SAMPAI JUMPA LAGI

SAMPAI JUMPA LAGI
eps 07


__ADS_3

"ok semuanya,kita sudah sampai dan boleh jalan-jalan.dan kembali sebelum jam 3 ya." seorang panitia berdiri di samping sang supir lalu memberi info.


kadita pun berjalan mencari temannya yang sudah menunggu di taman. saat kadita mau pergi ke taman wijaya menoleh. langkah kadita pun terhenti dan menoleh.


"mau ke mana?" tanya wijaya tanpa suara.


"mau ke sana" jawab kadita sambil menunjuk ke arah teman-temannya.


wijaya pun mengangguk dan tersenyum.


"hey divisi mana nih." ledek winda


"dih gitu,,gue bete banget duduk sendiri ga ada temen ngobrol." kadita dengan wajah yang di tekuk langsung duduk di antara taman-temannya.


"ya udah yu kita jalan-jalan" ajak salah satu dari mereka


kadita dan teman-temannya pun mulai berkeliling


"eh kita mau ke mana nih?" tanya winda


"duduk sana dulu yuk" ajak yadi untuk istirahat di depan warung makanan.


mereka pun mulai berfoto dengan bground sebuah warung.


waktunya makan siang,mereka menaiki sebuah kereta mini untuk ke tempat makan yang sudah di sediaka oleh perusahaan.


sesampainya di taman kadita melihat mas putra bersama teman-temannya sedang naik kereta yang akan berhenti. tampilannya sangat keren dengan kaos putih celana pendek hitam dan sepatu puti.


gila keren banget mas putra. aaaa pengen satu kreta sama dia. batinnya.


sampai di tempat makanan.


"udah sini kuponnya satuin aja biar cepet" irfan menyuruh mengumpulkan


setelah mendapat nasi bok.mereka mencari tempat duduk.


mereka duduk dan mulai makan.


"eh terus kita ke mana lagi nih?." tanya winda yang tak sabar buat jalan-jalan

__ADS_1


"nanti sih,masih engap baru makan juga" jawab kadita


setelah semua selesai akhirnya mereka pergi ke taman buah.


mereka berkeliling tak jelas.


kadita pun mulai bete.


" eh mau ke mana sih ga jelas " tanya kadita


"eh kita ke si anto yuk dia lagi makan durian loh" ajak winda untuk nyamperin pacarnya


" di mana?" tanya widy dengan males


rana dan wanto menghampiri


"mau pada ke mana,mau hujan jangan jauh-jauh" ucapnya mengingatkan.


baru juga di omong hujan pun turun


"aduh omongan mas wanto manjur juga,gimana nih ga ada tempat neduh" kadita sambil menutupi kepalanya dengan kedua telapak tangan.


mas rana pun membuka kemejanya dan memberikannya kepada kadita.


karna kadita ga mau basah kuyup akhirnya menerimanya


" cie so sweet" ledek windi


mereka pun berlari mencari tempat untuk berteduh.


sesampainya di sebuah gubuk mereka berhenti .seorang wanita sedang memperhatikan kadita yang sedang memegang kemeja mas rana.


"nuri liatin lu aja tuh,kayanya dia cemburu deh lu di pinjemin kemeja mas rana." bisik winda ke telinga kadita


kadita pun langsung mengembalikan kemejanya


"mas ni kemejanya.makasih ya" ucapnya diakhiri dengan senyuman.


mobil pun berhenti,mereka langsung naik menuju ke tempat awal dimana bus berenti.

__ADS_1


sesampainya di tempat awal,mereka ke toilet


"eh nanti gue sama siapa?gue ga tau busnya di mana" tanya kadita yang ke bingungan.


" tuh ikut sama riki aja.lu satu bus kan sama dia" jawab winda


" ki gue ikut sih ,gue ga tau busnya" pinta kadita


"ok,hayu ke sana dulu. " ajak riki


kadita dan riki pun berlari menuju teman-temannya riki yang sedang duduk di halte kereta mini.setelah sampai kadita terkejut melihat seorang pria tinggi hitam manis yang sedari tadi tersenyum padanya.


kadita pun membalas senyumannya dan duduk di sebela pria lain.


merekapun mengabadikan momen itu dengan berfoto.karna kadita di suruh ikut.kadita langsung menghadap kamera.


mereka pun memutuskan untuk kembali ke bus.


saat kadita sedang menunggu riki di depan toilet dia menoleh pada wijaya.


wijaya pun melambaikan tangannya yang mengisaratkan agar kadita menghampirinya.


mereka berdua menelusuri pertokoan.


"mau mampir dulu gak?" tanya wijaya.


"engga deh.waktunya udah mepet,mending kita langsung ke bus aja" pinta kadita.


"ya udah "


mereka berlari kecil. saat harus menaiki sebuah bukit karna jalanan licin membuat kadita kesulitan untuk memanjatnya.


wijayapun menoleh.


"tolongin.." pinta kadita sambil mengulurkan tangannya.


"makanya jadi orang jangan terlalu kecil" ucapnya sambil menarik tangan kadita.


"ih rese..aku bukan ga nyampe,tapi takut

__ADS_1


tergelincir aja. kan ga lucu kalau aku terpeleset. " jawab kadita.


mereka berduapun sampai di bus.kadita masuk lebih dulu karna di luar sangat dingin di tambah baju yang sedikit basah karena air hujan.bahkan rambut panjangnyapun sangat lepek.


__ADS_2