
" heukss (kaget) apa apaan bocah ini mengapa ketika aku memasukan Mana ku kedalamnya semua mana ku hampir mau di kuras olehnya ( dalam hati)"
"master! Apa master tidak apa apa?" ucap niele
"ah tidak usah khawatir aku baik baik saja namun aku akan bertanya padamu siapakah anak ini dan apakah dia salah satu murid di Akademi kerajaan?"
"tidak master aku, baru juga baru mengenalinya baru-baru ini dan itu ketika aku di kalahkan olehnya"
"apa kamu serius? Kamu kalah darinya? Aku tidak mempercayai itu aku tahu kekuatan mu jauh lebih besar di banding anak anak sekitar usia mu"
"aku mengerti master, apa yang master maksud tetapi faktanya dia yang mengalahkanku"
"anak dari bangsawan mana dia ini?"
"tidak dia bukan dari keluarga bangsawan master, dia hanyalah yatim piatu yang hidup bersama adiknya berdua di tengah hutan"
"apa mungkin yang di katakan niele benar? Kalau itu benar maka dia akan menjadi kandidat kuat di generasi saat ini" ucap raiden(dalam hati)
"tapi master ada sesuatu yang harus aku urus, aku akan pergi sekarang master untuk menemani adik Leon "
"Aku harus bertanya detail apa yang sebenarnya terjadi pada Reina dan Leon" (dalam hati Niele)
" baiklah kalau begitu aku akan mencoba sedikit membantu mengisi manaku kedalam inti mana anak ini" ucap Raiden
"terimakasih banyak master "(langsung membungkuk)
Niele pun pergi menghampiri Reina dan sedangkan Raiden penasaran apa yang baru saja di alaminya
"semua tolong tinggalkan ruangan ini dan jangan sampai ada yang masuk ini perintah ku"
"BAIK MASTER" ucap semua petugas
Kini di ruangan tersebut hanya menyisakan Leon dan Raiden saja.
"baiklah sekarang ayo kita masuk ke pikiran bocah ini"
__ADS_1
Raiden pun memasuki ruang pikiran dan inti mana Leon
tetapi hal yang sama terjadi lagi
"haah (kaget) semua energiku di kuras habis sialan type apa bocah ini! Aku harus memaksa masuk ke dalam pikiran anak ini"
Dan Raiden berhasil memasuki dimensi dimana pikiran dan energi Leon terhubung .
Raiden hanya melotot dan semua badan raiden kaki tidak bisa bergerak nafasnya mulai berat dan keringat dingin mulai keluar dari tubuh raiden
"hahhaha (ketawa gugup) ini tidak mungkin kan? Sekuat apa bocah ini, aku bodoh memasuki dimensi dimana aku bisa terbunuh kapan saja"
Dan ternyata yang Raiden lihat adalah Sosok bayangan Leon raksasa yang begitu besar dan mempunyai mata merah menyala menatap tajam ke arah Raiden.
Raiden pun keluar dan memuntahkan darah yang banyak
"akhhh(kesakitan) dia adalah seorang anak monster yang belum dewasa! Bagaimana bisa seorang bocah kecil memiliki kekuatan mengerikan seperti itu, aku nampak kecil di hadapannya ini pertama kalinya aku ketakutan melihat kekuatan seseorang selama aku menjadi master agung kerajaan ini"
Author: Absen dulu siapa yang disini mengigil ketakutan dan muntah darah? Aowkwkwk
"apa yang sebenarnya aku rasakan ini ?
Apakah Leon lupa dengan janji yang dia buat ?
Tidak dia bukan seseorang seperti itu, aku akan memerintah kan penjaga untuk menjemput Leon" ucap Edward
*berpindah ke Niele dan Reina *
''apakah kau mau minum Reina?'
"iya, terimakasih kak"
Pelayan di rumah niele pun memberikan teh kepada Reina
"pelayanan pastikan tidak seorang pun yang di izinkan memasuki ruangan ini tolong jaga pintunya"
__ADS_1
"baik tuan muda" ucap pelayan
"Reina aku ingin kau menceritakan apa yang kau alami dengan kakakmu, dan mengapa klan shadow menyerang kalian berdua"
"baik kak, sebelumnya aku tidak tahu dan apa urusan mereka datang kerumah ku, ketika aku sedang bersantai menunggu kakak pulang tiba-tiba ada seseorang yang datang kerumah dan mengatakan dia adalah teman kaka.
Dia masuk dan ku berikan teh namun ceroboh nya aku telat menyadari apa yang di katakan kakak dulu JANGAN PERCAYA KEPADA ORANG-ORANG MEREKA SEMUA ADALAH MANUSIA KEJI YANG HANYA MEMIKIRKAN DIRI SENDIRI (kata kata Leon sebelum dimasukin jiwa Erick) .
Dan aku sadar bahwa kakak dan aku tidak memiliki teman atau pun kerabat, lalu dia langsung mencekikku dan aku berhasil lepas berkat aku menusuk matanya, tiba tiba seorang perempuan temannya datang lagi dan memanggil dia dengan nama BORO dan perempuan bernama SHERLY"
seketika Niele terkejut mendengar nama itu
"Aku pun kabur kedalam hutan dan tiba-tiba
kakak datang menyelamatkan ku dan aku tidak tahu apa yang kakak lakukan kepadaku sehingga aku merasakan ngantuk yang begitu kuat tetapi aku mendengar percakapan mereka sedikit bahwa mereka bilang kalau kakak berhasil lolos dari orang yang bernama EDEN"
Sontak niele pun kehabisan kata-kata mendengar nama itu dan mengeluarkan keringat dingin
"BORO, SHERLY mereka adalah pasukan terkuat di devisi 6 klan shadow mereka adalah orang yang sangat kejam dan betapa mengejutkan bahwa Leon lolos dari EDEN yaitu salah satu komandan terkuat devisi 6 setelah MARK, apa yang dilakukan bocah ini sehingga orang klan Shadow mengejar nya" (dalam hati)
*scene berpindah ke markas klan shadow*
"dengar untuk saat ini cari komandan Eden aku masih merasakan samar samar energi kehidupannya tetapi kita tidak akan langsung menangkap lagi bocah itu aku tidak mau kegagalan ini sampai terdengar ketua klan"
" SIAP KOMANDAN" ucap prajuritnya
"pergi dan cari Eden sekarang!"
"hahaha mengapa kau terlihat begitu kesal komandan? ini adalah kegagalan pertamamu dan aku tidak menyangka bahwa seseorang sempurna seperti mu bisa gagal untuk pertama kalinya dalam misi yang begitu mudah ini" (UCAP SESEORANG YANG BARU SAJA DATANG)
"cih tutup mulutmu sebelum kurobek mulutmu itu"
"sperti biasanya kau sangat mudah untuk marah"
( NICK WAKIL KOMANDAN DEVISI 5 KLAN SAHDOW)
__ADS_1
-BERSAMBUNG