SAMPAI JUMPA LAGI

SAMPAI JUMPA LAGI
EPS 13


__ADS_3

"eh bang lo kenapa sih maen pergi aja.gimana PDKTnya berhasil? "


"berhasil pala lo.. " jawabnya sambil melempar bantal di sofa.


"lah emang kenapa. cerita dong. "


"males... berhenti buat nyomblangin gue sama dia. "


"lah emang kenapa? "


"pake nanya lagi.. katanya lo sahabatnya tapi lo gak tahu dia udah punya cowok. "


"hey bang emang bener ko dia itu jomblo akut dan selalu salah naksir orang yang hasilnya selalu patah hati. makanya gue nyomblangin lo smaa dia. "


"tapi nyatanya apa. gue hampir aja kena bogem pacarnya."


"bentar-bentar gue von dia dulu buat klarifikasi. " ucap alvin sambil mengutak atik ponselnya


"dah lah gak usah, malau-maluin aja lo.. kayanya gue emang harus hapus perasaan gue sama dia. "


"yah gak di angkat bang" ucapnya.


"ya engga lah orang dia lagi smaa cowoknya. "


putra yang kesal dan kecewa karna kejadian tadi membuat moodnya berantakan.


alvin terus berfikir tentang kadita yang sudah punya pacar sedangkan kemarin kadita baru aja mengeluh karena terus jomblo.


*** π™π™‡π˜Όπ™Žπ™ƒπ˜½π˜Όπ˜Ύπ™† π™Šπ™‰***


mereka berjalan sambil mengobrol. walaupun masih canggung dan kalau tapi ada saja yang di bicarakan sampai di sebuah bangku taman.


merekapun memutuskan untuk beristirahat sambil menunggu 2 temannya.


"aduuhh.. " keluh kadita sambil mengucek matanya yang perih.


"loh dit, kenapa matanya? "


"ga tau nih. kayanya kemasukan debu deh. " jawabnya sambil terus mengucek matanya.


"eh jangan di kucek gitu. sini-sini aku tiup. " ucap putra sambil mengapit kedua sisi rahang kadita.


di sela-sela tiupan pada mata kadita, berhentilah sebuah motor matic berwarna putih tepat di samping putra.


"dita.. " panggilnya dengan wajah yang serius. kadita langsung menjauhkan tangan putra dari rahangnya dan mulai panik.


"hendri.. lo ngapain di sini? "


"pulang... "

__ADS_1


"tapi..."


"pulang dita..apa gue harus ngomel di sini."


"iya iya...bawel.mas put___"


"ah elah lama lo..." ucapnya yang langsung menarik lengan kadita agar segera naik ke motornya.dengan wajah yang di tekuk dita menurut dan menyempatkan menoleh ke arah mas putra yang kebingungan.


***FLASHBACK OFF***


🌹🌹🌹🌹🌹


tok..tok..tok...


"dita udah jam 05:30,cepat mandi" ucap ayah


seperti biasa ayahlah yang selalu membangunkan kadita tiap pagi dan ayah akan terus mengetuk pintu kamar kadita sampa pintunya di buka.


"iya,bentar lagi.udah ada alarm di Hp yah." jawab kadita yang berdiri di ambang pintu,lalu kembali merebahkan tubuhnya lagi.


"lumayan 30 menit lagi" gumam kadita.


****


sedangkan di sebuah rumah mewah. satu keluarga sedang menikmati makan paginya.


"iya mah.kali ini aku janji akan mencoba untuk menerima."


"ubah sifat dinginmu itu. ya sudah.cepat habiskan makananmu.bukannya kamu akan mendampingi papamu ke pabrik dan jangan lupa sore nanti kamu harus berangkat ke Bandung. oma sudah menunggumu disana. " ucap sang mama.


"iya mah,o'iya mah pah..masalah perjodohan itu apa mamah sama papah tau siapa orang yang mau di jodohin sama aku? "


"gak,,nenekmu sengaja gak bocorin calonnya.. emang kenapa? jangan bilang kamu akan melakukan hal konyol lagi. "


"ga ko mah. aku hanya ingin tahu saja. . "


"awas aja kalau kamu mengulangi kesalahan yang sama. kalau kamu penasaran tanya saja sama nenek nanti. "


"hhuuffhh.... ya dah aku brangkat. "


******


sedangkan kadita sudah siap untuk berangkat kerja.sang ayah sudah siap untuk mengantar ke depan.


setiap berangkat kerja sang ayah selalu mengantar dan menyebrangkan kadita.karna kadita masih takut untuk menyebrang jalan sendiri.


"ayo cepat dit udah siang,nanti kamu telat" ucap ayah.


"iya bentar yah....yuk brangkat" balas kadita.

__ADS_1


"enak banget si jadi lo ka.kaya princes" ledek sang adik yang sedang memakai sepatu.


"sirik aja lo" jawab kadita.


setelah menyebrang jalan kadita langsung menyetop mobil.


"yah,,aku berangkat ya. " ucapnya dan tak lupa untuk mencium punggung tangan sang ayah.


"iya, Hati-hati.. kalau pulang minta jemput kakaku saja, jangan menyebrang sendiri.


hanya butuh 15 menit kadita sudah sampai di pabrik.dan langsung nimbrung sama teman-temannya yang sudah sampai lebih dulu


"eh nanti katanya mau dibagi divisi lagi tau" ucap nuril.


"masa sih,duh gue takut nih." jawab kadita yang merasa was-was.


"lu mah ga usah takut dita,lu kan deket sama mas imam.pasti lu dipindah ke divisi yang enak-enak deh." balas hikmah.


"iya,kemaren aja waktu di oper ke divisi lain lu mah enak suru beres-beres di belakang aja." timpal nurul.


"dih ga gituan lah.ya mungkin kemaren cuman butuhin kalian aja kali." jawab kadita membela diri.


nurul dan hikmah memang seperti tidak suka dengan kadita.mereka selalu sirik kalau kadita lebih dekat dengan atasan atau cowo yang lagi mereka taksir.


padahal kadita selalu masabodo tapi mereka selalu menjelek-jelekan di belakang kadita .


"weeeeyyy.. ada apa sih masih pagi udah pada ribut aja." winda yang baru datang langsung bertanya.


" tuh si nurul sirik aja" jawab kadita yang sambil merapikan rambutnya.


"dih siapa yang sirik sih" balas nurul.


"wey brifing-berifing." budi yang datang menyuruh semua kedepan untuk mengikuti brifing.


merekapun segera berkumpul.


"pagi semua." sapa mas imam selaku kepala bagian.


"pagiiiiiiii..." jawab serentak.


"saya minta hari ini semua di beresin jangan ada sampah berserakan lalu tolong untuk menyimpan barang yang rijek itu yang rapih,karna hari ini kita akan kedatangan big bos.mengerti"perintah mas imam


" ngerti..." jawab serentak.


"o'ya,,,untuk pembagian tugas saya minta kadita,windy, dan wilda kamu nurunin barang.buat nuril dan hikma kamu sortir barang yang sudah di turunkan.dan yadi kamu beresin di belakang dan kamu anto beresin yang di depan. baik kalau gitu selamat bekerja" ucap mas imam


merekapun segera pergi ke tempat yang sudah di perintahkan.


sedangkan kadita masih menunggu seseorang yang biasanya lewat untuk ke tempat kerjanya.

__ADS_1


__ADS_2