
Sao fang dan Sakaru pun berjalan ke arah barat untuk mencari sebuah kota, setelah mereka berjalan setidaknya 3-4 jam . Akhirnya mereka menemukan sebuah kota.
Sao fang menunjuk ke sebuah kota dari kejauhan dan berkata "Tuan muda, akhirnya kita sebentar lagi sampai di sebuah kota."
"Kamu benar, akhirnya sebentar lagi kita sampai di sebuah kota." ucap Sakaru yang sudah lelah berjalan.
Sakaru dan Sao fang pun bergegas untuk pergi ke dalam kota karena sudah sangat kelaparan. Tiba-tiba ada sebuah bola api yang mengarah kepada Sao fang dan Sakaru. Sao fang pun langsung menebas bola api yang mengarah kepadanya.
"Siapa di sana, mengapa kalian menyerang kami?!!" ucap Sao fang waspada.
Tiba-tiba ada suara dari atas dinding kota dan berkata "Katakanlah apa tujuan kalian datang kemari?"
Sakaru pun mengangkat kedua lengan nya dan berkata "Kami bukanlah orang yang mencurigakan. Kami juga terlihat lemah bukan?"
"Iya juga, kalau begitu ikutlah kami ke dalam kota." ucap salah satu pengawal kota memandu Sakaru dan Sao fang.
"Kalian terlihat seperti orang desa, apakah kalian berasal dari desa?" tanya pengawal.
"Bisa di bilang seperti itu, dan juga kenapa kalian terlihat sangat waspada di pintu gerbang kota tadi?" tanya Sakaru penasaran kepada pengawal kota.
"Sebenarnya akhir-akhir ini, Kerajaan Wenglin sering kali menyerang Kerajaan Toraka dengan alasan memperebutkan wilayah. Kota ini juga sering kali di serang oleh Kerajaan Wenglin karena kota ini berbatasan dengan salah satu kota milik kerajaan Wenglin, yaitu Serlan." ucap pengawal kepada Sakaru.
Sakaru yang mulai mengerti keadaaan bertanya "Lalu, apa nama kota ini?"
"Nama kota ini diambil dari nama ratu yang memimpin kerajaan ini, yaitu Terosa." ucap pengawal kepada Sakaru.
"Begitu ya. Aku sangat lapar apakah di sini ada tempat untuk makan?" tanya Sakaru yang perutnya sudah keroncongan.
"Kalau begitu bagaimana kalau kalian mampir kerumahku." ucap pengawal menawarkan solusi.
Sakaru pun menyetujuinya dan berkata "Bolehkah, tapi kami tidak memiliki uang sama sekali."
"Tidak apa-apa, anggap saja ini permintaan maaf dariku karena telah menyerang kalian tadi." ucap Pengawal dengan wajah bersalah.
Merekapun sampai di rumah pengawal. Rumahnya terlihat kecil dan sangat sederhana, Sakaru dan Sao fang pun masuk ke dalam rumah pengawal.
"Kalian silahkan duduk terlebih dahulu, aku akan menyiapkan makanan untuk kalian." ucap pengawal sambil menarik kursi untuk Sakaru dan Sao fang.
Makanan pun telah siap, Sakaru dan Sao fang pun langsung melahap habis makanan yang diberikan pengawal tanpa sisa.
Sakaru yang sudah kekenyangan mengusap perutnya dan berkata "Terimakasih pengawal, makanan yang tadi sangat enak."
"Oh bukan apa-apa, setelah ini kalian akan pergi kemana?" tanya pengawal penasaran kepada Sakaru.
__ADS_1
"Sepertinya kami akan mencari uang. Apakah anda tau dimana kami bisa menghasilkan uang?" tanya Sakaru kepada pengawal.
"Dari yang terlihat,sepertinya kalian adalah petualang. Di tengah kota ada sebuah guild yang menyediakan misi untuk orang seperti kalian, bayaran untuk setiap misi juga lumayan besar." ucap pengawal sambil menunjuk ke arah guild.
"Kalau begitu, kami akan segera kesana." ucap Sakaru sambil melambaikan tangan.
Setelah beberapa lama, Sao fang pun menghentikan langkahnya dan mengeluarkan bola kristal dari sakunya," Tuan muda, sebenarnya aku mendapatkan ini kemarin malam. Singa yang menyerang kemarin mengeluarkan bola kristal ini, sepertinya ini akan mahal jika dijual."
"Mengapa kamu baru mengeluarkannya sekarang." ucap Sakaru sedikit kesal .
"Maafkan aku Tuan muda, aku baru saja mengingatnya ketika sedang makan tadi." ucap Sao fang dengan wajah menyesal.
"Yasudah, kalau begitu sekarang kita lebih baik mencari tempat untuk menjual bola kristal ini."
Seseorang yang tidak sengaja mendengar percakapan Sakaru dan Sao fang pun menghampiri...
"Bukan kah itu adalah Bola Kristal yang dikeluarkan oleh hewan sihir, dan juga bentuknya lumayan besar."
Sakaru pun mengambil bola kristal itu dari tangan Sao fang dan berkata "Apakah kamu tau tentang bola kristal ini? Ini sangat sulit di dapat loh, kami hampir saja mati untuk mendapatkan ini."
"Aku mengetahui nya, itu adalah bahan yang cukup sulit didapat dan bola kristal ini juga seharga dengan 1000 keping emas. Kebanyakan orang tidak mau mempertaruhkan nyawanya hanya untuk bola kristal itu."
Sakaru mengangkat sebelah alisnya dan berkata "Apakah kamu mau membelinya dari kami? Kami berikan diskon 10% loh."
Dengan mata yang berkaca-kaca orang itu berkata "Benarkah, kalau begitu tunggu sebentar. Aku akan segera kembali."
"Aku membawa uangnya, ini 900 keping emas." ucap orang itu sambil memberikan kantung berisikan keping emas.
"Baiklah aku terima uangnya, kalau begitu ini bola kristalnya." ucap Sakaru sambil memberikan bola kristal untuk sejumlah uang.
Orang itu pun segera pergi meninggalkan sakaru.
"Apakah aku menjualnya dengan harga yang tepat?" ucap Sakaru bergumam.
"Tuan muda, selanjutnya kita akan pergi kemana?" ucap Sao fang sambil berlutut menggunakan satu kaki.
Sakaru yang mendapatkan sekantung keping koin emas pun memikirkan tentang pakaian yang sao fang dan dirinya kenakan.
"Kalau begitu,dengan uang ini. Kita akan pergi ke toko pakaian untuk membeli sebuah pakaian untukmu dan diriku pakai." ucap Sakaru melihat pakaian yang sao fang dan dirinya gunakan.
Sakaru dan Sao fang pun berkeliling kota untuk mencari toko pakaian.
................
__ADS_1
Tingkatan Kekuatan:
Tingkat 1
Tingkat 2
Tingkat 3
Tingkat Ksatria Sihir
Tingkat Jendral Sihir
Tingkat Jendral Besar Sihir
Tingkat Kaisar Sihir
Tingkat Dewa Sihir
Tingkatan Ramuan:
Tingkat b
Tingkat s
Tingkat ss
Tingkat ssr
Tingkat Dewa
Tingkatan Senjata:
Tingkat 1
Tingkat 2
Tingkat 3
Tingkat Awal
Tingkat Menengah
Tingkat Tinggi
__ADS_1
Tingkat Raja
Tingkat Dewa