Sakitnya Berkorban

Sakitnya Berkorban
kasus lama yang kembali di buka


__ADS_3

''jaga sikapmu kali ini, aku tidak ingin jungkook kecewa'' ayah jungkook memperingati istrinya. Dalam sebuah mobil mereka menuju restoran untuk bertemu dengan sarah.


Tak butuh waktu lama kim dami dan suaminya pun sampai di sebuah restoran keluarga, sesaat setelah sampai mereka di sambut oleh jungkook, sarah dan juga cleo.


''apa kalian lama menunggu?'' tanya ayahnya.


''tidak, kami juga baru tiba''


''ayah sangat senang kau akhirnya memutuskan untuk menikah'' sambil tersenyum ayah jungkook menatap cleo


''siapa nama anakmu sarah?'' tanyanya, sementara istrinya sedari tadi hanya diam


''ayo perkenalkan dirimu!'' bisik sarah pada anaknya. Cleo pun dengan sopan menyalami ayah jungkook


''namaku cleo kek''


''kau sangat tampan'' puji ayah jungkook lalu memberi cleo beberapa uang.


Kim dami yang melihat itupun tanpa sadar ikut mengambil uang dalam tasnya dan memberikan pada cleo.


''wah ini banyak sekali, terima kasih banyak!'' cleo sangat girang tapi tetap sopan di depan orang tua jungkook.


''dia sangat manis!'' gumam dami sambil memperhatikan cleo.


Perbincangan itupun cukup singkat, mereka memutuskan untuk pulang. Saat di parkiran mereka membiarkan yang lebih tua untuk pergi lebih dulu.


''ayah, kapan kak yoongi akan kesini?'' tanya jungkook tiba tiba saat ayahnya mau memasuki mobil.


''ayah lupa, dia bilang akan datang kesini pertengahan bulan nanti, sebaiknya kau sendiri yang menghubungi kakakmu''


''oh, baiklah, aku akan menghubunginya nanti''


Setelah mereka pergi jungkookpun segera berniat mengantar sarah dan cleo pulang.

__ADS_1


''kau punya kakak?'' tanya sarah sambil berjalan santai menuju mobil.


''iya, dia anak wanita itu, tapi aku sangat menyukainya, dia orang yang tau siapa aku tapi dia tetap menyayangiku''.


''kau beruntung''


''banyak yang berkata begitu, saat keluarga ibunya tidak menyukaiku dia lah yang terdepan membelaku'' jungkook tersenyum manis menceritakan tentang kakaknya.


''aku juga punya saudara, tapi mereka berbanding terbalik dari kakakmu''.


''kenapa bisa begitu?''


Sarah hanya menoleh dan tersenyum pada jungkook. Jungkookpun mengerti dan tidak melanjutkan pertanyaannya lagi.


''jika dia nanti sampai disini aku akan langsung memperkenalkannya padamu'' jungkook membuka pintu mobil untuk sarah dan juga cleo.


''apa dia akan menyukaiku?''.


''bahaya jika dia menyukaimu'' jungkook terkekeh lalu menutup pintu mobilnya.


''sayang kenapa diam dari tadi?'' ayah jungkook memulai pembicaraannya.


''kau akan pusing mendengarku bicara nanti'' jawab dami jutek


Suaminya hanya tersenyum mendengar jawaban sang istri.


''tapi bukankah dia sangat baik, anaknya juga sangat manis dan sopan'' ucap sang suami.


''jika begitu kenapa dia jadi single parents?'' jawab dami masih jutek.


''kita kan tidak tau bagaimana kisahnya dulu, sebaiknya jangan di tanyakan dan biarkan saja'' jawab suaminya santai.


dddrrrrrttt

__ADS_1


drrrttttttt


Dami memeriksa ponselnya yang bergetar ia lalu mengangkat telepon nya.


''hallo!'' jawab dami.


''Apaa!!'' ucap dami dengan terkejut, membuat suaminya ikut menoleh padanya.


''ada apa?'' tanya suaminya


Dami segera menutup teleponnya ''bukan, hanya ada sedikit masalah di yayasan'' jawabnya gugup


'siapa yang melakukan ini, kenapa mereka meminta penyelidikan ulang' gumam dami, terlihat raut wajahnya sangat khawatir.


Tak berselang lama mereka sudah sampai di kediamannya, dami dan suaminya pun bersiap untuk tidur. Namun ketika suaminya sudah tertidur dami dengan perlahan menuruni kasurnya dan keluar dari kamar. Sedikit buru buru dami mencari sebuah kontak di ponselnya, dan menelpon seseorang


''ayooo angkat!'' ucap dami menunggu teleponnya di angkat.


/ada apa?/


/kenapa kau tidak memberitahuku kalau kasusnya di buka kembali?/ ucap dami sedikit berbisik


/itu sudah puluhan tahun, mereka tidak akan menemukan bukti apapun/


/aku ingin kau sekali lagi memastikan bahwa tidak ada yang buka suara nanti/


/mereka orang miskin, tentu tidak akan bersuara tenanglah, aku akan menanganinya/ ucap orang itu dari balik telepon.


/tapi siapa dalang dari ini, siapa yang meminta kasusnya di buka kembali/ tanya dami penasaran


/dia seorang pengacara, tapi aku tidak tau maksud dan tujuannya/


/kalau begitu kau harus cari tau maksudnya, kau harus mencari tahu apa yang di inginkan orang itu/

__ADS_1


/ baiklah/ jawab orang itu sedikit malas lalu mematikan teleponnya.


__ADS_2