SAMPAI JUMPA LAGI

SAMPAI JUMPA LAGI
eps 04


__ADS_3

nurul mulai marah karna dia pikir kadita yang mencari perhatian semua cowok.karna kadita gadis yang baik dan apa adanya. dia tak menyadari kemarahan nuri karena nuri tak pernah menunjukan kemarahannya dan masih bersikap baik-baik saja.


kadita gampang suka sama cowok,dan sekarang yang dia suka mas putra,dia kerja di bagian kantor produksi.orangnya tinggi putih.ya bisa di bilang seperti oppa Korea.


kadita tidak pernah menunjukan rasa sukanya.tapi dia tak pernah malu untuk memulai obrolan.


seperti saat ini tepat pukul 18:00 putra baru saja menyerahkan laporan dan akan kembali keruangannya.


kadita yang sudah mengatur rencana dengan windi dan Winda pun segera bersiap-siap berdiri dekat plastik. saat putra sudah dekat kadita langsung menghentikan langka putra.


"mas putra, aku mau tanya dong. "


"tanya apa? "


kadita yang sudah dah dig duk mencoba tenang dan biasa saja.


"itu, teman aku lagi nyari kontrakan. Kira-kira di tempat masbputra ada kontrakan kosong ga? "


"owh, kalau sekarang blum ada. nanti kalau ada aku kasih tau. "


"iya mas. makasih ya. "


"iya sama-sama" jawabnya sambil tersenyum lalu kembali ke ruaangannya.


gilaaaaa.... dia tersenyum...


makin kesini mas putra mulai menyapa lebih dulu walau hanya dengan anggukan kepala dan senyuman itu awal yang bagus bukan,add facebook kadita,bahkan saat tau kadita jalan di belakangnya mas putra mencoba menunggu biar bisa jalan bareng.


pada setiap cowok kadita hanya menyukai tidak mencintai,lagian hubungan dia dan bahtiar juga masih gantung.kadita juga masih terbayang seseorang yang pertama kali mengisi dan melukai hatinya


nuri dan kadita pergi untuk belanja baju dll.setelah belanja mereka pergi untuk makan.


"nur gue ke toilet dulu ya" ucap kadita.


"oke,,jangan lama-lama" jawabnya.


"siiiipp"


di meja khusus yang tertutup kaca seorang pria tengan beberapa rekan-rekanya yang sedang mengadakan makan malam.


tak sengaja pandangannya tertuju pada kadita yang sedang buru-buru.


dita... batinnya.


roy yang melihat temannya bengong mengikuti arah pandangannya,tapi roy hanya melihat pelayan yang kesana kemari mengantar pesanan.


"tam,lo liat apaan sih. serius bener?." tanya roy. dua teman yang sedang asik ngobrol pun langsung menoleh.


"ah engga. ga ada apa-apa. gue hanya ingin ke toilet sebentar."


"ya elah tam, gue kira lo liat hantu. baiklah." ucap roy


untung saja toilet sedang kosong jadi tak butuh waktu lama untuk nunggu,setelah selesai kadita segera kembali ke mejanya,karna tidak memperhatikan jalan kadita tak sengaja menambrak seorang pria.


"aakkhhh....maaf maaf" ucap kadita yang terkejut.


"ah iya tidak papa" jawabnya dengan senyuman.


kayanya gue kenal suaranya. batin kadita.


"eh mas putra. aduh maaf ya mas tadi dita buru-buru jadi gak fokus deh.. hehe. " ucap kadita diakhiri denga cengiran.


"iya ga papa.. "


keduanya kembali diam dengan pikiran masing-masing. karena maafnya sudah di Terima dan tak tahu mau ngomong apa lagi akhirnya kadita pun memutuskan untuk pergi.

__ADS_1


"mmm....ya udah kalau gitu aku duluan,sekali lagi maaf ya mas." pamit kadita yang di akhiri dengan senyuman dan tanpa menunggu jawaban dari putra kadita pun langsung pergi, karena takut nurul lama menunggu.


putrapun tersadar dari lamunannya. sedaritadi ia dibuat kagum dengan senyuman kadita dan sifat ramah dan lembut.


awalnya iya menyusul ke toilet ingin memastikan apa yang ia lihat benar kadita atau bukan,karena tampilan kadita sangat berbeda saat di tempat kerja.


tapi berada tepat di hadapan gadis yang ia puja-puja dari pertama ia di tugaskan di ruang produksi yang berada di depan divisi C membuatnya grogi dan bingung mulai dari mana.karena ini pertamakalinya menyukai wanita yang sepertinya tidak tertarik dengannya.


putra yang dingin dan jarang bicara kalau gak penting-penting banget tapi karena kadita mudah bergaul jadi ada saja obrolan yang membuat putra santai dan hilang sifat dinginnya.


Sial,,kenapa gue jadi bodoh gini ya..orangnya udah di depan mata malah di anggurin...


dia sangat dewasa ya. cantik. gumamnya...


"siapa tam yang cantik?." ucap sam yang tiba-tiba muncul.


"hey ,,kau menguping" jawabnya sambil mengelus dadanya.


"tidak .tadi gue gak sengaja dengar lo sedang memuji.emang siapa yang cantik." tanyanya penasaran.


"sudah jangan ikut campur.ayo kita kembali" perintah putra pada temannya yang sudah kepo.


"mereka sudah pulang,katanya ada urusan mendadak." jawabnya


"ya sudah pulang. lo ngapain masih di sini? "


"ya gue nunggu lo lah. takut lo bingung nanti. "


putra pun hanya mengangguk mengartikan maksudnya.


*****


lama menyantap makanan kaditapun mengajak nurul untuk pulang.karena bahtiar sedang menunggu di kontrakan nuri.


"nur kita pulang sekarang yuk" pintanya.


" bahtiar dah nungguin gue di kosan lu.kasian,diakan lagi sakit" jawabnya.


"iya iya ayo" jawabnya.


mereka berdua sudah naik angkutan umum di situ nurul selalu mengajak kadita untuk berhenti sebentar di setiap toko tapi kadita ingin segera pulang.


sesampainya di kosan nurul,kadita langsung duduk di teras disamping bahtiar.


"lama banget sih" tanya bahtiar.


"iya tadi nurul ngajak makan dulu.gimana masih demam?"


"udah mendingan ko" jawabnya.


setelah cukup berbicara,kaditapun ijin pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 21:00


sesampainya di rumah kadita langsung masuk kamar ia lemparkan tasnya ke sembarang tempat.karena kelelahan kaditapun langsung terlelap tidur.


****


hari hari begitu cepat berlalu.dan akhir-akhir ini sikap nurul sangat mengecewakan.nurul selalu membicarakan hal yang tidak-tidak tentang dirinya kepada bahtiar..


tiap bertemu atau sms bahtiar selalu bertanya.


neng kata nurul kalau istirahat kamu makeup'an 1 jam ya di toilet,,neng tadi kata nurul kamu gangguin dia ngobrol sama mas rana ya..masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan bahtiar yang sangat gak masuk akal dan parahnya dia percaya gitu aja.


tapi kadita tidak pernah menghiraukan,karna itu sudah biasa,sampai waktunya tiba.kadita mulai muak dengan pertanyaan bahtiar yang tidak-tidak tentang dia.


"mas boleh kita ketemu?" pesan sms kadita untuk bahtiar

__ADS_1


"bisa,sini aja aku masih di kantin."


kadita pun melihat jam di pergelangan tangannya. waktu masuk 15 menit lagi.cukuplah untuk aku kesana dan menanyakannya. gumamnya.


tak banyak mikir lagi tanpa bilang pada temannya kadita berjalan cepat menuju kantin tempat dimana bahtiar berada.


kadita selalu memendam masalahnya sendiri,karna dia pikir siapa yang mau mendengar.di rumah juga ga ada yang peduli dengannya,apa lagi dengan ibunya.


ibunya tak perna peduli mau kadita sedih atau senang,yang dia pedulikan hanya uang.karna itu iya selalu welcome pada setiap orang yang ingin dekat dengannya,dengan cara itulah dia menghibur hati dan fikirannya.


tapi kebaikannya selama ini di salah artikan dan terkadang dimanfaatkan.


dengan nafas yang terkenal kadita langsung duduk di depan bahtiar yang di sampingnya ada oji dan satu temannya lagi ntah siapa namanya.


"huffhh capek... " ucapnya sambil meminum teh botol yang bahtiar kasih. sedang keada yang genti gini si oji sempet-sempetnya lagi nawarin petis, kan jadi enak...


"metu ta... enak loh seger. nih ambil."


kadita pun mengambil sepotong buah kedongdong dan mencetak sambalnya.


"mas nuri kenapa sih ko kaya kesel gitu sama aku? " tanyanya.


"prasaan kamu aja kali. nuri kan tampangnya emang gitu. "


"ih tapi ini beda. buktinya kamu tiap hari selalu SMS aku buat nanya aku ini ya aku itu ya. dan kamu tahu itu dari nuri.ko tega banget sih dia ngomong tentang aku kaya gitu ke kamu."


"udah gak usah di dengerin. diemin aja. "


ni orang ga tegas amat ya. bikin emosi. sia-sia gue ngomong gini kedia. ocehannya hanya dalam hati.


"ga usah di dengerin gimana. sebagian anak-anak di divisi C sidang nilai aku yang engga-engga dan mereka seperti itu karna siapabkalau bukan karna nuri. "


"ya udah, kalau kamu ga ngerasa ya udah diemin aja. kerja yang bener. "


"ya udah aku balik, bentar lagi bel masuk. jangan bilang ke nuri kalau aku ngomong ini ke kamu. " bahtiar mengagguk.


"iya hati-hati kerjanya"


"iya, eh mas oji makasih ya petisnya. "


"siippp.. "


buru buru kadita kembali ke tempat kerja karena 5 menit lagi bel berbunyi.


benar saja, baru saja sampai bell pun berbunyi.


tepat saat itu widy datang dan menanyakan kemana dia tadi.


"abis dari mana lo ngos-ngosan gitu. "


"ada deh... "


"diisshh... rese lo. "


sedang bersiap siap kerja nuri datang dari arah belakang dan langsung menghampiri kadita.


"ta, lo ngomong apa sama bahtiar. "


kadita yang bendenhar itu semakin emosi. baru saja dia mewanti-wanti agar bahtiar tidak bilang eh belum ada sejam dia udah comel.


"gak ngomong apa-apa ko. "


"lo kalau ada masalah bilang sama gue jangan ngomong yang engga-engga ke dia gitu. "


kadita yang gak mau ributpun hanya mengalah saja. dia masih ingin kerja jadi harus menjauhi masalah

__ADS_1


"udah lah Nur gue males bahasnya. sorry kalau lo ga Terima sama apa yang gue omongin. " setelah mengucapkan itu kadita pergi gitu aja tanpa mendengar apa yang akan nuri ucapkan.


__ADS_2