SAMPAI JUMPA LAGI

SAMPAI JUMPA LAGI
eps 10


__ADS_3

"kenapa,, biasa aja x expresinya.emang salah kangen sama sahabat sendiri" tanya alvin.


"engga juga sih.o'ya gimana kuliahnya lancar" jawabnya singkat.


"ya...eh tunggu deh,,jaket siapa yang lo pake? sepertinya ini jaket cowok deh,baunya juga parfum cowok." tanya alvin curiga.


"oh ini punya temen..tadi gue abis tour dan di sana hujan.karena baju gue basah jadi dia kasih pinjem jaketnya"


"teman..?? yakin ?.." tanya alvin memicingkan matanya.


"yakin lah.." jawab kadita.


"ga takut seperti yang udah-udah...contohnya kaya dulu.," ucap alvin sambil menaik turunkan alisnya.


"dulu tuh gue masih anak-anak jadi apa yang di pikir ya gue ucapin gitu aja,,lagiankan gue nyatain cintanya ga ke lo doang...udah ah jangan bahas itu...sekarang mending anter gue pulang."


"baru juga duduk. pesen makanan dulu gih. " ucap alvin sambil menyodorkan buku menu ke arah kadita.


kadita pun segera memesan dan tidak membutuhkan waktu yang lama pelayan datang dengan membawa makanan dan minuman yang kadita pesan.


tanpa ada obrolan mereka menyantap makan malamnya.


setelah selesai alvin memanggil pelayan untuk minta tagihannya.


"nih bayar." dengan ragu kadita meraih kertas struk tagihan.


"hhaaa.. mahal banget.. vin lo yakin gue yang harus bayar semuanya. " tanya kadita memastikan.. alvin hanya mengangguk dan tersenyum meledek.


"mmmmm... mba, gini ya. dompet saya ketinggalan. bisa tidak saya taruh HP saya di sini, nanti saya balik lagi ko buat bayar. " ucap kadita dengan wajah yang sudah panik dan malu.


𝘒𝘭𝘷π˜ͺπ˜ͺπ˜ͺπ˜ͺπ˜ͺπ˜ͺπ˜ͺπ˜ͺ... 𝘒𝘺𝘰𝘭𝘒𝘩 𝘣𝘒𝘯𝘡𝘢π˜ͺ𝘯 𝘨𝘢𝘦 𝘬𝘒𝘭π˜ͺ π˜ͺ𝘯π˜ͺ...


"maaf mba gak bisa. anda harus membayar semuanya. atau tidak saya akan panggil satpam agar membawa anda ke kantor polisi. "


"hhaaaa.... masa iya cuma ga bisa bayar gitu aja sampai ke polisi. saya kan gak mencuri... yaudah kalau gitu sa_sa_saya cuci piring juga ga papa deh. bisakan mba.. pliiiisss... " ucapnya memohon.


Alvin yang tidak tahan dengan wajah panik dan nahan malu.ia pun tertawa terbahak-bahak hingga membuat kadita kebingungan.


𝘒𝘱𝘒 𝘨𝘢𝘦 π˜₯π˜ͺ 𝘬𝘦𝘳𝘫𝘒π˜ͺ𝘯... pikirnya.kadita memicingkan matanya ke arah Alvin dan sang pelayan secara bergantian.dan ia semakin yakin saat melihat si pelayan tadi sedang menahan tawanya seolah-olah meledeki kebodohannya.


"vin,,, jangan bilang___"


"hahahaha.... sumpah lo lucu banget ta. "tawanya pun lepas tak terkontrol sampai ia harus memegangi perutnya.

__ADS_1


"Aaaaa... ALVIIIIIIIIIINNNN.... gak lucu banget sih. " ucap kadita yang kesal dengan ulah Alvin dan juga malu dengan mba playan tadi.


"sorry sorry.... "


"ih beneran ya lo.... udah sana cepet bayar. "


"ngapain gue bayar, rang ni cafe punya gue. " pengakuan Alvin membuat dita semakin terkejut.


"serius lo? " ucapnya dan menoleh ke arah pelayan seolah meminta jawaban.


"benar nona. pak Alvin ini pemiliknya. maaf ya nona saya cuman di suruh. kalau gitu saya permisi. " pamitnya.


"parah parah... Alvin lo baru dateng udah bikin malu gue... aaaa.. udah ah gue mau balik. "


"baiklah...ayo ayo. ." ucapnya sambil meraih kunci mobil dan masih tertawa....


setelah kejadian tadi kadita masih kesal dengan sahabatnya ini. tapi dengan usaha Alvin yang terus merayu mana membujuknya kadita pun luruh dan kembali ngobrol.


diperjalanan mereka membicarakan masa-masa sekolah dulu...dulu kadita menyukai alvin dan mengatakan cintanya lewat surat karna saat itu mereka masih SD jadi ga ada pegang-pegang Handpone tapi alvin tidak menerima ataupun menolak...


setiap ketemupun,alvin hanya meledek dan kadita cuek bebek saja.seperti tidak terjadi sesuatu yang memalukan saja.kaditapun tahu kalau yang di sukain alvin itu sepupunya sendiri yang bernama sintya..


hingga suatu saat alvin yang salah bergaul dan menjadi nakal. orangtuanya membawa alvin ke padang,di situlah kesibukan masing-masing hingga sampai lupa untuk berkomunikasi.


"kenapa,,?? lo masih takut sama ayah gue." alvin hanya nyengir kuda..


""hhmmm..ya udah gue balik ya." ucap kadita.


"makasih buat traktirannya. "


setelah sampai rumah kadita langsung membersihkan tubuhnya yang sudah lengket...


dia buka jaket wijaya dan ia cium baunya yang gak hilang-hilang.


"gak bakal gue cuci ni jaket...eh tapi kalau wijaya nanyain gimana." gumamnya.


selesai dengan ritual mandinya kadita merehatkan tubuhnya..masalah oleh-oleh dia serahkan pada mamanya.


****


matahari pagi sudah menerangi kamar kadita sedangkan penghuni kamar masih terlelap.


"kadita bangun..gak baik anak gadis bangun siang" ucap sang mama.

__ADS_1


"mmmmm..." kaditapun bangun dan merenggangkan otot-ototnya..rasanya baru saja terlelap eh ini udah terang bendengan aja .batinnya.


ddrrttttt...ddrrrttt...


kadita meraih ponselnya yang terus berdering...


"hallo...". kadita


" dita loe baru bagun ya" jawab si penelepon.


kaditapun melihat layar ponsel untuk melihat siapa yang sedang bicara.aaiiihh windi,


"sorry win gue lupa,soalnya kemaren ada sahabat gue dari padang jadi nemenin dia ngobrol sampe malem". kadita


" ya elah dit..jadi gak jadi nih" windi


"jadi tapi ga joging,kita ke pasar paginya aja" kadita


"oke deh.gue tunggu ya" windi.


"siap bos" kadita


kadita buru-buru mandi.


selesai mandi dia segera pergi.


"dita mau kemana?" tanya ayah.


"kerumah windi yah" jawabnya.


"bukannya nyuci.cucian banyak juga" ucap sang mamah.


"iya ntar sih." jawabnya yang langsung berlalu pergi.


kadita langsung menyetop angkutan umum.butuh waktu 15 menit untuk sampai ke kosan windi.


Tok...Tok...Tok....


Cklek...


"akhirnya lo dateng juga,yuk langsung berangkat aja." ucap windi yang langsung mengunci pintu dan segera menyalakan motor meticnya.


"angga gak kesini win?" tanya kadita yang udah siap.

__ADS_1


"gak,dia lagi ada pamannya yang di jakarta" jawabnya dan kadita hanya ber Oh ria.


__ADS_2