
Testarosa yang melihat Leon pun tiba-tiba wujudnya berubah menjadi Testarosa yang awal, Wajah cantik yang memancarkan Aura positif akan tetapi sebagian tubuhnya masih berwujud Demon
Testarosa pun menangis sekencang kencangnya karena dalam lubuk hatinya paling dalam dia tidak ingin menjadi Demon.
"Mungkin sejenak kau akan seperti ini, Karena ini adalah dimensi ku, Namun setelah aku membatalkan dimensi ini, Maka kau akan tetap menjadi Demon yang sangat di penuhi dengan dosa dan kejahatan" Ucap Leon
"Maafkan aku! Wilson! Aku kehilangan diriku yang sebenarnya dan termakan oleh kegelapan dan juga amarah yang meluap luap Hiks... Hiks" Ucap Testarosa sambil menangis
Testarosa menyadari bahwa selama ini dirinya telah banyak melakukan dosa besar yang tidak bisa diampuni
Leon pun memegang pundak Testarosa
"Jangan menangis, Tegakan dirimu! Tidak ada gunanya menyesali apa yang sudah terjadi! Jika kau ingin berubah maka lawan lah semua emosimu dan jangan menyerah pada situasi apapun" Ucap Leon
"Bagaimana kau bisa menyuruh orang untuk terus bertahan tanpa tahu apa yang aku lewati di dalam hidup ini! Aku tidak pernah melakukan hal buruk kepada orang lain sebelumnya, Tapi kenapa Hiks.. Tapi kenapa aku harus menerima semua ini! Kau hanya bisa menyuruhku untuk melupakan apa yang sudah terjadi pada diriku sebelumnya! Tanpa kau tahu penderitaan yang aku alami kau juga melihat semuanya kan? Apa yang aku alami!, Aku sendiri tidak mau menjadi Demon tapi karena semua yang aku alami aku pun terhanyut dalam emosi dan akupun tenggelam dalam kegelapan, Atas dasar apa kau menyuruhku agar tetap terus bertahan? " Teriak Testarosa sambil menangis
Leon terdiam mendengar semua ucapan Testarosa
"Kau benar, Aku tidak pantas untuk menyuruhmu untuk terus bertahan dan bersabar, Aku yang tidak mengalami penderitaan yang sama seperti mu seharusnya tidak boleh memaksamu begitu, Akan tetapi pada akhirnya kau juga menyesali semua yang telah terjadi karena tidak bertahan sampai akhir kan? Lantas apa yang akan kau dapat hanya dengan menyesali itu sekarang? Apakah akan mengembalikan Laki-laki yang kau cintai? Namun salah besar jika kau bilang padaku bahwa aku tidak punya penyesalan dan penderitaan " Ucap Leon
Testarosa pun bingung dengan apa yang dikatakan oleh Leon
"Yah, Kau tidak pernah di perlakuan buruk oleh orang-orang! Dan kau juga mempunyai kekuatan untuk melindungi semua orang yang kau cintai apakah aku salah? " Ucap Testarosa
__ADS_1
Leon pun di kelilingi oleh Mana Dark di sekujur tubuhnya, Dan tiba-tiba dimensi itu berubah menjadi ingatan masa lalu Erick
Testarosa melihat kejadian masa lalu Erick yang memperlihatkan seluruh Klan dan anggota keluarga Erick di bantai oleh pemerintah kerajaannya.
"Apakah ini yang kau maksud? Aku juga merasakan kehilangan orang-orang yang aku sayangi, Apakah kau tahu alasannya mengapa seluruh Klan dan keluarga ku di bantai habis? Alasannya karena kita terlalu baik kepada orang lain" Ucap Leon yang raut mukanya begitu sedih
Testarosa yang melihat kejadian masa lalu Erick menutup mulutnya dan menahan tangis melihat Klan dan anggota keluarga Erick sudah tak bernyawa dengan keadaan mengenaskan
"Dan kau berkata jika aku tidak mempunyai penyesalan? Bagaimana dengan aku sendiri? Yang dianggap menjadi penghianat setelah menyelamatkan mereka semua? Sampai aku mengorbankan nyawa ku sendiri, Aku mengatakan semua itu bukan hanya sekedar mencoba menghibur mu, Namun aku hanya memberikan sebuah saran agar kau berhenti membandingkan penderitaan mu dengan orang lain, Apakah kau sangat merasa paling menderita disini? Apakah kau merasa tidak ada yang lebih menderita daripada dirimu? Pemikiran mu terlalu sempit, Bahkan masih bayak orang di luar sana yang sudah kau bunuh memiliki penderitaan lebih buruk daripada punya mu, Apakah mereka terus merasa bahwa dunia ini tidak adil? Apakah mereka merasa terus merasa mereka lah yang paling menderita? Tidak, Mereka bertahan karena mereka tahu bahwa membandingkan hidup itu tidak ada artinya, Mereka terus berjuang dan bertahan agar semuanya menjadi lebih baik, Apakah Wilson akan senang dengan melihat dirimu yang lebih memilih berubah menjadi Demon dan membunuh manusia secara brutal tanpa pandang bulu hanya karena kematian dia? Apakah kau sadar kau telah membunuh banyak manusia yang tidak bersalah dan tidak berdosa dan tidak ada hubungannya dengan penderitaan mu!, Lantas bagaimana perasaan orang terdekatnya? Apa mereka akan baik-baik saja? tanpa kau sadari bahwa kau lah yang membuat manusia lebih bertambah menderita, Aku melihat bahwa Wilson adalah orang yang sangat menderita, Sebelum kau hadir dalam hidupnya dia lebih menderita di bandingkan denagnmu, Namun apakah dia menyerah? Tidak dia terus bertahan dan tidak pernah merasa dirinya adalah orang yang paling menderita, Karena dia yakin pasti lebih banyak orang yang lebih menderita daripada dia" Ucap Yohan
Testarosa kehilangan akal sehat dan dadanya terasa sesak, Karena apa yang dikatakan oleh Leon adalah suatu kebenaran yang tidak bisa dibantah sama sekali
"Hiks.. hiks... hikss apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku sudah melakukan dosa yang sangat besar" Ucap Testarosa yang menangis tersedu sedu
"Jalan satu-satunya adalah bertobat dan menjalani hidup lebih baik, Dan selalu peduli terhadap orang sekitar, Mulai lah hidup dengan berpikir jernih dan jangan pernah membandingkan diri sendiri dengan orang lain, Tidak akan habis nya jika kau terus membandingkan dirimu dengan orang lain" Ucap Leon
"Kata-kata itu, Wilson pernah mengucapkannya kepadaku" Ucap Testarosa dalam hati
Testarosa pun langsung berdiri dan memeluk Leon
"Terimakasih!!" Ucap Testarosa sambil memeluk erat Leon
Tiba-tiba Dimensi itu retak dan hancur
__ADS_1
Scene berpindah ke Evan
Evan sangat bingung ketika Testarosa dan Leon menghilang tiba-tiba
"Kemana mereka!" Ucap Evan yang melihat seluruh hutan disana sudah hancur
"Kau tidak merasakan energi kehidupan mereka berdua disini! Sebenarnya apa yang terjadi ketika serangan sir Leon menghancurkan hutan ini
Ternyata Leon meninggalkan Evan yang sedang berlindung di balik Shield yang dia buat untuk terhindar dari efek serangan Leon
" Sirr!!" Teriak Evan yang memanggil Leon
Namun tiba-tiba sebuah pedang yang terbuat dari darah melesat dengan cepat kearah Evan yang sedang mencari Leon
Evan langsung bereaksi dengan serangan itu dan langsung menangkis pedang itu dengan tombaknya sehingga serangan itu meleset dan langsung menancap di barang pohon yang roboh
"Sial! Siapa itu!" Ucap Evan dalam hatinya
Terlihat barang pohon itupun langsung membusuk setelah pedang itu menancap di barang tersebut
"Bukkk (sfx) Suara seseorang yang mendarat dari langit"
Tanah pun retak akibat seseorang yang tiba-tiba datang dari atas
__ADS_1
"Hahahah.. Maafkan aku jika serangan ku mengejutkan mu" Ucap DYROTH ( PANGERAN NERAKA KE 6 ) Demon Legendary peringkat ke 5
-BERSAMBUNG