
"tapi aku......"
omongan kaditapun terpotong dengan hadirnya waiters dan segera kadita menarik tangannya dari genggaman andre.
"permisi." ucap waiters yang tersenyum manis sambil menaruh pesanan.
setelah waiters pergi andre dan kadita mulai makan malam.andre sesekali memandangi wajah kadita.perasaannya sangan bahagia bisa kembali makan bersama wanita yang ia rindukan bertahun-tahun.
kadita yang merasa di perhatikan langsung menghentikan makannya dan memasang wajah yang sangat kesal.
"kenapa,ko ga di habisin.apa makanannya tidak enak?" tanya andre sambil mengelus punggung tangan kadita.
kadita hanya menggeleng dan manarik tangannya yang di sentuh andre.
"lalu kenapa tidak di habiskan?" tanya andre penasaran.
"aku paling ga suka kalau makan di liatin kaya gitu dan kamu juga tahu itu kan." ucap kadita menegaskan.
"iya maaf,aku masih tidak menyangka saja bisa makan bersama lagi bareng kamu.makanya aku seneng sampai memandangi kamu.maaf ya." jawab andre sambil mengucek rambut kadita.
karna selera makannya sudah hilang,kadita pun enggan melanjutkan makannya dan memilih untuk pulang.
"ya udah iya aku maafinya udah pulang yuk,udah malem juga kan."
"ok,aku bayar dulu yah,kamu mau nunggu di sini atau di mobil." tanya andre
__ADS_1
"aku tunggu di mobil aja deh." jawab dita
baru juga beranjak pergi kadita di kejutkan oleh seorang wanita.
"dita." sapa nurul
kadita yang sedang memasukan hp ke tas langsung mendonga dan menatap nurul.
"eh nurul,di sini juga." jawab dita sambil tersenyum canggung.
"iya,lo sama siapa?sini gabung bareng kita" ajak nurul sambil menunjuk ke meja yang berada tepat di samping kadita.
kadita menoleh ke arah meja dan tersenyum ramah.semua yang yang duduk di situ memandang kadita dengan sorot penuh pertanyaan.
"eh ga uasah,lagian gue udah mau pulang ko" jawab kadita yang merasa risih.
"gue sama...." ucapannya terpotong oleh kehadiran andre.
"loh ko masih di sini,katanya nunggu di mobil" tanya andre sambil merangkul pundak kadita.
nurul,tofik dan mba-mbanya pun tercengan dengan kehadiran andre.
"ah iya tadi aku mau keluar eh ga sengaja ketemu temanku di sini" dita yang merasa takut,malu,dan kesal.
"owh,ya udah yuk pulang." ajak andre.
__ADS_1
"gue duluan ya" pamit kadita dan nurul hanya mengangguk.
"tidak di pabrik tidak di luar pabrik dia selalu saja mendapatkan yang sempurna.dan tadi pria itu bilang menunggu di mobil.gila,bahkan kekasihnya bawa mobil." batin nurul.
kadita dan andre berjalan beriringan menuju tempat parkir mobil.
mereka berjalan tanpa adanya pembicaraan diantara keduanya.
kadita berkutak dengan pikirannya,bahkan sesampai di depan mobil kadita masih melamun dengan pikiran kemana-mana.
"dit,kamu kenapa sih dari tadi seperti ada yang aneh sama sikap kamu." ucap andre menyadarkan lamunannya.
"eh tidak ada apa-apa kok,aku sedikit ga enak badan aja." jawab kadita sambil masuk kedalam mobil.
andrepun melajukan mobilnya untuk mengantar kadita pulang.
drrtttt...drrtttt....
bunyi ponsel andre tapi dia hanya melihat nama lalu mengabaikannya.
"siapa?kenapa tidak di jawab." tanya kadita
"kakek,gak apa-apa,paling nyuruh aku pulang dan nemuin wanita pilihannya."
"mungkin dia yang terbaik buat kamu.kalian sama-sama anak dari keluarga kaya dan terhormat.beda sekali dengan aku yang dari keluarga biasa dan tak punya." ucap kadita merendah.
__ADS_1
mendengan ucapan kadita membuat andre kesal dan langsung ke pinggir menghentikan mobilnya.