Sakaru Dan System Di Dunia Sihir

Sakaru Dan System Di Dunia Sihir
Desa Turla, Makam Lord Guriel.


__ADS_3

"Wah,banyak sekali misi yang tercantum dalam papan ini. Memburu slime, sepertinya akan cocok untukku. Aku juga akan mendapatkan Skill Point untuk setiap makhluk yang ku bunuh, ha ha ha." ucap Sakaru sambil tertawa jahat.


Sakaru mengambil selembar kertas misi berisikan 'memburu slime' dan berkata "Kalau begitu, aku akan mengambil yang ini."


"Brakkk..."


Saat Sakaru sedang berjalan ke arah Rena untuk mengkonfirmasi misi yang dipilihnya , tiba-tiba saja seorang pria tua membuka pintu guild. Pria tua itu terlihat sangat panik dan mencoba untuk mengatakan sesuatu dengan tergesa-gesa.


"Siapa saja tolong desa kami, desa kami akan diserang oleh para goblin." kata pria tua itu bersujud di depan pintu guild.


Rena pun menghampiri pria tua itu sambil membawa segelas air, "Tenanglah pak, ini minumlah."


"Gluk...gluk...gluk."


Setelah pria tua itu tenang, pria tua itu pun mulai menceritakannya.


"Sekumpulan para Goblin akan menyerang Desa Turla ya. Ini cukup berbahaya." kata Rena sambil memikirkan sesuatu.


"Apa ada yang lainnya?"


"Menurut pengintai dari Desa Turla, jumlah mereka diperkirakan ada 100 Goblin penyerang setinggi 2 meter, 30 Goblin pemanah, 10 Goblin penyihir, dan 1 Goblin Champion berukuran 4 meter yang memimpin para Goblin. Para penduduk desa juga sudah dievakuasi ke desa lain dan sedang menunggu bantuan. Jadi saya sebagai kepala desa sangat memohon kepada guild agar memberikan kami bantuan."


"Goblin Champion. Sepertinya ini gawat, aku harus tenang." Rena berkata di dalam hati sambil menenangkan diri.


"Apakah anda tahu tujuan dari Goblin itu menyerang desa kalian?" tanya Rena memastikan bahwa informasi yang pria tua itu katakan benar.


"Saya tidak tahu pasti, tapi di desa kami ada sebuah kuil kuno yang mengeluarkan aura kegelapan yang sangat pekat. Mungkin itulah yang membuat para Goblin menyerang desa kami."


"Kuil kuno? Aura kegelapan yang sangat pekat? Mungkinkah? Tidak, tidak mungkin cerita itu sudah lama menjadi legenda. Tapi, legenda ini bisa saja benar-benar ada. Jangan bilang tujuan para Goblin menyerang desa adalah untuk membangkitkan kembali Goblin Lord Guriel yang telah lama tersegel oleh kaisar sihir Lumanicus. Kalau begitu ini sangat gawat ,aku harus segera melaporkan hal ini kepada ayah." Rena cemas akan terjadinya malapetaka 200 tahun yang pernah ia baca di buku tentang Goblin Lord Guriel yang menguasai seluruh benua.


Catatan:


Goblin penyerang: Tingkat 1


Goblin pemanah : Tingkat 2


Goblin penyihir : Tingkat 3


Goblin Champion : Tingkat Jendral


Goblin Lord : Tingkat Dewa


"Sepertinya Rena sedang dalam kesulitan." Sakaru berkata di dalam hati.


"Ada apa kakak? Kakak terlihat cemas dari tadi." tanya Sakaru kebingungan.


"Oh Sakaru, di sebuah desa nanti akan ada penyerangan besar-besaran yang dilakukan oleh para Goblin. Kakak khawatir akan hal itu." Rena merespon Sakaru dengan wajah cemas.


"Sepertinya ini masalah serius, baiklah aku akan ikut membantu." Sakaru berkata di dalam hati.


Rena melaporkan hal ini kepada ayahnya yaitu ketua sekaligus pemilik guild. Ayahnya pun segera menurunkan perintah untuk membantu desa yang akan diserang oleh Goblin. Para prajurit yang berada di kota Serlan pun segera dikumpulkan untuk membantu desa. Sementara itu...


"Wah, sepertinya akan terjadi pertempuran besar-besaran nih. Aku harus kembali ke penginapan dan memberitahukan Sao fang agar aku bisa mengumpulkan Skill Point dalam pertempuran nanti, ha ha ha." Sakaru tersenyum kecil dan berkata di dalam hati.


Sakaru segera kembali ke penginapan untuk menjemput Sao fang. Sesampainya di depan penginapan...


"Tumben Sao fang tidak ada di sini."


"System,tunjukan lokasi Sao fang saat ini."


[Terkonfirmasi, lokasi Sao fang saat ini berada di koordinat 783, 96.]


"Aku tidak tahu dimana itu, gunakan telepati untuk menghubungi Sao fang."


[Terkonfirmasi.]


"Sao fang, kamu ada disana?"

__ADS_1


"Tuan muda, apakah itu dirimu?"


"Ya, ini aku. Terlebih lagi sekarang kamu segeralah kembali ke penginapan, ini perintah."


"Baik Tuan muda, aku akan segera kesana."


Seketika itu juga, tiba-tiba Sao fang berada di hadapan Sakaru dan membuat Sakaru terkejut.


"Bagaimana kamu bisa kembali secepat itu?" tanya Sakaru keheranan.


"Tuan muda, ini adalah kemampuan baruku yaitu Langkah Bayangan."


"Begitu ya."


"Kalau begitu aku akan mengecek Status milik Sao fang saat ini. System, munculkan Status Sao fang." Sakaru berkata di dalam hati.


[Terkonfirmasi.]


[Nama: Sao fang ]


[Umur : 20 ]


[Tingkat Kekuatan : Ksatria pedang ]


[Kemampuan : Pedang kilat, Langkah bayangan ]


Sakaru berkata di dalam hati, "Wah, tidak kusangka Sao fang akan menjadi sekuat ini hanya dengan berlatih."


"Apakah ada sesuatu yang terjadi sampai Tuan muda memanggil saya kemari?"


"Cepat atau lambat, sekumpulan para Goblin akan menyerang sebuah desa di dekat sini. Kita akan pergi membantu guild untuk menghadapi para Goblin yang akan menyerang desa."


"Tapi, untungnya untuk Tuan muda membantu mereka apa? Bukankah Tuan muda tidak akan melakukannya bila tidak ada untungnya?" tanya Sao fang dengan wajah heran.


"Tentu saja, tujuan utamaku adalah untuk membantu penduduk desa menghadapi Goblin." ucap Sakaru mengalihkan pandangan.


"Terlihat sekali di wajahnya bahwa ada maksud lain, tapi ya sudahlah karena ini adalah perintah dari Tuan muda." Sao fang berkata didalam hati.


"Kamu yakin? Ini berbahaya loh." ucap Rena meyakinkan Sakaru.


Sakaru berkata sambil menarik baju Sao fang, "Tenang saja, aku memiliki pengawal yang akan melindungi ku ketika di pertempuran nanti. Ini dia pengawal ku, dia terlihat cukup kuat bukan."


"Halo, aku adalah Sao fang."


"Hmmm, kamu terlihat cukup kuat. Apakah kamu adalah prajurit bayaran?" tanya Rena penasaran.


"Bukan, sebenarnya aku adalah pengawal setia Tuan muda."


Tanpa pikir panjang Rena berkata, "Begitu ya. Terlebih lagi sekarang kita harus mengumpulkan kekuatan sebanyak mungkin untuk menghadang para Goblin yang akan menyerang nanti."


Setelah ayahnya Rena berdiskusi dengan walikota kota Serlan, akhirnya walikota memberikan bantuan berupa peralatan sihir, dan beberapa pasukan untuk menghadapi para Goblin yang akan menyerang. Para prajurit kota Serlan pun berkumpul di depan guild untuk menghadang para Goblin.


"Kita memiliki 50 orang yang berada di Tingkat 2, 10 orang yang berada di Tingkat 3, dan 2 orang Tingkat Ksatria, yaitu Sao fang pengawal Sakaru dan Kotora anggota guild ini. Apakah kita bisa mengalahkan para Goblin? Sepertinya kita harus membuat persiapan di desa sebelum para Goblin menyerang." Rena berkata dalam hati dengan cemas.


"Ada apa kakak? Kakak terlihat sangat cemas." tanya Sakaru bingung.


"Tidak, bukan apa-apa. Kalau begitu, seluruh prajurit sebaiknya kita segera berangkat menuju ke desa sebelum hari mulai gelap." Rena berkata dengan lantang.


"Baik."


Para prajurit dan Sakaru bersama dengan Sao fang segera berangkat menuju ke Desa Turla untuk melakukan persiapan. Sakaru sebelum pergi ke desa Turla, dia mengeluarkan jubahnya dan jubah Sao fang yang disimpannya di dalam inventory.


"Sao fang pakailah kembali jubahmu." ucap Sakaru sambil memberikan jubah.


"Baiklah, Tuan muda."


Setelah Sakaru dan Sao fang menggunakan jubahnya, merekapun segera menyusul pasukan dari belakang.

__ADS_1


................


Tingkatan Kekuatan:


Tingkat 1


Tingkat 2


Tingkat 3


Tingkat Ksatria


Tingkat Jendral


Tingkat Jendral Besar


Tingkat Kaisar


Tingkat Dewa


Tingkatan Ramuan:


Tingkat b


Tingkat s


Tingkat ss


Tingkat ssr


Tingkat Dewa


Tingkatan Senjata:


Tingkat 1


Tingkat 2


Tingkat 3


Tingkat Awal


Tingkat Menengah


Tingkat Tinggi


Tingkat Raja


Tingkat Dewa


Peringkat Guild:


Pertama Kayu


Kedua Tembaga


Ketiga Besi


Keempat Perak


Kelima Emas


Keenam Berlian


Ketujuh Permata


Kedelapan Jurkin

__ADS_1


Kesembilan Platinum


Kesepuluh Inti Naga


__ADS_2