
kadita terkejut saat andre memeluknya dari belakang.rasanya tenang dan hangan.pelukan yang masih sama rasanya.
"aku rindu" ucap andre.
aku juga rindu.sangat sangat rindu.tapi rasa sakit ini selalu menang.bahkan selama 3 tahun ini namamu masih terukir indah di dalam hatiku.
"bermalamlah di sini.." ucap andre yang masih memeluk kadita.
"tidak bisa,aku harus segera pulang" katanya sambil melepaskan pelukan andre dan beranjak pergi
andre langsung menahan dan menarik kadita kembali.tubuh kadita terbertur ke dada bidang pria itu.
"kenapa tida,bukankah kamu selalu bermalam di rumah temanmu"
ucapan andre sontak mengejutkan.dari mana dia bisa tau kalau kadita selalu bermalam di rumah temannya.
"aku tidak akan melepaskanmua sampai kau berkata iya"
"cukup ka,kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi,semuanya suda berakhir.aku mohon lepaskan aku" kaditapun menangis dalam pelukan andre.
"gimana aku bisa melepaskanmu kalau hati dan pikiran ini selalu ada kamu.kembalilah padaku,kita mulai kembali hungan ini"
"aku takut,,takut semua terjadi lagi" jawab kadita yang masih dengan tangisannya.
"tidak akan.aku akan selesaikan semuanya dan kita akan kembali bahagia seperti dulu."
****
__ADS_1
seorang wanita di kota A sedang mondar mandir di dalam kamar.
"sial...pasti andre menemui wanita itu lagi.aku ga akan biarin mereka kembali lagi." gumam intan.
ya,,dia itan wanita yang sudah dijodohkan oleh orang tua andre.
**
"gimana,apa kau sudah menghubungi orangtua kamu" ucapnya sambil dudu di samping wanita yang dia cintai..
kadita hanya mengangguk dan menyenderkan kepalanya di dada bidang andre.
"kamu tahu selama 3 tahun ini aku sangat sulit menghilangkanmun dalam pikiranku.apa kau sama juga sepertiku atau kau menikmati perjohan itu,secara intan sangat cantik dan berkelas" kadita
"tentu.bahkan saat bersama wanita itu selalu terbayang wajah kamu.tak pernah sedikitpun untuk aku melupakanmua" jawab andre.
"aww sakit" kadita sambil mengelus jidatnya.
"jangan berfikir macam-macam.aku sama sekali tak pernah menyentuhnya.yang aku inginkan cuma kamu.apa sekarang sudah boleh?" tanya andre.
"boleh apa? aku gak ngerti maks.......emmmppp"
andre langsung menghimpit tubuh dita di kursi dan mencium bibir yang sedari dulu ingin dia nikmati.
kadita memblasas ciuman andre dan melingkarkan tangannya di leher andre.
andre yang sadar kadita membalas ciumannya membuat ciuman itu semakin dalam.
__ADS_1
"apa kau marah?" tanya andre yang hanya dijawab gelenga kepala oleh kadita.
mereka kembali bercumbu setela 3 tahun berpisah akhirnya di satukan kembali.
merasa tak puas andre membuka kancing baju kadita dan meremas gundukan di dadanya.
setela puas andre menelusup ke **** ***** mencoba mengelus-ngelus.kejantanannya mulai mengeras dan itu di sadari oleh kadita.
secara spontan kadita mendoro andre.
"kakak.." dengan wajah yang sendu sambil menutup dadanya.
andre yang terjungkal ke bawah langsung bangkin dan kembali mendekat .
"maaf..aku khilaf." dengan nafas yang masih ngos-ngosan.
setelah kejadian barusan berduanya merasa canggung.
"aku..." mengucapkan bersama.
dan kembali hening...
"aku ngantuk,,duluan ya." kadita bangkit dan segera pergi
langkahnya tertahan oleh cengkraman andre.
"tidurlah bersamaku.aku janji tidak akan macam-macam." beranjak pergi menuju kama dengan tangan yang masih menggenggam tanga kadita.
__ADS_1