
''mari kita bicara di luar!'' hani nampak bersemangat ingin mengajak sarah berbincang.
''mari bicara lain waktu, aku harus bekerja sekarang'' tolak sarah.
Semua rekan kerja sarah menatap heran sarah, mereka merasa sarah tidak bersikap sopan dengan calon kakak iparnya.
''haaahhaaa,, jungkook tidak akan marah jika kau keluar bersamaku''
Sarah memperhatikan jam tangannya ''ada yang harus aku selesaikan, mari bicara setelah aku selesai'' sarah menatap ramah hani.
Melihat sarah yang menolak dengan ramah, hani pun mengangguk ''baiklah'' hani tersenyum, ia sedikit menunduk pada semua rekan kerja sarah sebelum berlalu pergi.
Lisa memperhatikan hani sampai hani melewati pintu ruangan mereka, lisa kemudian menghampiri sarah yang akan duduk di bangkunya. ''padahal kau punya waktu senggang untuk bicara dengannya,!'' lisa mengerutkan keningnya sambil bersandar pada meja kerja sarah.
''tidak enak di lihat karyawan lain jika aku keluar saat jam kerja'' ucap sarah tanpa menatap lisa, ia hanya memperhatikan komputernya, mengetik sembarang arah, karna memang ia tidak bisa konsentrasi saat itu.
...****************...
Sementara hani keluar dari kantor jungkook, saat berada di lobi kantor hani melihat jungkook dan rebecca datang bersamaan.
''hay jung!'' hani melambaikan tangannya menyapa jungkook yang ada di depannya.
''kakak ipar,? apa yang kau lakukan disini?''
''kau dari mana?'' tanya balik hani karna tak ingin menjawab pertanyaan jungkook.
''aku dari luar negeri ada pekerjaan''
__ADS_1
Hani menatap rebecca yang berada di samping jungkook. Ia menatap rebecca cukup lama sampai akhirnya hani mengerutkan keningnya ''bukankah kau,,?''
''apa kabar bu hani,? ibu masih ingat saya kan?'' rebecca menunduk sejenak pada hani.
Hani hanya tersenyum mencibir, ia lalu mengalihkan perhatiannya pada jungkook.
''aku kesini untuk bertemu sarah kami janjian untuk bertemu setelah ia pulang kerja''
''aku akan beristirahat sebentar'' jungkook menatap kakak iparnya lesu karena merasa sangat lelah.
''sebenarnya aku,,,,'' hani menghentikan ucapannya dan melirik ke arah rebecca.
Rebecca dengan cepat menyadari lirikan hani ''saya akan ke ruangan lebih dulu'' ucap rebecca pada jungkook dan langsung di angguki oleh jungkook.
''kau ingin bicara apa tadi,?'' jungkook mempertanyakan ucapan hani yang tak selesai.
''sejak kapan dia jadi sekretarismu?'' hani menunjuk rebecca dengan bibirnya.
''kau harus berhati hati padanya!''
Jungkook menyeringai 'dia memang berbahaya, dan juga licik, tapi bagaiman denganmu?' batin jungkook sambil mengangkat sudut bibirnya tersenyum sinis.
''memangnya kenapa dengan dia?,,''
''pokoknya kau harus berhati hati padanya''
'' sebenarnya ayah yang menyuruhku memperkerjakan dia''
__ADS_1
''ayah?''
''iya,,,''
Hani mengangguk pelan. ''oh iya jung, apa kau ada bicara dengan yoongi?''
''terakhir kali aku bicara dengannya beberapa hari lalu. Memangnya kenapa?'' tanya jungkook sambil memasukkan tangannya pada kedua sisi saku celananya.
''beberapa hari belakang ini dia sedikit berbeda jung''
''berbeda bagaimana maksudmu??'' jungkook mengerutkan dahinya bingung.
''dia banyak diam, terus tiga malam ini dia tidak pulang''
''kemana dia ?'' nada jungkook mulai panik mendengar tentang kakaknya.
''aku juga tidak tau, aku ke apartemen mu tapi dia tidak di sana.''
''kau sudah menghubunginya?''
''aku berulang kali menghubunginya dan bertanya kenapa dia jadi terlihat lesu. tapi dia hanya menjawab 'tolong jangan sekarang' itu saja kalimat yang ia ucapkan''
''aku akan menghubunginya nanti, jadi kau tenanglah kak!'' jungkook menggenggam sejenak tangan kakak iparnya berharap genggaman hangatnya bisa menenangkan sang kakak ipar..
''tolong kau tanyakan nanti padanya ya jung'' ucap hani dengan suara menahan tangisnya
''baiklah!'' jungkook mengiyakan permintaan iparnya.
__ADS_1
Jungkook memperhatikan jam tangannya ''aku harus ke ruangan ku'' ucapnya pada hani
''baiklah, mari kita mengobrol nanti'' hani memaksa mengukir senyum di bibirnya, meski sebenarnya ia juga tengah khawatir pada suaminya.