
Jungkook sedang mengadakan pesta kecil di sebuah bar, untuk merayakan kemenangan sidang ibunya. Sebenarnya ia tak ingin melakukan itu, namun alex yang melihat ia selalu termenung menyarankan untuk berpesta sejenak menghilangkan strees mereka selama ini. Bukan tanpa sebab, membuka ulang persidangan puluhan tahun lalu tidak lah mudah, di tambah dengan perasaannya yang tak karuan tentang batalnya pernikahannya. Ia harus merelakan perasaannya demi yoongi, hal itulah membuat jungkook banyak termenung.
''hey nikmati saja pestanya'' ucap alex
''kau benar. Tapi, lama tidak party begini membuatku canggung'' ucap jungkook seraya meneguk minuman beralkohol.
''kalau begitu, kau harus mabuk dulu agar bisa menari di atas sana'' alex menunjuk panggung yang dimana disana ada penari wanita dengan pakaian minim.
''dulu kau menyuruhku bertobat, kenapa sekarang kau jadi pengaruh buruk'' ucap jungkook tersenyum seraya memperhatikan wanita wanita yang tengah menari.
''sepertinya kau sangat menderita saat tobat. Tapi bukan berarti aku memintamu berulah seperti dulu. Nikmati saja kawan, dan tau batasanmu''.
Jungkook dan alex saling tersenyum seraya memegang gelas minumannya. Lambat laun pengaruh minuman itupun mulai merasuki jungkook, ia dengan sedikit gegabah naik ke atas panggung dan berpesta. Karna bukan orang baru yang ada di bar itu, semua orang membiarkan jungkook dan malah di layani dengan baik oleh wanita wanita bar di sana.
Lentikan jari penari wanita mengelus manja wajah dan badan jungkook. Pria itu memejamkan matanya seraya menikmati musik.
''hey hey heyy!!!'' ucap alex sedikit berteriak saat melihat tingkah para wanita itu mulai berlebihan. Alex dengan cepat menarik jungkook menjauh dari para wanita penari.
''aku belum selesai'' ucap jungkook dengan suara mabuk.
''tidak kawan, kau hampir melepas celanamu di depan banyak orang'' alex merangkul jungkook yang semakin sempoyongan. ''apa sebaiknya kita pulang?'' tanya alex.
''jangan sekarang.. Sebentar lagi'' jungkook menuju kursi bar dan duduk, ia kembali memesan minuman pada pelayan disana.
''wanita penari itu sangat sexy'' jungkook menunjuk wanita penari itu.
''tentu saja, itu adalah pointnya'' ucap alex menyetujui pendapat jungkook.
''hay jung!!''
Suara seorang perempuan memanggil jungkook menarik perhatian alex dan jungkook. Keduanya lantas menoleh ke arah sumber suara. Mereka melihat wanita memakai pakaian yang tidak terlalu terbuka namun tak bisa menutupi lekuk tubuhnya yang indah. Meski memakai baju yang sedikit tertutup orang orang dapat melihat ke sexyan wanita itu. Meski begitu cantik dan sexy, raut wajah jungkook dan alex tiba tiba berubah menjadi datar saat melihat perempuan itu.
__ADS_1
''lama tidak bertemu kalian'' lanjut wanita itu lagi.
Jungkook memalingkan wajahnya dan memutar kursinya menghadap meja bar. Nampak dari rautnya ia tak menyukai kehadiran wanita itu. Merasa jungkook bersikap begitu, wanita itu pun hanya merekahkan senyumnya pada alex. ''apa kabar kalian baik?'' tanya nya..
''kami baik, bagaimana denganmu?'' tanya balik alex.
''aku sedikit kesulitan di korea, beberapa bulan lalu aku memutuskan pindah kesini''
''benarkah?'' alex tersenyum kecut, ia menepuk pundak jungkook yang membelakangi mereka.
''sepertinya dia tidak menyukai kehadiranku'' wanita itu menatap punggung jungkook.
Alex lantas mendekati jungkook dan berbisik, ''dia bersikap manis, cobalah untuk membalasnya'' bisik alex pada jungkook. Mendengar ucapan alex itu, jungkook sedikit tersenyum, ia pun dengan berani kembali menatap wanita itu.
''bukan tidak menyukai. Hanya saja bukan kau yang aku harapkan menyapaku'' ucap jungkook.
''benarkah, apa kau menunggu seseorang menyapamu?''
Mendengar pertanyaan wanita itu, jungkook tiba tiba membayangkan wajah sarah yang datang menyapanya. Dengan cepat ia menggeleng berusaha menyadarkan dirinya.
"aku ingin bicara denganmu sebentar'' wanita itu menahan lengan jungkook.
Alex menatap jungkook sejenak, jungkook pun sedikit mengangguk memberi tahukan ia akan menyetujui permintaan wanita itu. ''baiklah, aku akan menunggu di luar'' alex pun meninggalkan jungkook dan wanita itu untuk bicara.
''aku tidak yakin akan bisa memahami setiap ucapanmu atau tidak, sekarang aku merasa mabuk'' ucap jungkook.
''disini terlalu berisik, mari bicara di luar'' wanita itu pun menarik tangan jungkook keluar.
Sejenak jungkook membiarkan tangannya di pegang, namun kemudian ia dengan cepat menangkisnya ''aku tau dimana pintu keluarnya'' ucap jungkook acuh, ia lalu berjalan mendahului wanita itu untuk keluar. Meski sedikit sempoyongan jungkook tetap berjalan tepat keluar.
sesampainya di parkiran luar,, jungkook melipat kedua tangannya dan berbalik menatap wanita itu ''baiklah ada apa?'' ucap jungkook dengan nada jutek.
__ADS_1
''aku dengar kau membatalkan pernikahanmu menjelang hari H,,,,''
''ini yang ingin kau bicarakan?'' jungkook menyeka ucapan wanita itu sinis.
''bukan,,'' wanita itu dengan cepat menggeleng ''aku hanya ingin meminta maaf tentang yang terjadi dulu, dan ingin menjelaskannya''
''menjelaskan apa?''
''tentang,,,,,'' wanita itu diam tak melanjutkan kalimatnya
''menjelaskan apaaa?'' tanya jungkook dengan nada tinggi. ''kau ingin menjelaskan bagaimana kau bisa tidur dengan rekan bisnis ku?'' jungkook sedikit terkekeh ia pun mendekati wanita itu dengan sangat dekat ''coba jelaskan. Aku akan mendengarnya''
''aku saat itu mabuk berat, dan seseorang membawaku ke mobilnya, aku pikir itu kau''
''apa itu merubah segalanya?, tidak kan, mungkin akan berbeda jika saat itu kau dengan cepat menjelaskannya. Namun kau hanya diam dan malah memamerkan diri yang sedang liburan di kapal pesiar''
''sebenarnyaa,,,,''
''aku sangat mengantuk, saya pamit dulu yaa!!'' ucap jungkook seraya berjalan pergi menajauhi wanita itu
Wanita itu diam tak bersuara seraya melihat punggung jungkook yang perlahan menjauh.
Wanita itu adalah han sun woo mantan kekasih jungkook yang meninggalkan trauma berat pada jungkook. Hubungan mereka awalnya sangat baik selama empat tahun menjalin asmara. Namun, semuanya berubah saat jungkook memergokinya tengah berhubungan badan dengan seorang rekan bisnis jungkook dalam sebuah mobil. Bukan kebetulan, saat itu jungkook curiga padanya yang selalu pergi dengan alasan pekerjaan mendadak, ia pun mengikuti sun woo ke sebuah parkiran gelap. Jungkook melihat sun woo memasuki sebuah mobil, namun lama menunggu sun woo tak kunjung keluar. Dengan tangan bergetar jungkook pun membuka mobil itu dan memperlihatkan pemandangan yang amat menusuk perasaannya.
''jungkook,,,,'' sun woo mendorong pria yang ada di atasnya dan segera mengambil bajunya untuk menutupi dadanya yang polos terbuka.
Saat itu jungkook yang shock dengan pemandangan itu tak mampu berkutik apapun, ia hanya merasakan sesuatu sedang menusuk hatinya perlahan.
''ada apa ini?'' ucap pria yang bersama sun woo.
''apa ini wanita yang kau ceritakan padaku kemarin?'' tanya jungkook dengan suara bergetar seraya menunjuk sunwoo yang menutup separuh badannya.
__ADS_1
Pria itu hanya mengangguk, mengingat setelah bertemu dengan jungkook akan berbisnis ia membahas akan melakukan kencan satu malam dengan seorang wanita dan mengajak jungkook bergabung bersamanya, namun saat itu jungkook adalah pria baik, merasa ajakin itu tidak benar ia pun menolak dengan ramah. Namun sayang, wanita yang di maksud rekan bisnisnya adalah kekasihnya sendiri.
Jungkook segera pergi meninggalkan sun woo dan rekannya itu. Ia pun langsung menutup akses dengan sun woo bahkan, jungkook pun membatalkan kerja samanya dengan pria itu. Ia merasa marah akan apa yang terjadi pada dirinya, dan untuk melampiaskan itu, ia menutup semua akses yang menghubungkannya dan sun woo.