Sakitnya Berkorban

Sakitnya Berkorban
penyelidikan ulang


__ADS_3

''aku tidak bisa membiarkanmu terlalu jauh dari ini?'' ucap yoongi berusaha mendebati ibunya.


''yoongi sayang, tenangkan dirimu sejenak'' kim dami berusaha menenangkan yoongi yang sangat marah padanya.


''jika saja ada sedikit sisa kebaikan darimu, kau seharusnya tidak mengatakan hal yang buruk pada sarah''


''ini ibu lakukan demi kebaikanmu dan cleo sayang,,''


''Apa yang baik menurutmu,? memaksaku menikahi hani, dan melakukan kelicikan agar ayah tetap bersamamu'' teriak yoongi yang sudah terlanjur kecewa pada ibunya ''kau orang yang sangat ambisius, aku hampir tidak menyangka bahwa kau bisa melakukan itu, bahkan padaku anakmu sendiri'' lanjut yoongi dengan suara tertekan.


Dami terdiam membatu mendengar ocehan kekesalan yoongi padanya.


''sarah benar, kau memang tidak pantas menjadi nenek cleo'' yoongi kemudian berbalik dan meninggalkan dami yang tak bisa bersuara karenanya.


Ddddrrrrrrtttt dddrrrrrrttttt


Getaran sebuah ponsel membuat dami tersadar akan lamunannya, ia kemudian merogoh tasnya dan mengangkat telepon.


/ada apa?/ tanya dami malas pada sekretarisnya yang menelpon.


/bu ada panggilan dari polisi korea, mengenai kasus park hara yang di buka kembali,mereka meminta keteranganmu/ ucap sekretaris.


Dami terkejut dan diam mematung 'apa ini ulah yoongi?' batin dami mengingat yoongi pernah mengancamnya tentang kasus itu.


Tiba tiba ia menerima banyak notifikasi di ponselnya terkait artikel yang baru tersebar.


'sial kenapa bisa begini' gerutu dami frustasi, ia pun dengan cepat menuju perusahaannya, namun, sudah banyak wartawan yang sedang menunggu di depan kantornya.


Karna tidak punya kesiapan untuk menjawab setiap pertanyaan pertanyaan para wartawan, kim dami pun berbalik arah dan memilih kembali ke rumahnya.


''apa yoongi ada di sini?'' tanya dami pada salah satu pegawai di rumahnya.


''ada di dalam bu, mengemasi barangnya'' ucap asisten rumah tangganya.


''apa?'' ucap dami terkejut, ia pun bergegas menemui yoongi yang sedang bersiap, sedangkan hani berdiri kebingungan melihat suaminya yang tiba tiba ingin pulang.


''hentikan semua ini!'' dami langsung membalik semua koper yoongi. ''apa yang kau lakukan? kau berusaha menghancurkan ibumu?'' teriak dami.


Yoongi berdiri tegak dan menatap ibunya ''apa arti dari kata hancur menurutmu? kau bersalah dan hancur karena ulahmu sendiri, tapi aku? apa kesalahanku hingga aku bisa sehancur ini?''.


''sarah itu hanya wanita yang tidak bisa mengangkat derajat kita, tidak cocok untukmu, mama tidak ingin kau menikahinya karna dia pasti akan malu dengan lingkungan kita yang berbeda''


''jika kau mengatakan ini lebih awal, maka aku pasti akan menjawab kalau aku siap melepaskan semua kenyamanan ini agar bisa hidup sejajar dengannya''.

__ADS_1


Mendengar perdebatan antara yoongi dan ibunya membuah hani kebingungan, ia mencoba mendekati yoongi yang nampak kesal dengan mata memerah ''apa yang kalian perdebatkan?'' tanya hani pelan. ''sarah siapa yang kau maksud?'' tanya hani kembali.


''jawab pertanyaan hani,! kau harus menceritakan padanya,!'' ucap yoongi pada dami, lalu ia pun meninggalkan kamar itu dengan perasaan kacau.


''ma,, apa maksud yoongi?''


''Sarah adalah wanita yang yoongi ingin nikahi dulu'' jawab dami.


''apa,,,?'' hani terkejut tak menyangka ''tapi,,,,''


''aku sedang pusing, sebaiknya kau urus yoongi dengan baik, ini semua juga karna ulahmu''


''ulahku?'' ucap hani, namun dami langsung pergi meninggalkan hani sendirian di kamar.


Saat kim dami ingin kembali ke kamarnya, suaminya ayah yoongi pun datang ''kau punya banyak waktu untuk bicara denganku sekarang?'' ucap suaminya saat dami ingin memasuki kamar.


''tentang apa, kasus mantan gundikmu dulu?'' ucap dami sinis


''bukan hanya itu, kau juga harus menjelaskan padaku tentang yoongi dan sarah!''


''bagaimana bisa kau juga tau tentang itu?'' ucap dami terkejut.


''yoongi baru saja menceritakannya padaku, aku akan menghukum mu jika cerita yoongi itu benar''


Karna artikel terus menyebar, kim dami pun bersedia di mintai keterangan oleh pihak kepolisian. Karna merupakan keluarga yang sukses berita itu pun terus di perbincangkan di berbagai media, semua bisnis kim dami di tunda sementara.


Di kantor polisi kim dami pun di tanya untuk beberapa hal.


''kau hanya perlu menjawab iya atau tidak saja mengerti?'' ucap polisi.


''hmm'' dami mengangguk


''apa kau menemui keluarga korban tepat sebelum kematian korban?''


''ya''


''pada pagi harinya kau menemui mereka kembali dan meminta mereka untuk memberikan keterangan palsu?''


''tidak''


''apa benar kau memberikan sejumlah uang untuk keluarga korban?''


''iya''

__ADS_1


Dami memberikan keterangan pada pihak polisi, saat ia keluar seorang wanita tua langsung mengumpat dami ''itu dia, dia yang menyuruhku mengatakan bahwa park hara pembunuhnya'' ucap wanita itu sambil menunjuk kim dami.


''aku memberi bantuan untuk kalian, tapi kenapa kalian malah menyalahkan orang lain atas kesalahan kalian sendiri'' ucap dami dengan berpura pura sedih.


''jangan berbohong, kau yang memaksa kami agar menuruti perintahmu, padahal park hara tidak bersalah''


''kau tau dia tidak bersalah, lalu kenapa kau sampai melemparnya batu padanya saat rekonstruksi ulang waktu dulu?''


''bajingaaan, aku tidak melakukan kesalahan, wanita itu sangat membenci park hara karna menjadi gundik suaminya'' teriak wanita tua itu, sedangkan dami tersenyum sinis dan meninggalkan kantor polisi dan dengan cepat memasuki mobilnya.


''bagaimana,?'' tanya dami pada seorang pria suruhan yang ada di sampingnya.


''ternyata tuan jungkook yang meminta agar kasus ini di buka kembali'' ucap pria itu sambil menyerahkan beberapa berkas pada kim dami.


''jungkook?,,, anak itu benar benar tidak tau di untung'' umpat dami kesal.


''apa kau ingin penerbangan sore ini?'' tanya pria itu.


''tidak, aku harus ke suatu tempat dulu'' jawab dami


Dami tiba di sebuah rumah besar di mana seorang pria datang menyambutnya.


''lama tidak bertemu nyonya kim'' sambut pria itu yang merupakan seorang kepala polisi.


''apa oh hani sudah menghubungimu?''


''hmm,,'' pria itu mengangguk sembari mempersilakan kim dami masuk ke rumahnya.


Kim dami pun dengan anggun duduk di sebuah sofa tunggal ''aku rasa kau tau apa yang aku inginkan darimu sekarang''


''tentu aku tau, beritanya menyebar cepat''


''apa yang akan kau lakukan?''


''ini sedikit sulit, kau sudah terpojok sekarang, jadi jalan terbaiknya membiarkan persidangannya berlanjut dan ini tentu membebaskan park hara''


''aku tau itu, tapi apa kau yakin aku akan benar benar terbebas dari ini nanti?''


''tentu saja, mereka yang akan di hukum karna telah memberikan keterangan palsu, bukan karna kau mengirimkan uang pada mereka'' jelas pria itu sambil menggunjingkan senyum jahatnya, kim dami yang mendengarnya ikut mengukir senyum di bibirnya.


''terima kasih'' ucap dami


''aku akan melakukan apapun untukmu, jadi jangan sungkan'' jawab pria itu sangat menghormati kim dami, bukan tanpa alasan pria itu akan membantu kim dami membersihkan nama baiknya. Mereka adalah teman semasa mudanya, kim dami adalah orang yang membantunya dari hal kecil. Hingga kini pria itu menjadi polisi berpangkat tidak jauh dari bantuan kim dami, karna itu lah ia menjadi sangat menghormati dami. Terlebih saat mendengar kim young do berselingkuh yang membuat kim dami sakit hati membuatnya juga tidak terima. Ia rela melakukan apapun agar dami bahagia, bahkan posisinya pun ia pertaruhkan.

__ADS_1


__ADS_2