Sakaru Dan System Di Dunia Sihir

Sakaru Dan System Di Dunia Sihir
Mengumpulkan Skill Point.


__ADS_3

Sakaru dan Sao fang sampai di sebuah rumah makan yang terlihat mewah.


Pelayan yang melihat Sakaru dan Sao fang menggenakan jubah mewah langsung menghampiri.


"Tuan muda, apakah anda ingin makan di


Rumah Makan Terinza?" ucap pelayan sopan kepada Sakaru.


"Benar, aku ingin sarapan di rumah makan ini." ucap Sakaru meng-iyakan kepada pelayan itu.


"Kalau begitu, silahkan ikuti saya menuju ke meja kalian." ucap pelayan setengah membungkukan badan.


Sakaru tercengang melihat ke arah sekitar karena banyak sekali orang-orang dari keluarga bangsawan yang makan di rumah makan Terinza.


"Ramai sekali rumah makan ini." ucapnya di dalam hati.


Pelayan menarik dua kursi untuk Sakaru dan Sao fang duduk, "Tuan muda, silahkan anda duduk di sini, dan memilih menu yang akan anda pesan."


Sakaru dan Sao fang pun duduk di kursi yang telah disediakan pelayan dan mulai memilih menu.


Sakaru bertanya kepada Sao fang, "Apa yang kamu pilih untuk sarapan, Sao fang?"


Sao fang yang masih memikirkan tentang kejadian di depan penginapan tidak mendengar perkataan Sakaru dan hanya terdiam.


Sakaru yang kesal karena tidak ditanggapi oleh Sao fang membuat Sakaru ingin menjahili Sao fang.


"Akan ku buat sebuah cipratan air dengan sihirku mengenai Sao fang xi xi xi." ucap Sakaru tertawa jahat di dalam hati.


Dengan kekuatan yang Sakaru miliki. Sakaru membuat titik titik air yang kemudian ia arahkan ke muka Sao fang.


Sao fang yang sedang melamun terkejut dan Spontan berkata "Apa itu?!!."


"Bruk"


Sao fang yang terkejut karena terkena cipratan air malah terjengkal ke belakang.


Sakaru yang mencipratkan air pura-pura tidak tahu, dan hanya diam tertawa di dalam hati.


Sao fang yang terjatuh membenarkan posisi tempat duduknya dan kembali duduk seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


Sakaru semakin penasaran dengan apa yang dipikirkan Sao fang dari tadi.


"Sao fang, sebenarnya apa yang sedang kamu pikirkan dari tadi?" tanya Sakaru berbisik kepada Sao fang.


Sao fang merespon perkataan Sakaru dan menjawab, "Oh Tuan muda, sebenarnya dari tadi aku memikirkan bagaimana Tuan muda bisa melayang di langit. Itu terus saja terngiang-ngiang di kepalaku."


"Oh, jadi hanya karena itu ya. Sebenarnya itu adalah Sihir yang baru saja ku ciptakan." ucap Sakaru membalas perkataan Sao fang.


"Apakah Tuan muda benar-benar bisa menggunakan Sihir? Bukankah Tingkat Kekuatan Tuan Muda itu berada di Tingkat 0." tanya Sao fang terkejut dan penasaran.


"Aku ini istimewa loh. Bukankah kamu sendiri ada karena aku?"


Sao fang dengan muka seperti mengingat-ingat berkata "Iya juga, saat pertama kali aku berada di sebelah Tuan muda aku tidak mengingat apapun dan yang saat itu ku ketahui hanyalah harus melindungi Tuan muda dengan seluruh kekuatanku. Bahkan jika aku harus mengorbankan nyawaku, aku rela mengorbankan nyawaku demi keselamatan Tuan muda."


"Begitu ya, baguslah."


Pelayan pun datang menghampiri Sakaru dan berkata "Tuan muda, apakah anda sudah menentukan pesanannya?"


Sakaru yang merespon perkataan pelayan berkata "Kalau begitu kami pesan 2 nasi tengcu spesial dengan air putih saja."


"Apakah ini saja,Tuan muda?" tanya pelayan tersenyum kepada Sakaru.


"Ya, itu saja."


"Totalnya 8 keping perak dan 2 perunggu."


Sakaru mengeluarkan 1 keping emas "Apakah ini cukup?"

__ADS_1


Pelayan berkata, "Ya, itu sudah lebih dari cukup. Silahkan kalian menunggu sebentar, saya akan segera menyiapkan nya."


Pelayan itu pun menunduk dan segera menyiapkan pesanan yang Sakaru pesan. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya Nasi tengcu special yang dipesan oleh Sakaru akhirnya sudah jadi.


"Silahkan menikmati hidangannya,Tuan muda."


Sakaru dan Sao fang pun segera menghabiskan makanan yang dihidangkan oleh pelayan itu.


"Wah aku kenyang sekali." ucap Sakaru sambil meminum air.


Sao fang yang sudah menghabiskan makanan nya berkata, "Tuan muda, sesudah ini kita akan pergi kemana?"


"Sepertinya kita akan memburu hewan sihir yang berada di hutan untuk menaikkan Tingkat Kekuatanmu." ucap Sakaru berdiri dari kursinya.


"Sebenarnya aku hanya ingin mengumpulkan Skill Point, xi xi xi." ucap Sakaru di dalam hati.


Sakaru dan Sao fang segera pergi meninggalkan rumah makan menuju ke hutan.


"Sao fang, peganglah tanganku. Kita akan pergi menuju hutan." ucap Sakaru memberikan tangannya.


Sakaru menggunakan sihir untuk menghilangkan gravitasi yang berada di sekitar.


Seketika itu juga Sakaru dan Sao fang melayang di udara.


"Tuan muda, kita benar-benar melayang di udara ." ucap Sao fang dengan sedikit pusing dan mual.


"Aku ini hebat bukan, kalau begitu kita akan langsung pergi menuju ke hutan." ucap Sakaru dengan senyum merasa puas.


"Wuussh"


Sakaru dan Sao fang pergi meninggalkan kota dan langsung menuju ke hutan. Sakaru pun mematikan sihir yang digunakan untuk menghilangkan gravitasi.


Sakaru dengan wajah penuh pertanyaan berkata "Kemana semua hewan sihir yang berada di hutan ini?"


Sao fang dengan muka pucat langsung duduk disebuah pohon.


"Apa yang terjadi denganmu, Sao fang?" tanya Sakaru cemas.


"A-aku hanya sedikit pusing setelah melayang di udara." ucap Sao fang yang mabuk setelah melayang di udara.


"Sepertinya kamu masih belum terbiasa melayang di udara."


Setelah Sao fang beristirahat sebentar, akhirnya Sao fang pun kembali pulih. Sakaru heran karena tidak ada satupun hewan sihir di hutan ini, yang ada hanyalah hewan biasa seperti rusa, kelinci, serigala, dan beberapa ekor kerbau.


"Tapi tunggu,bukankah hewan biasa juga dapat menambah Skill Point." ucap Sakaru tersenyum sendiri.


Sakaru mengeluarkan Busur Sihir dari inventory dan mencoba untuk menggunakan nya.


"Bagaimana cara menggunakannya ya? Baiklah, aku akan mencoba membayangkan sebuah panah berada di dalam busurku ini." Sakaru pun mulai membayangkan bahwa ada anak panah di dalam busur itu.


Seketika itu juga, muncul sebuah panah sihir berwarna hitam.


"Baiklah aku akan mencoba untuk menembakannya."


"Whoooossh."


Sakaru menembakan panah ke arah rusa yang berada di depannya. Tapi bukannya mengenai rusa, panah yang di tembakan sakaru malah menembus apapun yang menghalangi dan membuat seisi hutan kebakaran.


"Gawat, panah ini terlalu mengerikan. Aku harus segera memadamkan api yang ku buat ini,tapi bagaimana caranya?"


Sakaru pun teringat tentang System yang bisa mengeluarkan petir, Sakaru pun mencoba untuk mengeluarkan hujan di seluruh hutan.


"System, turunkan hujan di sekitar area yang terbakar."


[Terkonfirmasi, mengumpulkan awan dan menurunkan hujan di koordinat 443,68.]


Hujan pun turun di sekitar hutan dan memadamkan api yang telah di buat Sakaru. Sao fang yang sudah terbiasa dengan perbuat majikannya hanya terdiam melihat apa yang di lakukan Sakaru.

__ADS_1


"Apakah dia benar-benar dewa?" ucap Sao fang di dalam hati.


Sakaru yang sudah berhasil memadamkan api pun akhirnya duduk di sebelah Sao fang.


"Fiuh, aku lelah sekali. System,munculkan status diriku."


[Terkonfirmasi.]


[Nama: Sakaru ]


[Umur: 12 Tahun ]


[Tingkat Kekuatan: Tingkat 0 ]


[Kemampuan:System, memanipulasi alam, Panah Kehancuran ]


[Skill Point: 132000 ]


Saat Sakaru melihat status miliknya dia sudah tidak terkejut lagi, karena panah yang di tembakan Sakaru itu menembus semua makhluk hidup yang berada di jalur nya.


................


Tingkatan Kekuatan:


Tingkat 1


Tingkat 2


Tingkat 3


Tingkat Ksatria Sihir


Tingkat Jendral Sihir


Tingkat Jendral Besar Sihir


Tingkat Kaisar Sihir


Tingkat Dewa Sihir


Tingkatan Ramuan:


Tingkat b


Tingkat s


Tingkat ss


Tingkat ssr


Tingkat Dewa


Tingkatan Senjata:


Tingkat 1


Tingkat 2


Tingkat 3


Tingkat Awal


Tingkat Menengah


Tingkat Tinggi


Tingkat Raja

__ADS_1


Tingkat Dewa


__ADS_2