Sakit Tak Berdarah

Sakit Tak Berdarah
STB - 21


__ADS_3

Happy reading gengks


Maaf jika banyak typo


🎍🎍🎍🎍


Yudha tertunduk, tak berani menatap kedua netra milik Annisa, tenggorokannya terasa kering.


"Dan yang menyebabkan ibu meninggal adalah ulah Tania, dengan rencana mama" tutur Yudha lirih.


Annisa terkejut mendengar fakta yang baru saja diungkapkan Yudha, hatinya begitu terluka setelah mengetahui kebenaran dibalik semua kekacauan yang dialami beberapa minggu terakhir.


Yah, Yudha memang sudah mengetahui kebenarannya, sesaat sebelum tiba dirumah kekasihnya.


Flashback


Yudha sedang memacu kendaraan dengan harapan bisa segera bertemu dengan kekasihnya, dari bandara Yudha langsung menuju ketempat kerja Annisa, terakhir gadis itu memberitahu bahwa akan kembali bekerja sekitar dua minggu yang lalu, namun setelah komunikasi terakhir itu Yudha sudah tidak dapat lagi menghubungi Annisa.


Kini Yudha sangat merindukan Annisa, dua minggu tanpa kabar, tanpa saling bertemu membuat rindu itu semakin besar.


Sesampainya dicafe tempat Annisa bekerja, Yudha mendapatkan sebuah kejutan yang tak pernah dia duga, mamanya ternyata telah memecat Annisa sepuluh hari yang lalu, itu artinya dirinya saat itu masih berada diluar kota.


Yudha kembali memacu kendaraannya memecah jalanan ibu kota, pikirannya tertuju kepada gadis yang dicintainya.


"Bagaimana keadaan Annisa sekarang? apakah dia baik-baik saja? kenapa sangat sulit menghubunginya? semoga tak terjadi sesuatu dengan Annisa." banyak pertanyaan yang mengusik pikiran Yudha, di sela kegelisahan yang dia rasakan, ponselnya berdering.


Mama calling


Sebuah panggilan dari sang mama tertera diponsel Yudha.


" Hallo Ma"


"Hallo sayang, kamu sudah sampai?"

__ADS_1


"Iya Ma, tapi aku lagi jalan ke rumah Annisa"


"Kok kerumah gadis kampung itu, kenapa ngga pulang aja sih" Suara Mamanya terdengar sangat kesal.


"Aku mau ketemu Annisa dulu Ma, oh iya, kenapa Mama pecat Nisa? salahnya apa?"


"Mama ngga suka kamu berhubungan dengan gadis kampung itu, sekarang mama minta kamu pulang"


"Maaf Ma, aku harus bertemu Annisa, habis dari rumah Annisa baru aku pulang"


"Mama ngga mau denger alasan apapun Yudha, pokoknya kamu pulang sekarang atau mama akan buat hidup gadis kampung itu lebih menderita" ancam Nyonya Adhisty.


"Maksud mama apa? apa mama sengaja memecat Annisa?" tanya Yudha kesal.


"Iya mama memang memecat Annisa, membuatnya dikeluarkan dari kampusnya, bahkan mama yang sudah menyuruh Tania untuk membongkar segala kebusukan wanita itu didepan ibunya, mama tidak rela dia menjebakmu dan menguasai harta keluarga kita, dia itu wanita munafik, tinggalkan Annisa dan pulang sekarang juga atau mama bisa membuat gadis itu semakin menderita" terang Nyonya Adhisty membeberkan semua kelakuannya.


"Yudha tidak menyangka mama sejahat itu" sahut Yudha geram.


"Mama bisa lebih jahat lagi jika kau masih berkeras untuk tetap berhubungan dengan gadis kampung itu Yudha" suara Nyonya Adhisty memekik dari seberang.


Yudha bertekad segera melamar Annisa kepada ibu Arini, agar bisa melindungi gadis itu. Yudha berfikir jika Annisa menjadi istrinya, Mamanya tidak akan berani menyakiti Annisa lagi, walaupun Yudha tahu kemungkinan besar hubungannya tidak akan direstui, dia akan tetap menikahi Annisa, dengan atau tanpa restu keluarga Pratama, jika memang harus, maka Yudha akan meninggalkan nama besar keluarganya demi memberi Annisa perlindungan dengan menjadikan gadis itu sebagai istrinya.


Namun siapa sangka, saat tiba dirumah Annisa, Yudha sangat terkejut mengetahui bahwa satu-satunya keluarga yang dimiliki Annisa telah pergi meninggalkan gadis itu selama-lamanya.


Semakin besar tekad Yudha menjadikan Annisa sebagai istrinya, apalagi ulah mamanya mengakibatkan nyawa ibu Arini melayang.


Flashback off


"Nis, kamu mau kan jadi istriku?" untuk kesekian kalinya pria itu bertanya, namun Annisa tak juga memberi jawaban ya atau tidak, Annisa terlalu shock mengetahui kebenaran dibalik masalah yang merundung hidupnya hingga menyebabkan kepergian sang ibu.


"Nis, aku tau mama ku salah, maka dari itu aku ingin kita menikah agar mama tak lagi bisa menyakitimu disaat kau sudah menjadi istriku" ujar Yudha.


Matanya terus menatap intens kearah Annisa yang masih betah menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Yudha meraih dagu gadis itu, mengangkat wajahnya agar dapat menatap sorot mata Annisa. Seketika kedua netra mereka bertemu dan saling menatap rindu.


"Annisa, apakah kau bersedia menikah denganku" lagi Yudha kembali bertanya.


"Aku ngga tau Mas mau jawab apa, aku bingung, Nyonya Adhisty tak menyukai ku" ucapnya Lirih.


"Kau jangan takut, kita akan berjuang bersama, jika mama tak merestui kita, aku akan meninggalkan keluarga yang tidak ingin melihat kebahagiaan putra mereka" sahut Yudha yakin, "Kau harus percaya padaku, untuk apa aku bertahan dengan keluarga yang hanya ingin anaknya menderita" lanjutnya lagi.


Annisa kembali terdiam, disatu sisi dia sangat bahagia karena Yudha melamarnya walaupun bukan seperti orang lain, yang diawali dinner romantis, berujung lamaran yang romantis pula, tapi Yudha menunjukkan keseriusannya didepan makam sang ibu, membuat gadis itu sangat terharu.


Sedangkan disisi lain, Annisa tak ingin jika Yudha menjadi anak durhaka karena lebih memilih dirinya dibandingkan keluarga yang telah membesarkannya.


"Bagaimana sayang" tanya Yudha, pria itu merapikan rambut Annisa dan menyelipkan di belakang telinga.


Annisa masih terdiam, perasaanya gamang namun dia akhirnya mengangguk pelan sebagai jawaban atas lamaran Yudha.


Yudha senang bukan kepalang, akhirnya Annisa menerimanya, setelah ini dia akan segera mengajak Annisa menemui kedua orang tuanya, diterima atau tidak itu urusan belakangan saat ini yang perlu dipersiapkan adalah keberanian Annisa untuk dia bawa kerumah besar keluarga Pratama.


🌸🌸🌸🌸🌸


Tbc


Terima kasih buat yang masih setia nungguin Miss...


tolong dukung author yaa...


caranya like vote komen dan tinggalkan jejak πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘£πŸ‘£πŸ‘£


Jangan lupa Novel Miss difavoritkan


klik tanda love ❀❀❀


Sekalian mampir di karya Miss yang baru judulnya " Rasa Yang Tersimpan" dengan Cover yang baru

__ADS_1


See U All😘😘😘



__ADS_2