Dan System Di Dunia Sihir
Quest System. Kemampuan Menjelajahi Dunia.


__ADS_3

"Tidak kusangka mulai sekarang aku adalah pangeran ke 4 kerajaan Wenglin." gumam Sakaru.


Saat ini, Sakaru berada di dalam kamarnya di istana. Melihat ke arah sekitar, Sakaru melihat sebuah foto berisikan gambar dirinya sendiri.


"Ini fotoku ya."


Sakaru melihat foto itu dan merenung sebentar.


Sakaru pun menghela nafas dan berkata, "Huh, sekarang aku adalah pangeran. Apakah aku masih bisa berpetualang lagi?"


"Masih bisa kok tenang saja."


Terdengar suara dari arah pintu, Sakaru pun spontan menoleh ke arahnya.


"Ceklek..."


Pintu terbuka dan dia masuk ke dalam.


"Serlan ya."


Serlan adalah pangeran ke 3 kerajaan Wenglin. Sejak dulu, dialah yang selalu bermain dengan Sakaru.


"Iya dong, siapa lagi kalau bukan aku."


"Mengapa datang ke kamarku, bukankah kamu seharusnya berlatih pedang bersama Lugan?" tanya Sakaru kepada Serlan karena seingatnya dia seharusnya sedang berlatih pedang bersama Lugan.


"Kalau begitu, kamu juga harus ikut denganku berlatih pedang."


Serlan menarik Sakaru dari tempat tidurnya.


"Tunggu Serlan, kita mau kemana?" ucap Sakaru mencoba menghentikan Serlan.


"Kemana lagi, tentu saja kita akan pergi sarapan setelah itu berlatih."


"Tunggu sebentar, aku belum mengganti pakaianku." ucap Sakaru sambil melepaskan genggaman Serlan.


"Kalau begitu cepatlah, aku akan menunggumu di ruang makan."


Setelah Sakaru mengganti pakaian, dia langsung menyusul Serlan. Setelah sarapan, Sakaru dan Serlan langsung berlatih pedang bersama dengan Lugan. Lugan melempar sebuah pedang kayu ke arah Sakaru dan berkata...


"Pangeran, seranglah aku. Tidak usah menahan diri, aku akan menilai seberapa mahir kamu menggunakan pedang."


"Aku hanya perlu menyerangnya bukan." pikir Sakaru dalam benaknya.


Sakaru mencoba menyerang sekuat tenaga tapi dengan mudah di tangkis oleh Lugan.


"Terlalu lemah."


Sakaru terpental ke belakang dan itu membuatnya sedikit kesal.


"Apa ini, apakah kamu menjadi lemah setelah kabur dari istana?" gumam Lugan dengan nada meledek.


"System, munculkan Status milik Lugan."


[Tunggu sebentar.]


[Nama: Lugan ]


[Umur: 24 Tahun ]


[Ras: Manusia ]


[Level: 42724 ]


[Elemen Sihir:Cahaya ]

__ADS_1


[Keahlian Khusus:Memperkuat Statusnya menjadi 2x Lipat ]


[Ketahanan: 85448 ]


[Kecepatan: 100 ]


[Darah: 1000000/1000000 ]


[Stamina: 100/100 ]


[Energi Sihir: 10000/10000 ]


[Kemampuan: Tebasan Cahaya, Langkah seperti Cahaya, Dinding Cahaya ]


"Hei Lugan, apakah aku boleh menyerangmu menggunakan sihir?"


"Boleh saja, tapi aku tidak akan segan menghadapi mu."


"Baiklah, aku mulai loh."


"Cring..."


Sakaru menggunakan Flashbang untuk menghalangi penglihatan Lugan dan mencoba untuk kabur.


"Mencoba menghalangi penglihatan ya, menarik tapi..."


Lugan melaju secepat kilat ke arah Sakaru dan menarik kerah bajunya.


"Mencoba kabur, tidak bisa kamu harus terus berlatih."


"Padahal aku hanya menghadap ke belakang." gumam Sakaru sedikit kesal.


Sakaru terpaksa berlatih pedang bersama Serlan dan Lugan.


Setelah lebih dari 4 jam berlatih...


"Baru segitu saja sudah lelah, lihatlah Serlan. Dari tadi dia terus mengayunkan pedangnya walaupun sudah tahu tidak ada gunanya."


"Kalau begitu, lawanlah aku." Serlan berkata dengan nada menantang dan mengarahkan pedangnya ke arah Lugan.


"Dia mendengarnya ya." pikir Sakaru.


"Yasudah lah, ini kesempatanku untuk kabur hehehe." pikir Sakaru dalam benaknya.


Sakaru dengan cepat langsung meninggalkan Serlan dan Lugan.


"Apa yang akan kulakukan sekarang ya?" pikir Sakaru dalam benaknya.


Saat sedang berjalan-jalan di sekitar lorong istana, Sakaru teringat dengan Quest yang terdapat dalam layar Status.


"Iya juga System, apakah Quest itu adalah misi khusus yang disediakan System?" tanya Sakaru kepada System.


[Benar.]


"Apakah saat ini ada misi yang tersedia untukku?" tanya Sakaru sekali lagi kepada System.


[Ada.]


"Apa itu, apakah itu seperti sebuah misi untuk membunuh Monster?"


[Bantulah Shiro: 1 Juta Skill Point, Kemampuan Baru.]


"Hah, apakah ini semacam misi khusus? Dan juga, Shiro? Siapa dia?"


[Mau melakukannya tidak, hadiahnya lumayan loh.]

__ADS_1


"Baiklah, aku menerimanya."


[Quest, Membantu Shiro: Waktu: Tanpa Batasan. Hadiah: 1Juta Skill Point, Kemampuan Baru. Berhasil diterima.]


"Sekarang, aku harus apa?" ucap Sakaru sambil menggaruk-garuk kepalanya.


[Membantunya lah.]


"Maksudku dimana sekarang dia berada?"


[Dia berada di belakang istana sekarang.]


"Baiklah, aku akan kesana sekarang."


Sakaru bergegas pergi ke belakang istana untuk menemui Shiro dan membantunya. Saat telah sampai di belakang istana, ada seorang anak perempuan yang menangis di pojokan.


Sakaru yang melihat hal tersebut pun langsung menghampirinya.


"Kamu, mengapa menangis di sini?" tanya Sakaru kepada anak itu.


"Hiks..."


Anak itu pun mengelap kedua air matanya dan mulai melihat ke arah Sakaru.


"Kakak siapa? Apakah kakak dikirim oleh dewa untuk membantuku?" tanya anak itu dengan polosnya.


"Dewa??? Mungkin System. Iya, Kakak dikirim oleh dewa untuk membantumu."


"Benarkah, kalau begitu apakah aku sekarang bisa menemukan obat untuk ibuku?"


"Obat??? Hei System, obat apa yang di maksud anak itu?"


[Obat itu sepertinya adalah Quest nya. Bantulah anak itu mencari obat untuk ibunya.]


"Begitu ya, jadi obat apa yang kamu maksud tadi?" tanya Sakaru kepada anak itu.


"Ibuku bilang aku harus mencari daun elextra, tapi aku tidak tahu di mana harus mencarinya."


"Daun elextra??? Memangnya daun apa itu? System, jelaskan padaku."


[Daun elextra adalah daun yang di gunakan untuk menstabilkan energi sihir yang berada di dalam tubuh.]


"Jadi yang sekarang harus ku lakukan adalah mencari daun itu ya." pikir Sakaru dalam benaknya.


"Kalau begitu, tunggu sebentar di sini ya. Aku akan segera kembali." ucap Sakaru kepada anak itu.


"Baik, kakak. Shiro akan menunggu." ucap anak itu melambaikan tangannya.


Sakaru bergegas bertanya kepada tukang kebun istana. Setelah mendapatkan daun elextra, Sakaru kembali ke belakang istana dan memberikannya kepada anak itu.


"Shiro, aku membawa daun nya." ucap Sakaru memberikan 3 lembar daun elextra kepada anak itu.


"Wah, terimakasih kak. Kalau begitu aku akan kembali ke rumah untuk memberikan daun ini kepada ibuku." ucap anak itu sambil meninggalkan Sakaru.


[Quest berhasil diselesaikan. Mendapat 1 Juta Skill Point dan Kemampuan Menjelajahi Dunia.]


"Cepat sekali selesainya, dan juga Menjelajah Dunia? Kemampuan apa itu?"


[Sepertinya kemampuan baru mu memungkinkan mu untuk menjelajahi Dunia Lain.]


"Benarkah, kalau begitu coba gunakan kemampuan baruku ini."


[Kamu yakin, aku tidak dapat menganalisa Kemampuan ini sebelumnya.]


"Iya, aku yakin. Lakukan saja, menjelajah Dunia sepertinya hanyalah sebuah omong kosong." ucap Sakaru tidak mempercayai nya.

__ADS_1


[Berhasil melakukan Menjelajahi Dunia. Melakukan perpindahan, menghitung mundur 3, 2, 1, 0.]


Terjadi perpindahan dimensi dan Sakaru terbawa menuju dimensi dan Dunia Lain.


__ADS_2