SAMPAI JUMPA LAGI

SAMPAI JUMPA LAGI
eps 9


__ADS_3

mobil angkutan umum yang kadita tumpangi berhenti di depan ruko yang tak jauh dari gang rumah kadita.


saat akan melangkahkan kakinya kadita di kejutkan dengan sebuah mobi yang tak asing baginya.


saat sedang mengingat-ingat.pintu mobilpun terbuka dan turunlah seorang pria.


pria itu berbalik menghadap ke arah kadita yang masih termenung.


"alvin..." gumamnya.


𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘪𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘨𝘶𝘦 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢.. gumam kadita.


kaditapun mulai melangkahkan kakinya.


tepat dihadapan pria itu kadita tetap melangkahkan kakinya tanpa menoleh ke arahnya.


saat tinggal selangkah lagi bisa melewatinya sebuah tangan menghadangnya.


"jangan pura-pura gak kenal." ucap Alvin.


hhhmmm....kadita menghela nafas dan langsung mendongakan wajahnya.lalu menyengir kuda.


"eh alvin,hehehe...gue kira siapa. abis lu gemukan sih jadi pangling..lagi ngapain di sini?" ucap kadita.


rasanya sangat canggung saat dirinya bersama pria itu.beda seperti dulu yang ceplas ceplos kalau lagi ngobrol.

__ADS_1


"alesan. lo masih malu kan karna udah ngungkapi rasa cinta lo sama gue.." ucap alvin meledek.


"iisshhh...rese ya lo.ga usah di ungkit lagi.waktu itukan gue masih bocah lagian gue di suruh sintya."


"ya ya ya....yuk ikut gue"


"kemana?"


"kita cari makan"


"jadi critanya lo mau traktir gue nih" ucap kadita dengan pedenya.


"siapa bilang gue mau traktir."


"tadi ngajak makan."


setelah mengirim pesan pada sang adik kadita diam menatap jalanan.karena dia sendiri bingung mau ngomong apa. secara mereka sudah selama beberapa tahun tidak bertemu dan tidak berkomunikasi lewat sosmed.


"yeeee malah bengong." ucap alvin yang kesal,karena sedari tadi di cuekin.


"gue lagi mikir nih.nanti bayar pake apa gue kan belu gajian vin.duit gue dah abis buat tour tadi. " jawab dita memelas walau semua yg di ucapkan bohong.


"ya kita cuci piring aja buat ganti bayarnya."


kadita hanya mencebiskan bibirnya karena alvin masih sama menyebalkan.

__ADS_1


merekapun sampai di restoran sederhana.


alvin yang melihat kadita berdiri tak jauh dari posisinya saat ini langsung menyadarkan lamunan wanita itu.


"dita,ayo masuk.bersikaplah seperti 12 tahun yang lalu.kamu pasti belum melupakannya kan." ucap alvin yang langsung masuk.


aaiissshh,,dia selalu mengingatkan kebodohanku..menyebalkan... gumamnya.


"apa lo sedang memaki gue" tanya alvin yang mendengar ocehan kadita.


"tidak,dari tadi gue diam saja ko." jawab kadita sambil berjalan ke arah meja yang kosong.


"kuping gue masih normal." ucap alvin yang menyusul kadita sambil mengeluarkan ponsel miliknya.kadita hanya berdesis kesal.


merekapun sudah duduk dan memesan makanan.


"hey kenapa lo jadi kaku begini sih." alvin yang merasa ada perubahan sikap kadita yang dulu sangat ceroboh dan ceplas ceplos apa adanya,tapi kadita yang berada di hadapannya saat ini sangat membentengi dirinya.


"alvin berhenti menetap gue seperti itu"ucap kadita yang risih dengan tatapan alvin.alvin tahu kalau kadita paling ga suka jika di tatap dengan waktu yang lama tapi kali ini dia ingin mengetes sahabatnya ini.apa masih sama seperti dulu.


"alvin ayolah lihat ke arah lain,jangan menatap gue kaya gitu,gue gak suka." bujuk kadita yang semakin tidak nyaman.


"hahaha.....ternyata lo masih kadita yang dulu."


"cepat katakan apa maksud dan tujuan lo nemuin gue?" tanya kadita memotong pembicaraannya.

__ADS_1


"ya gue kangen aja sama ocehan lo ini.tapi nyatanya lo dah berubah. ga asik. " bisiknya tepat di telinga kadita.


"aaaahhhh...akhirnya ada yang kangen juga sama gue..."


__ADS_2