Sakaru Dan System Di Dunia Sihir

Sakaru Dan System Di Dunia Sihir
Benua Luntania, Kota Monarch.


__ADS_3

"Ada apa Tuan muda? Apa kepalamu terasa sakit lagi?" tanya Yua Lai sedikit cemas mendengar Sakaru berteriak.


"Tidak, aku tidak apa-apa. Aku hanya sedikit kesal karena tidak bisa kembali ke kota."


"Jadi, apa yang akan kita lakukan sekarang?" ucap Yua Lai bersujud setengah kaki.


"Sebentar, System kita berada di mana sekarang?" tanya Sakaru kepada System.


[Sekarang ini kita sedang berada di tengah-tengah Gurun Teruis.]


"Gurun Teruis? Kalau begitu berapa jarak kota dengan lokasi kita saat ini?" tanya Sakaru kepada System sekali lagi.


[Tunggu sebentar... Berhasil mendapatkan lokasi. Sekarang kita berada 12524 KM dari arah kota.]


Sakaru terkejut dan berkata, "Apa?!! 12524 KM?"


"Ada apa Tuan muda? Anda berbicara dengan siapa?" tanya Yua Lai heran.


Sakaru merespon perkataan Yua Lai, "Oh, aku sedang berbicara dengan System."


"System? Apa itu?" tanya Yua Lai.


"Bagaimana ya aku menjelaskannya? Anggap saja System itu adalah Sihir unik yang memiliki pemikiran tersendiri dan hanya aku yang bisa berbicara dengan nya."


"Begitu ya, kukira kepala Tuan muda sakit." ucap Yua Lai lega.


Sakaru dan Yua Lai menyusuri Gurun pasir itu dengan berjalan kaki. Setelah 30 menit berjalan ke arah kota, mulai terlihat hutan yang sangat lebat menanti di depan mereka.


"System, hutan apa itu sebenarnya? Mengapa di tengah-tengah gurun begini ada hutan yang begitu lebat di sana?" tanya Sakaru sambil menunjuk ke arah hutan itu.


[Dari data yang ku punya saat ini, hutan itu adalah hutan sihir yang di buat oleh para Elf untuk menghindari Monster Gurun.]


"Hutan Sihir? Sebenarnya saat ini kita sedang berada di mana?" tanya Sakaru penasaran kepada System.


[Saat ini kita sedang berada di Benua Luntania, Benua para Elf tinggal.]


"Elf ya, aku belum pernah melihat mereka secara langsung sih."


Sakaru dan Yua Lai menghampiri hutan sihir itu. Saat Sakaru menghampiri hutan sihir itu, tiba-tiba...


"Slash...Slash...Slash..."


3 buah air yang sangat tipis mengarah ke arah Sakaru dari arah hutan. Untungnya Sakaru mempunyai pelindung sihir yang membuatnya kebal terhadap serangan sihir apapun.


Yua Lai langsung berdiri di depan Sakaru dan berkata, "Tuan muda, mohon berlindunglah di belakang saya."


"Sepertinya ada yang menyerang kita dari arah hutan, aku akan segera membalas serangan mereka." ucap Yua Lai bersiap-siap untuk menyerang balik ke arah hutan.


Saat Yua Lai akan menyerang balik, tiba-tiba...


"Siapa kalian? Apa yang kalian lakukan di sini?" terdengar suara seseorang dari dalam hutan.


Sakaru merespon suara dari dalam hutan dan berkata, "Kami bukanlah musuh, aku adalah petualang dari guild kota Serlan yang datang jauh-jauh ke sini untuk melakukan misi membasmi Monster Gurun."


Tiba-tiba keluar seseorang dari dalam hutan, bertelinga panjang dan memakai baju hijau.


"Oh, jadi kalian adalah petualang yang di kirim oleh Guild kota Serlan untuk membasmi Monster Kalajengking ya. Maafkan kami telah menyerang kalian tanpa mengetahui identitas kalian terlebih dahulu. Oh iya juga, perkenalkan aku adalah Kurian. Aku adalah penjaga yang mengawasi hutan sihir ini."


"Perkenalkan namaku Sakaru, dan dia adalah pengawal ku Yua Lai."


"Salam kenal." ucap Yua Lai menundukan sedikit badan nya.


"Kalau begitu kalian ikutilah kami pergi ke kota Monarch, kota para Elf berada."


Sakaru dan Yua Lai mengikuti Kurian masuk ke dalam hutan sihir untuk pergi menuju ke kota para Elf berada. Setelah berjalan selama 1 jam lebih ke dalam hutan, Sakaru dan Yua Lai di buat terkejut dengan kota di mana para Elf berada.


"Wah, indah sekali kota ini. Terlihat seperti dunia fantasi." Sakaru terpesona dengan keindahan kota Monarch.


"Kalau begitu, aku tinggal dulu ya. Masih ada pekerjaan yang harus ku selesaikan." ucap Kurian meninggalkan Sakaru dan Yua Lai.

__ADS_1


Sakaru dan Yua Lai mengelilingi kota Monarch untuk pertama kalinya. Setelah mengelilingi kota Monarch, ternyata ada beberapa manusia yang tinggal di kota Monarch. Sakaru pun lanjut berkeliling dan melihat sebuah patung manusia yang berada di tengah-tengah kota.


Sakaru yang merasa tidak asing dengan patung yang berada di tengah kota langsung menghampiri patung tersebut.


"Patung ini, Kak Rena ya?" ucap Sakaru spontan sambil menatap patung itu.


Saat Sakaru sedang melihat-lihat patung yang mirip sekali dengan Rena, tiba-tiba datang seorang Elf yang menghampiri Sakaru dan berkata, "Apakah kamu pernah melihat orang yang mirip dengan patung itu? Dia adalah manusia setengah Elf yang menyelamatkan kota ini 5 tahun yang lalu dari serangan Ras Dwarf. Aku sangat mengaguminya."


Merespon perkataan orang itu, Sakaru bertanya dengan nada bingung, "Manusia setengah Elf? Apa maksudmu?"


"Ayahnya berasal dari Ras Manusia sama sepertimu, sedangkan ibunya berasal dari Ras Elf."


"Jadi kak Rena adalah manusia setengah Elf ya. Tapi Kak Rena mirip sekali dengan manusia sampai-sampai aku tidak menyadarinya." Sakaru berkata di dalam hati.


"Jadi, apa yang membuat manusia setengah elf istimewa?" tanya Sakaru kepada Elf itu.


"Manusia dikenal dengan tubuh fisiknya yang kuat, sedangkan Elf di kenal dengan Sihirnya yang unik."


"Begitu ya, jadi Kak Rena memiliki pertahanan tubuh yang kuat dan sihir yang unik ya." Sakaru berkata di dalam hati.


Terdengar suara dari kejauhan dan berkata, "Turlan, berhentilah bermain-main dan bantulah aku membuat alat sihir."


"Iya, aku datang." merespon perkataan orang itu. "Kalau begitu saya permisi dulu." Elf itu menundukkan sedikit kepalanya lalu pergi meninggalkan Sakaru dan Yua Lai.


"Kalau begitu, ayo kita juga segera pergi Yua Lai."


"Baik, Tuan muda."


Sakaru dan Yua Lai mencari penginapan untuk mereka bermalam. Setelah bertanya-tanya kepada penduduk sekitar, akhirnya mereka menemukan sebuah penginapan.


"Wah, jarang sekali ada manusia yang menginap di penginapan ini." ucap Pelayan menyambut Sakaru dan Yua Lai.


"Kami ingin menyewa 1 kamar dengan 2 kasur di dalam nya untuk 1 malam. Berapa harganya?" tanya Sakaru kepada pelayan itu.


"Kalian sepertinya bukan berasal dari kota ini, kalau begitu 5 keping emas untuk 1 kamar dengan 2 kasur."


Sakaru mengeluarkan 5 keping emas dari kantungnya dan memberikannya kepada Pelayan itu. Setelah mereka sampai di kamar...


Yua Lai spontan berkata, "Iya, Tuan muda."


"Begitu ya, kalau begitu tunggu sebentar."


"Tuan muda tidak usah repot-repot untuk membelikan makanan untukku. Biar aku saja yang pergi ke luar untuk membeli makanan." Yua Lai berkata sambil bersujud setengah kaki.


"Tidak kok, aku tidak akan pergi kemanapun."


"Lalu, bagaimana caranya agar kita mendapat makanan?" tanya Yua Lai heran.


"System, tukarkan Skill Point dengan 2 Porsi nasi goreng dengan 2 minuman."


[Tunggu sebentar akan segera ku buatkan. Berhasil menukarkan. Skill Point yang tersisa 2690497.]


Tiba-tiba muncul 2 porsi nasi goreng dengan 2 minuman. Yua Lai yang melihatnya hanyalah terdiam tidak mengeluarkan sepatah kata apapun.


"Kalau begitu, ini makan lah." Sakaru memberikan 1 porsi nasi goreng dan 1 minuman.


"Ba-baik, Tuan muda."


Yua Lai menghabiskan makanan yang di buat System dan setelah menghabiskan makanan itu mereka berdua langsung tertidur pulas di kasur yang telah disediakan.


Yua Lai sebenarnya sangat penasaran dengan sihir yang dimiliki Sakaru dan ingin sekali bertanya kepada Sakaru. Tetapi hal itu membuatnya tidak sopan terhadap Sakaru, dan semua itu hanya menurut pendapat Yua Lai saja. Dia tidak mengetahui bahwa Sakaru memiliki anak buah yang sangat tidak berguna di Kota Serlan.


................


Tingkatan Kekuatan:


Tingkat 1 \= Level 1-10


Tingkat 2 \= Level 11-20

__ADS_1


Tingkat 3 \= Level 21-40


Tingkat Ksatria \= Level 41-100


Tingkat Jendral \= Level 101-1000


Tingkat Jendral Besar \= Level 1001-10000


Tingkat Kaisar \= Level 10001-100000


Tingkat Dewa \= Level 100001- ?


??? [Belum diketahui.]


Tingkatan Ramuan:


Tingkat b


Tingkat s


Tingkat ss


Tingkat ssr


Tingkat Dewa


??? [Belum diketahui.]


Tingkatan Senjata:


Tingkat 1


Tingkat 2


Tingkat 3


Tingkat 4 Awalan (Persiapan Enchant)


Tingkat 5 Tengah (Persiapan Enchant)


Tingkat 6 Akhir (Persiapan Enchant)


Tingkat Raja (Sudah Enchant)


Tingkat Dewa


??? [Belum diketahui.]


Peringkat Guild:


Pertama Kayu


Kedua Tembaga


Ketiga Besi


Keempat Perak


Kelima Emas


Keenam Berlian


Ketujuh Permata


Kedelapan Jurkin


Kesembilan Platinum


Kesepuluh Inti Naga

__ADS_1



__ADS_2