Sang Legenda

Sang Legenda
RENCANA OLIVIA & CARLOS#5 KEDATANGAN BANTUAN


__ADS_3

Pertarungan Habis-habisan yang terjadi antara Nick dan Anthony masih berlangsung.


Mereka mengeluarkan semua tenaga yang tersisa pada tubuh mereka Masing-masing, Begitu juga dengan Leon yang sedang berhadapan langsung dengan Mark di tempat lainya.


Scene Berganti Ke Tempat Pertarungan Mark dan Leon


Setelah ledakan yang berasal dari serangan Mark Leon menghilang tanpa jejak, Dan membuat Mark kebingungan


"Aku masih bisa merasakan Mana mu! Jadi berhentilah bersembunyi dan cepat hadapi aku sialan!" Teriak Mark


Ternyata Leon bersembunyi di semak² yang berada di tempat itu


"Hufttt...Hampir saja semua jarum itu menusuk ke badanku, Tapi sejauh ini dia memang pantas menjadi komandan di pasukanya" Ucap Leon sambil mengintip dari Semak-semak


Leon pun keluar dan menghampiri Mark


"Ku pikir kau akan tertipu, Tapi sekarang aku akan mulai serius! Aku tidak punya waktu lagi untuk Bermain-main lagi dengan mu" Ucap Leon


"Pastikan kau tidak mati dalam satu serangan! Sialan" Balas Mark


Leon pun langsung berlari ke arah Mark dan mulai menyerang dengan cepat, Leon melayangkan beberapa tinju dan tendangan


Mark pun menangkis beberapa serangan Leon dan mulai serius dalam pertarungannya


"Jadi, Apa tujuanmu menculik adikku?" Tanya Leon sambil menyerang Mark


"Aku hanya ingin membalaskan dendam padamu yang telah membunuh adikku" Jawab Mark sambil menangkis serangan Leon


Leon pun berhasil menyerang Mark dengan melayangkan pukulan di area ulu hatinya, Dan membuat Mark terdorong jauh


"Akan kupastikan kau juga akan mengalami rasanya kehilangan adik yang kau sayangi" Ucap Mark


Mendengar ucapan itu Leon langsung menatap Mark dengan tatapan kosong dan serius


Aura yang sangat besar keluar dari tubuh Leon dan membuat Mark kesulitan bernafas


"Kheukk..Apa-apaam ini! Mengapa Auranya begitu kuat! " Ucap Mark dalam hati


Leon pun menghilang dengan sekejap dan langsung berada di samping Mark


"Jika aku melihat goresan kecil di tubuh adikku, Maka akan kupastikan seluruh Klan Shadow akan lenyap hari ini" Bisik Leon yang menatap Mark dengan hawa membunuh yang sangat kuat

__ADS_1


Mark hanya terdiam dan membeku, Keringat dingin yang mengucur dari dahinya pun semakin banyak.


Mark belum pernah merasakan tekanan dan ancaman sebahaya ini dan juga di berpikir bahwa tekanan ini jauh lebih kuat daripada milik ayahnya sendiri


"Aku merasa sedang berada di posisi di ambang kematian, Rasanya seperti sedang dililit oleh Ular yang sangat besar" Ucap Mark dalam hati


Tiba-tiba Jay datang dan langsun menghampiri Leon yang sedang berada di samping Mark yang tidak bisa bergerak


"Ada apa dengan situasi ini" Tanya Jay


"Kak nanti aku akan beritahu kejadian bagaimana, Sekarang aku harus mengejar Reina dulu, Bisakah kau urusi dia (Menunjuk Mark)" Ucap Leon


Jay pun menuruti apa yang dikatakan oleh Leon, Leon pun pergi meninggalkan mereka berdua.


"Bisakah kita bertarung sekarang? Meskipun ini bisa di bilang pertarungan yang tidak adil karena kau sudah kehabisan tenaga ketika melawan adikku, Namun aku tidak peduli akan hal itu, Apakah kau tahu? Aku sangat benci ketika ada seseorang yang mengusik keluarga ku! " Ucap Jay sambil menatap dengan penuh amarah


Mark pun bersyukur bahwa dia tidak jadi bertarung melawan Leon, Dia pun berdiri dan langsung menyerang Jay


Sambil menebaskan pedangnya Mark tertawa karena dia merasa jauh lebih kuat di banding Jay.


Jay yang melihat Mark menyerang dirinya dengan sengaja tidak bergerak dari tempatnya sedikitpun


Ketika pedang Mark yang di lapisi bayangan hitam akan menebas kepala Jay, Jay langsung menoleh ke arah Mark dengan tatapan merendahkan


"Berhenti tertawa seperti orang gila, Kalau kau masih tertawa, Maka aku akan membuatmu diam seumur hidupmu" Ucap Jay


Mark yang melihat dan mendengar itu menjadi sangat marah dan langsung membuka jurus Domain nya


Seketika kegelapan melahap mereka berdua dan tempat mereka berdua menghilang dan hanya ada kegelapan yang tiada batasnya


"Domain Area" Ucap Mark


Jay pun kaget dengan Mark, Karena Mark sudah bisa menguasai dan menciptakan Domain miliknya sendiri


Jay yang sedang mencari keberadaan Mark, Tiba-tiba kakinya tidak bisa bergerak dan sebuah tali bayangan melilit seluruh tubuh milik Jay


"Sialan.. Ini sedikit merepotkan! " Ucap Jay


Tali yang melilit Jay pun semakin kencang dan membuat peraliran darahnya tersumbat, Sehingga tubuh Jay membiru


"Keheukk.. Aku tidak bisa bernafas" Ucap Jay dalam hati

__ADS_1


Mark pun muncul keluar dari bawah


"Hahahah.. Kau sama seperti adikmu yang terlalu naif ketika berhadapan dengan musuh! Bagaimana rasanya? Apakah kau susah bernafas? Hahahaha.. Ini belum berakhir, Sampai beum kau mati, Aku akan terus menyiksamu" Ucap Mark


Selain peraliran darah terhenti, Untuk bernafas saja akan sangat susah karena leher Jay terlilit oleh tali bayangan itu.


Domain milik Mark adalah tipe Ruang Bayangan, Dimana tempat yang gelap dan sunyi sehingga bernafas saja akan susah karena seluruh area itu di penuhi oleh kegelapan


Terlihat Leon yang sedang menuju ketempat Reina


"Jadi nama dia Mark yah? Aku akui dia itu cukup kuat tapi aku harap kau jangan meremehkan orang dari keluarga Javier.. hehehe" Ucap Leon sambil berlari


Scene berpindah ke tempat pertarungan antara Nick dan Anthony


Terlihat darah yang berserakan dimana mana dan seluruh tempat yang menjadi jangkauan mereka bertarung sudah porak poranda.


Terlihat Nick yang sudah tekapar dan sudah tidak sadarkan diri, Begitu juga dengan Anthony yang sudah terjatuh akan tetapi masih membuka matanya


"Sungguh gila!, Mungkin jika dia bangun sekali lagi aku akan mati disini juga! Badanku sudah tidak bisa bergerak lagi, Aku pikir seluruh tulang ku patah dan hancur" Ucap Anthony yang sangat lemas


Anthony pun menoleh ke arah Nick dan memperhatikan Nick yang sudah tak sadarkan diri


Tiba-tiba tangan Nick bergerak sedikit dan membuat Anthony sangat terkejut kaget bukan kepalang


"Sialan!.. Ini bohongkan? Apa dia masih bisa bangun lagi? Jika itu benar maka aku akan mati disini " Ucap Anthony dalam hati yang panik


Dan benar saja Nick perlahan mulai terbangun dengan keadaan sekarat dan berjalan menuju Anthony yang sudah tidak bisa bergerak sama sekali


Anthony yang mencoba bangun tapi tidak bisa sangat panik bukan main, Karena semua tenaga, Energi dia sudah terkuras habis


"Oi.. oi.. oi yang benar saja" Ucap Anthony yang panik


Nick berjalan seperti zombie ke arah Anthony pun hampir dekat


Namun dari arah belakang terlihat sebuah cahaya yang sangat terang yang melesat dengan cepat dan langsung menebas kepala Nick


"Apaa itu!!! " Ucap Anthony didalam hati


Nick pun terpenggal oleh serangan itu


"Hei otak berotot, Bertahanlah" Ucap Niele yang langsung menghampiri Anthony

__ADS_1


-Bersambung


__ADS_2